AKSELERASI PENANGANAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) MELALUI PEMBENTUKAN “PAGUYUBAN TRESNO ROGO”

UntitledDi Indonesia dalam hal ini adalah pembangunan di bidang kesehatan, terdapat beban ganda penyakit, di satu fihak masih banyak penyakit infeksi (penyakit menular) yang harus ditangani, di lain fihak semakin meningkatnya penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular seperti Penyakit jantung dan pembuluh darah, DM, Penyakit kronis (Asma, PPOK, SLE, Thalassemia), Kanker (cervik dan payudara), gangguan akibat kecelakaan dan cedera juga semakin mengalami peningkatan. Ada dua faktor risiko penyebab penyakit tidak menular, yaitu faktor risiko yang tidak bisa dikendalikan (umur, jenis kelamin, ras, riwayat keluarga) serta faktor risiko yang bisa dikendalikan diantaranya adalah diet (pola makan), rokok, aktifitas fisik, konsumsi alkohol.

Puskesmas Bambanglipuro sebagai penyedia layanan kesehatan tingkat pertama memandang perlu untuk menyelenggarakan suatu wadah (kelas) terkait dengan pengendalian penyakit tidak menular khususnya diabetes mellitus dan hipertensi. Harapan kami, dengan diselenggarakannya suatu wadah (kelas) bagi pasien diabetes mellitus dan hipertensi khususnya yang rutin kontrol di puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang apa itu penyakit yang dideritanya serta meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari komplikasi akibat penyakit. Peserta juga mengetahui cara untuk menjaga kebugaran, kesehatan sehingga kadar gula darah maupun tekanan darah dapat terkontrol.

Berawal dari kegiatan kelas Diabetes Mellitus dan kelas Hipertensi yang diselenggarakan oleh Puskesmas Bambanglipuro di tahun 2015, para peserta kegiatan yang mayoritas adalah pasien rutin di puskesmas, berkeinginan agar kegiatan yang sudah dilakukan dapat diselenggarakan secara kontinyu.
Oleh karena itu koordinator PTM (penyakit tidak menular) dibantu dengan beberapa peserta bersepakat untuk membentuk sebuah komunitas khusus penderita diabetes dan hipertensi dengan berbagai kegiatan didalamnya; seperti berbagi info , sharing, tanya-jawab masalah kesehatan sampai konsultasi gizi/makanan, konsultasi fisioterapi, konsultasi obat yang tentunya semua diperuntukkan khusus bagi penderita diabetes dan hipertensi.
Pemilihan nama “paguyuban” diharapkan dapat menginspirasi penderita diabetes maupun hipertensi untuk tidak lagi merasa malu dan tabu untuk mengakui keadaannya, serta diharapkan pula setiap kali kita teringat bahwa kita merupakan salah satu anggota paguyuban maka kita selalu sadar akan kondisi tubuh serta selalu mengambil tindakan untuk meningkatkan kualitas hidup sehingga dapat menghindari apa yang tidak diperkenankan bagi penderita dan selalu menjaga tubuh dalam kondisi prima.
Pemilihan nama “Tresno Rogo” sebagai nama paguyuban diusulkan sendiri oleh anggota dengan alasan agar anggota paguyuban selalu mencintai/menjaga tubuh mereka sendiri (kesehatan) walaupun mereka menderita penyakit kronis.

Kegiatan Paguyuban Tresno Rogo
Paguyuban Tresno Rogo sampai saat ini beranggotakan 50 orang pasien diabetes mellitus dan hipertensi yang rutin berobat di puskesmas Bambanglipuro.
Susunan Pengurus :
Ketua                     : Bpk. Sigit Purnomo
Sekretaris              : Ibu Siti Warsiyam
Bendahara             : Bpk. Sudjono
Anggaran Dana untuk kegiatan paguyuban awalnya berasal dari dana puskesmas Bambanglipuro, kemudian dari BPJS mensyaratkan program prolanis untuk dilakukan di puskesmas, oleh kami itu kami masukkan semua anggota paguyuban ke dalam program prolanis sehingga setiap bulan mendapat back up dana dari BPJS
Walaupun begitu, setiap bulan anggota paguyuban ada iuran dana tersendiri yang akan digunakan untuk kepentingan paguyuban seperti pembuatan kaos seragam, menengok jika ada anggota yang terkena musibah maupun kegiatan insidental lainnya.
Kegiatan yang sudah dilaksanakan di Paguyuban Tresno Rogo :
1. Pemeriksaan kesehatan berkala
Pemeriksaan ini dilakukan pada hari Sabtu minggu kedua tiap bulannya mulai pukul 08.00, pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta pemeriksaan lainnya sesuai indikasi (Kolesterol, trigliserida, asam urat, dll). Anggota paguyuban juga akan mendapat obat untuk satu bulan dan dilakukan konsultasi obat tiap kali anggota mengambil obat.
2. Konsultasi gizi dan kesehatan
Petugas gizi puskesmas dijadwalkan agar bisa memberikan materi tentang gizi kepada anggota paguyuban pada saat penyuluhan kesehatan. Selain itu konsultasi gizi juga bisa dilakukan secara individual di ruangan gizi. Selain konsultasi gizi, anggota paguyuban juga bisa mendapat layanan fisioterapi, konsultasi fisioterapi, serta konsultasi obat.
3. Penyuluhan kesehatan
Penyuluhan kesehatan dilakukan tiap satu bulan sekali di aula puskesmas Bambanglipuro, untuk materi penyuluhan disesuaikan dengan permintaan dari peserta, seperti pola makan untuk DM dan HT, cara mencegah kesemutan, perawatan gigi, perawatan kaki, dll. Harapan kami, dengan diselenggarakannya kegiatan penyuluhan bagi anggota paguyuban secara teratur dapat meningkatkan pengetahuan tentang penyakitnya, peserta juga mengetahui cara untuk menjaga kebugaran dan kesehatan mereka sehingga komplikasi akan penyakit yang sudah diderita tidak akan muncul.
4. Senam Bersama
Dilakukan kegiatan senam bersama tiap hari Sabtu minggu ketiga di halaman puskesmas Bambanglipuro mulai pukul 07.00. Harapan kami, dengan diselenggarakannya senam secara teratur dapat menjaga kebugaran anggota paguyuban, meningkatkan semangat anggota untuk berobat secara teratur, mengingat peserta bisa bertemu dengan sesama anggota secara kontinyu sehingga akan mendorong tingkat kesehatan anggota menjadi lebih baik.
5. Konsultasi Dokter Ahli
Pada tahun ini dilakukan satu kali konsultasi dengan dokter spesialis saraf, berupa diskusi bersama mengenai permasalahan diabetes dan hipertensi yang ada hubungannya dengan saraf.
6. Screening Kesehatan (Pemeriksaan Mata (retinopati), Pemeriksaan Jantung)
Pemeriksaan Mata dilakukan agar anggota paguyuban dapat teridentifikasi sedini mungkin jika ada kelainan pada matanya, sehingga dapat dilakukan tindakan segera. Pemeriksaan ini terselenggara berkat kerjasama Puskesmas-Yayasan Hellen Keller-RSUP dr. Sardjito. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan EKG secara teratur untuk mengetahui kelainan jantung sedini mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *