Pelatihan pembuatan MP ASI untuk anak usia 6-12 bulan bagi kader Bambanglipuro

Published by bambanglipuro on

Sabtu 28 September 2019 Puskesmas Bambanglipuro menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) dengan peserta perwakilan kader dari 45 dusun di wilayah Kecamatan Bambanglipuro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kader dalam pembuatan MP ASI. Hal ini sesuai tugas kader kesehatan yaitu sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program kesehatan di tingkat dusun. Dari kegiatan Posyandu balita yang dikelola oleh kader kesehatan, bila ditemukan balita dengan gizi buruk maka melalui pelatihan ini kader diharapkan dapat memberikan informasi MP ASI yang tepat kepada orang tua balita dan mampu memberikan contoh pembuatan MP ASI sesuai usia balita. Acara ini dilaksanakan di aula puskesmas Bambanglipuro dengan metode ceramah, diskusi dan praktek.

dr Tarsisius Glory, Kepala Puskesmas Bambanglipuro dalam sambutannya menyatakan bahwa gizi bagi anak balita dan anak sangat penting. Karena pada usia balita, pertumbuhan anak-anak berada dalam periode emas pertumbuhan. Pertumbuhan tersebut mencakup untuk pertumbuhan otak dan organ tubuhnya. Apabila asupan makanan yang dikonsumsi kurang, maka akan mengakibatkan permasalahan gizi yang pada akhirnya menurunkan derajad kesehatan dan dapat menurunkan kualitas sumber daya manuasia bangsa Indonesia.

Pada kesempatan ini dr Glory juga menekankan pentingnya pola makan dan pola asuh yang baik untuk balita. Ibu kader harus mampu memberikan contoh dan mampu membantu orang tua balita dalam membuat makanan tambahan untuk balita yang baik dan benar dengan mengacu pada menu 4 bintang yaitu makanan balita terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah-buahan.

Saat yang tepat untuk memberikan makanan tambahan adalah usia 6 bulan. Karena ASI sudah tidak cukup memenuhi kebutuhan gizi pada anak. Beberapa point penting yang terkait dengan pemberian makanan pendamping ASI adalah :

  1. Teruskan berikan ASI (paling kurang selama 2 tahun)
  2. Mulai usia 6 bulan tambahkan berbagai jenis makanan untuk memperkaya      makanan pokok,   termasuk kacang-kacangan, buah, sayuran, dan makanan hewani.
  3. Gula dan garam boleh diberikan dalam jumlah  sedikit,  sekedar untuk pengenalan rasa.
  4. Gunakan Garam Beryodium dan batasi penggunaannya
  5. Bumbu penyedap rasa tidak diperbolehkan. 
  6. Waktu Makan Teratur
  7. Waktu Makan Tidak lebih dari 30 menit
  8. Tidak     memberikan  makanan lain (selain  ASI/minum) diantara jadwal makan.
  9. Makanan selingan dapat berupa irisan mangga  matang, pepaya, pisang, alpokat dan buah  atau sayuran yang lain, roti tawar, roti goreng,  kentang goreng, ubi jalar.
  10. Angkat makanan bila anak mulai memainkan  atau membuang makanannya setelah 10-15  menit makan
  11. Berikan kapsul Vitamin A mulai anak usia 6  bulan sampai 5 tahun, setiap enam  bulan  sekali.

Dengan kegiatan ini, Puskesmas berharap kader kesehatan Bambanglipuro semakin terampil dalam pembuatan makanan tambahanan pendamping ASI untuk balita usia 6-12 bulan.

Salam Sehat,

dari Puskesmas Bambanglipuro (Anang)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *