Banguntapan – Bimbingan pra nikah dianggap penting karena awal terbinanya kehidupan rumah tangga sangat bergantung pada pembekalan awal sebelum calon pengantin melangsungkan pernikahan. Perkawinan merupakan ikatan lahir bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia. Untuk mengarungi kehidupan berumah tangga, diperlukan kematangan, baik secara fisik, mental maupun pengetahuan yang cukup. Disanalah diperlukan adanya bimbingan khusus, yaitu bimbingan yang diberikan kepada calon mempelai, sebagai bekal memasuki kehidupan baru tersebut.

Berkaitan dengan hal tersebut, Puskesmas Banguntapan I bekerja sama dengan KUA dan PLKB Kecamatan Banguntapan mengadakan kelas calon pengantin. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu (20/02/2019) di Aula Puskesmas Banguntapan I dan dihadiri 15 calon pengantin. Kegiatan yang dilaksanakan ini berjalan dengan lancar dan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, terutama calon pengantin wanita.

Dalam pertemuan tersebut, diisi dari KUA Kecamatan Banguntapan, PLKB Banguntapan dan Puskesmas Banguntapan 1. Ibu Wahyu selaku perwakilan dari KUA Kecamatan Banguntapan menyoroti banyaknya calon pengantin yang belum mengenal dan memahami arti pentingnya pernikahan. “Rahasia menjadi pasangan suami istri yang bahagia sesungguhnya tidak pernah dapat diajarkan, tetapi belajar dari pengalaman. Hubungan suami istri harus didasari penghargaan terhadap pasangan masing-masing dan dilakukan dalam kondisi yang diinginkan bersama tanpa unsur pemaksaan, ancaman dan kekerasan”, tambahnya. Sedangkan ibu Wiratminingsih selaku PLKB menekankan pada pentingnya dalam menghindari 4 Terlalu dan 3 Terlambat. Sebelum merencanakan punya anak sebaiknya dipertimbangkan secara matang, misalnya bagaimana persiapan biaya perawatannya, penyediaan kesempatan untuk mengenyam pendidikan dan kehidupan yang layak.

Dalam melakukan peran mereka sebagai pasangan, suami dan istri haruslah memiliki kesehatan lahir dan batin yang baik. Salah satu indikasi bahwa calon pengantin yang sehat adalah bahwa kesehatan reproduksinya berapa pada kondisi yang baik. Informasi-informasi yang disampaikan oleh Puskesmas Banguntapan I antara lain:

  1. Kesehatan reproduksi
  2. Ketidaksetaraan gender dalam pernikahan
  3. Informasi tentang kehamilan, pencegahan komplikasi, persalinan dan pasca salin
  4. Informasi tentang infeksi menular seksual, infeksi saluran reproduksi serta HIV dan AIDS
  5. Informasi tentang deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara
  6. Informasi tentang gangguan dalam kehidupan suami istri
  7. Mitos pada perkawinan

Harapannya dengan adanya pertemuan kelas calon pengantin ini dapat memberikan bekal bagi calon pengantin sebelum membina rumah tangga. Kegiatan ini akan terus diadakan oleh Puskesmas Banguntapan I bekerjasama dengan KUA dan PLKB kecamatan Banguntapan.

 

Kategori: Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *