Menuju Bambanglipuro Sehat Bebas Asap Rokok

Published by bambanglipuro on

Pada tahun 2016, Pemerintah Kabupaten Bantul telah mengeluarkan Peraturan Bupati No 18 tahun 2016 tentang kawasan sehat bebas asap rokok (KSBAR). Peraturan ini ditujukan untuk mewujudkan Kabupaten Bantul sebagai Kabupaten sehat. Dalam peraturan ini disebutkan bahwa kawasan yang ditentukan sebagai kawasan sehat bebas asap rokok meliputi :

  1. Rumah;
  2. Fasilitas pelayanan kesehatan;
  3. Tempat proses belajar mengajar;
  4. Arena kegiatan anak-anak;
  5. Tempat ibadah;
  6. Angkutan umum;
  7. Tempat kerja;
  8. Tempat umum; dan
  9. Tempat untuk pertemuan atau rapat.

Menindak lanjuti Peraturan Bupati tersebut, pada tahun ini Puskesmas Bambanglipuro bekerjasama dengan Kecamatan, Desa Sidomulyo, Desa Mulyodadi dan Desa Sumbermulyo dan seluruh instansi formal dan non formal di tingkat kecamatan menyelenggarakan kegiatan penyusunan rencana aksi pelaksanaan peraturan bupati No 18 tahun 2016 tentang KSBAR. Kegiatan diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga pada masing-masing desa secara bergantian.

Tujuan kegiatan adalah untuk bersama-sama mewujudkan kawasan sehat bebas asap rokok bekerjasama dengan seluruh instansi formal dan non formal di wilayah Kecamatan Bambanglipuro. Pertemuan ini mengundang seluruh pimpinan instansi di tingkat kecamatan, pimpinan tempat ibadah, pimpinan tempat umum, dan LSM. Untuk pertemuan pada tingkat desa, peserta yang diundang adalah dukuh, Kader, RT dan tidak ketinggalan karangtaruna juga turut andil dalam acara tersebut.

Kegiatan ini merupakan inisiasi bersama forum tingkat kecamatan untuk membentuk kawasan sehat bebas asap rokok sebagai upaya untuk melindungi perokok pasif dari bahaya asap rokok.  Karena berdasarkan data hasil PISPK dari desa Sidomulyo dan Mulyodadi jumlah perokok masih cukup tinggi yakni sekitar 58% dan berdasarkan data PHBS tatanan rumah tangga, jumlah anggota kepala keluarga yang tidak merokok di dalam rumah sekitar baru sekitar 59,86%.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari peserta yang hadir. Pertemuan pada tingkat kecamatan berhasil menyepakati 2 hal penting terkait penerapan Perbup KSBAR ini antara lain :

  1. Pembentukan forum komunikasi kawasan sehat bebas asap rokok tingkat kecamatan
  2. Penerbitan surat edaran camat bambanglipuro tentang pelaksanaan kawasan sehat bebas asap rokok.

Dari hasil kesepakatan di tingkat kecamatan, pertemuan ditingkat desa menjadi wadah untuk mensosialisasikan kesepakatan penerapan Perbup  yang telah dituangkan dalam bentuk surat edaran camat. Dan harapannya peserta pertemuan dapat meneruskan surat edaran camat tersebut kepada warga dan atau ketua RT/PKK di wilayahnya masing-masing.

Pada kegiatan di tingkat desa terdapat poin penting untuk membantu mewujudkan bambanglipuro sehat bebas asap rokok, yaitu :

  1. Diperlukan kerjasama dengan seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan dusun tentang pelaksanaan surat edaran KSBAR.
  2. Pemerintah desa akan nenyediakan himbauan tentang larangan merokok di tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Salam Sehat,

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *