Banguntapan – Puskesmas Banguntapan I mengadakan Pelatihan Kader Kesehatan bagi remaja di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayahnya. Ada 6 sekolah yang diberikan Pelatihan Kader Kesehatan Remaja, antara lain SMP N 1 Banguntapan, SMP N 3 Banguntapan, SMP N 5 Banguntapan, SMP Muhammadiyah Banguntapan, SMA N 1 Banguntapan dan SMK Kesehatan Amanah Husada. Kegiatan dilaksanakan mulai Senin (30/9/2019).

Kegiatan pelatihan kader kesehatan bagi remaja merupakan pelatihan rutin yang diadakan oleh Program UKS Puskesmas Banguntapan I, untuk menyiapkan 25 orang pelajar menjadi Penyuluh Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) tiap sekolahnya.

Mengingat permasalahan pada remaja khususnya anak sekolah usia SMP dan SMA ataupun sederajat sangatlah kompleks maka sangat perlu adanya program untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan secara dini yang melibatkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan serta masyarakat.

Seperti kita ketahui bersama, masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia. Dikatakan penting karena merupakan peralihan dari masa anak yang sangat tergantung kepada orang lain ke masa dewasa yang mandiri dan bertanggung jawab.

Di samping itu, masa ini juga mengandung resiko akibat suatu masa transisi yang selalu membawa ciri-ciri tertentu, yaitu kebimbangan, kebingungan dan gejolak remaja seperti masalah seks, kejiwaan dan tingkah laku eksprimental (selalu ingin mencoba).

Untuk itu, perlu program yang mendukung tingkat perkembangan masa remaja yang baik. Bentuk program tersebut antara lain adalah Usaha Kesehatan Sekolah dengan salah satu kegiatannya yaitu pembentukan kader kesehatan remaja yang melibatkan sekolah dan tenaga kesehatan.

Materi pelatihan meliputi kesehatan lingkungan, kesehatan gigi dan mulut, PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS.

Harapannya hasil yang ingin dicapai setelah terbentuknya kader kesehatan remaja yaitu para kader kesehatan remaja menjadi rujukan teman-temannya yang kebetulan ada masalah kesehatan, permasalahan yang sering timbul diantara remaja, maupun remaja dengan orang tuanya akan lebih banyak dicurahkan pada teman sebayanya.

Kategori: KegiatanPromkes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *