Banguntapan – Penyakit tuberculosis masih menjadi momok dalam dunia kesehatan sekarang ini. Di Indonesia, tuberculosis (TBC) adalah penyakit menular yang paling banyak menyebabkan kematian dan menjadi ancaman berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan menargetkan Indonesia berhasil mengeliminasi penyakit tuberculosis (TB) pada tahun 2035. Untuk itu perlu dilakukan upaya nyata untuk mencapai target tersebut. Puskesmas Banguntapan I optimis target tersebut bisa tercapai. Puskesmas Banguntapan I mencoba melakukan langkah penemuan kasus TB dengan skrining massal dan telah di lakukan di Stikes Surya Global pada hari Rabu (11/07/2018).

Tim skrining kasus TB Puskesmas Banguntapan I

Kegiatan skrining ini diawali dengan memberikan edukasi kepada mahasiswa Stikes Surya Global tentang penyakit tuberculosis (TB). Mahasiswa mengisi lembar penilaian skrining TB dan yang dinyatakan terduga TB dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter Puskesmas Banguntapan I.

” Kami melakukan skrining untuk menemukan terduga TB serta melakukan pemeriksaan terhadap terduga TB”, kata Sumaryati selaku proggramer TB Puskesmas Banguntapan I. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan program pemerintah yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan dan direncanakan akan dilaksanakan kembali dengan sasaran yang berbeda.

Penyuluhan tentang penyakit tuberculosis (TB) oleh dr. Pratama

Penyakit tuberkulosis (TB) ibarat gunung es, masih banyak terduga TB di luar sana yang masih belum ditemukan. Kegiatan ini dinilaiĀ  sangat efisien dalam menemukan terduga TB. Mahasiswa yang terindikasi TB tentunya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan dan diberikan pengobatan secepatnya.

Kategori: Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *