Cegah kanker serviks, Ibu Bupati Bantul Canangkan program “SEPUR BALI”

Published by bambanglipuro on

Jum’at, (13/12/2019) dalam rangka menyambut peringatan hari ibu Ke-91 yang akan jatuh pada tanggal 22 Desember 2019, Pemerintah  Kecamatan Bambanglipuro mengadakan kegiatan senam masal di halaman kantor Kecamatan Bambanglipuro. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari pimpinan dan perwakilan lintas sektor, dan perwakilan warga dari setiap pedukuhan di Kecamatan Bambanglipuro. Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut Ibu Erna Suharsono selaku ibu Bupati Bantul (ketua TIM Penggerak PKK Kab Bantul) untuk membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan aktifitas fisik melalui kegiatan seperti senam merupakan hal yang penting untuk dilakukan secara rutin. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat  untuk selalu berolahraga minimal 30 menit/hari sehingga derajad kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan.

Selain senam massal, dalam acara ini juga dilakukan pencanangan program “SEPUR BALI” (Selamatkan Perempuan Bambanglipuro dari kanker serviks), penyuluhan seputar kanker serviks oleh dokter Puskesmas Bambanglipuro, pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) untuk deteksi dini kanker serviks dan pemeriksaan VCT Mobile untuk deteksi dini HIV.

Pencanangan program SEPUR BALI di Kecamatan Bambanglipuro dilakukan oleh Ibu Bupati Bantul bersama dengan anggota forum komunikasi pimpinan kecamatan dan lurah dari 3 desa se Kecamatan Bambanglipuro. acara ini ditandai dengan penandatanganan komitmen dari seluruh elemen warga bambanglipuro untuk mendukung program ini.  

Setelah kegiatan ini, ibu Bupati melihat secara langsung proses pemeriksaan IVA yang dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas Bambanglipuro. dalam dialog bersama peserta IVA beliau menyampaikan agar para wanita tidak canggung atau malu untuk melakukan tes IVA. Karena kanker serviks hanya dapat dideteksi dini melakukan pemeriksaan IVA dan atau pasmear.

dr. Tarsisius Glory (Kepala Puskesmas Bambanglipuro) menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam pencegahan kanker serviks adalah kurangnya kesadaran masyarakat (terutama wanita usia produktif usia 30-50 tahun) untuk melakukan pemeriksaan IVA. Masyarakat banyak yang menilai bahwa kanker ini sulit diidentifikasi. Bahkan tidak sedikit kasus, kanker serviks tidak memunculkan gejala sama sekali. Tak jarang pula gejala baru muncul ketika sel kanker sudah mencapai stadium akhir. Sehingga tingkat keberhasilan untuk disembuhkan menjadi sangat kecil.

Patut untuk dicatat bahwa jumlah pasien kanker Indonesia saat ini menempati urutan ke-8 di Asia tenggara. Dan Kanker serviks menempati urutan ke-2 sebagai kanker terbanyak di Indonesia. Setiap tahun terjadi 40 ribu kasus kanker serviks baru. Kanker serviks adalah jenis kanker yang muncul pada leher rahim wanita yaitu saluran yang menuju rahim perempuan. Sehingga dapat dipastikan bahwa yang dapat menderita penyakit ini adalah wanita.

Cara yang paling efektif untuk pencegahan kanker serviks ini adalah deteksi dini dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) atau papsmear. Untuk itu, melalui dengan program inovasi baru dari puskesmas bambanglipuro, yaitu “SEPUR BALI” (sehatkan perempuan bambanglipuro dari kanker serviks) dengan pemeriksaan IVA, merupakan solusi hidup sehat dari kanker serviks. Pelayanan pemeriksaan IVA dilayani di Puskesmas Bambanglipuro setiap hari rabu mulai jam 08.00 – 12.00 WIB

#cegahkankerserviks (Arum DP)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *