Banguntapan – Puskesmas Banguntapan I terus mendorong pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular di wilayah kerja. Salah satu diantaranya menggelar pertemuan pembentukan kader posbindu, Kamis (27/02/2020). Kegiatan ini diikuti sebanyak 48 kader yang terdiri dari 24 dusun di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan I.

Koordinator UKM Puskesmas Banguntapan I, dr. Eny Iskawati menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader, baik dari pengetahuan hingga ketrampilan dalam pelaksanaan posbindu PTM. Selain itu, diharapkan dapat terbentuk posbindu-posbindu baru di tingkat dusun. Pembentukan posbindu ini sebagai langkah monitoring dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular yang terjadi di masyarakat. sekaligus meningkatkan cakupan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Posbindu PTM merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian faktor risiko secara mandiri dan berkesinambungan. Melalui posbindu PTM, dapat sesegeranya dilakukan pencegahan faktor risiko PTM sehingga kejadian PTM di masyarakat dapat ditekan.

Pada saat ini, Puskesmas Banguntapan I memiliki 4 posbindu dan tidak rutin menjalankan kegiatan. Sri Sayekti, selaku pemegang program PTM berharap besar kegiatan ini dapat menggugah posbindu yang telah terbentuk untuk aktif kembali dan menginisiasi terbentuknya posbindu baru. Puskesmas Banguntapan I juga mengapresiasi desa Baturetno yang membentuk posbindu di tingkat desa. Pada kesempatan ini pula, Deni Dwi Kurniawan, S.Kom selaku Kepala Seksi Pelayanan Desa Baturetno menyampaikan latar belakang dan kiat-kiat sehingga dapat terbentuk posbindu di Desa Baturetno. Hal tersebut diharapkan dapat menggugah desa yang lain untuk melakukan hal yang sama.

Keinginan bersama, dengan terbentuknya posbindu-posbindu baru dapat membantu penurunan prevalensi PTM dnegan intervensi faktor risiko bersama secara terintegrasi.

Kategori: Kegiatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.