WASPADA ! GEJALA COVID-19 MAKIN BERAGAM

Published by bambanglipuro on

Sumber Gambar : http://karanganyar.aisyiyah.or.id/id/berita/tiga-gejala-baru-covid19.html

Bambanglipuro (6/1/2021), penularan virus corona tipe baru (sars-cov2) terus terjadi delapan bulan sejak kasus pertama ditemukan di Indonesia. Seperti yang kita tahu, kasus covid-19 di yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul mengalami peningkatan setiap harinya. Dilansir dari data sebaran kasus covid-19 di Kabupaten Bantul, kasus virus ini mencapai peningkatan diatas 50 kasus setiap hari.

Dari pasien covid-19 yang ada saat ini, masih banyak diantara mereka adalah orang tanpa gejala (OTG). Yang mana kelompok ini sangat berbahaya karena bisa menjadi menyebarkan virus ini secara masif karena kelompok ini kondisinya sehat dan dapat beraktifitas seperti biasa. Beberapa pasien diantara kelompok ini, walaupun kondisinya sehat namun apabila dilakukan pengukuran saturasi oksigen, hasilnya tidak normal. Kondisi ini disebut sebagai happy hypoxia, dan baru akan menunjukkan gejala ketika kondisinya kritis. kondisi pasien seperti ini lebih sulit ditangani dibandingkan mereka yang lebih awal datang berobat ke fasilitas kesehatan. Sebab, pengidap Covid-19 yang terdeteksi bisa dipantau dan diterapi agar kondisinya membaik.

Untuk kelompok pasien covid-19 yang muncul gejala, saat ini gejala yang muncul pada pasien covid-19 sangat bervariasi. Banyak ditemukan gejala baru pada pasien covid-19 yang tidak lazim ditemukan pada pasien covid-19 pada awal kasus ini mulai ditemukan.

Dikutip dari laman resmi WHO di sebutkan bahwa ciri-ciri gejala Covid-19 dalam 3 kategori. WHO menyatakan gejala Covid-19 di setiap orang bisa berbeda-beda, dan sebagian pasien dengan sakit ringan hingga sedang bisa pulih tanpa harus dirawat di rumah sakit, alias menjalani isolasi mandiri.

Kategori pertama gejala Covid-19 ialah yang paling umum dialami pasien penyakit baru ini, yakni: demam; batuk kering; dan kelelahan.

Kedua, kategori gejala Covid-19 yang agak kurang umum terjadi, yaitu: rasa nyeri di tubuh; sakit tenggorokan; diare; sakit kepala; hilangnya kemampuan lidah mencecap rasa (dysgeusia) dan mencium bau (anosmia); ruam pada kulit atau perubahan warna pada jari tangan dan kaki; serta konjungtivis (mata merah).

Kemudian, kategori ketiga adalah gejala Covid-19 yang menunjukkan sakit serius pada pasien, yakni: kesulitan bernapas atau sesak napas; nyeri di dada atau rasa tertekan di dada; dan hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.

Untuk itu, Masyarakat harus selalu waspada dengan apapun yang dirasakan oleh tubuhnya. Masyarakat diharapkan selalu patuh protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Dan perbaharui informasi tentang covid-19 secara terus-menerus agar kita bisa lebih siap dan dapat memutus rantai penularan covid-19 lebih dini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *