Banguntapan – Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Keadaan dimana penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan penting dan dalam waktu bersamaan morbiditas dan mortalitas PTM makin meningkat merupakan beban ganda dalam pelayanan kesehatan, tantangan yang harus dihadapi dalam pembangunan bidang kesehatan di Indonesia.

Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) tidak memberikan gejala bagi penderitanya. PTM sangat sulit disembuhkan secara total apabila kondisi penyakit sudah sampai tahap akhir, beban biaya berobat pun sangat tinggi. Oleh karena itu upaya yang terbaik adalah dengan mencegah kejadian penyakit tidak menular melalui pengendalian faktor risikonya. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan/ screening/ deteksi dini.

Sehubungan dengan hal tersebut, Puskesmas Banguntapan I mengadakan program TILIK IBU ( Tensi Ibune Cah Cilik- Cilik). TILIK IBU merupakan inovasi program PTM yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini atau skrining faktor risiko PTM pada masyarakat usia produktif (orang tua/ keluarga/ pengasuhnya cah cilik/ balita) yang dilaksanakan pada saat posyandu. Sasaran program TILIK IBU adalah orang tua/ pengasuh dengan usia produktif (15-59 tahun) yang mengantar balitanya ke posyandu.

Program deteksi dini PTM penting dilakukan terhadap masyarakat. hal ini guna untuk mengetahui perilaku yang dilakukan masyarakat setiap hari. Serta memberitahukan arti pentingnya memeriksakan diri apabila terjadi keluhan kesehatan secepatnya. Pemeriksaan yang dilakukan dari Puskesmas terhadap warga meliputi tinggi badan, berat badan, tekanan darah, lingkar perut, gula darah dan konsultasi. Adapun syarat untuk kegiatan ini adalah usia produktif (15-59 tahun), masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I dan fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk). Pelaksanaan program TILIK IBU dilaksanakan sesuai jadwal posyandu balita masing-masing dusun dan dilakukan 1 kali dalam setahun. Puskesmas Banguntapan I berharap dengan program ini dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM. Dan bagi masyarakat yang ditemukan faktor risikonya dapat berobat dengan segera.

Kategori: Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *