a. Visi Misi Puskesmas

Visi

Mewujudkan Puskesmas beriman (bersih, rapi, indah dan manfaat) menuju masyarakat Banguntapan yang sehat dan mandiri

Misi

1) Menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat secara paripurna
2) Menyelenggarakan pelayanan klinis
3) Meningkatkan akses pelayanan kesehatan terhadap masyarakat
4) Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu
5) Meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya kesehatan
6) Meningkatkan kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan

b. Tata Nilai Puskesmas

Profesional
Melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan teknis
Ramah
Memberikan pelayanan dengan sikap dan tutur kata yang manis
Berintegritas
Melaksanakan pekerjaan dengan konsisten dan teguh sesuai nilai yang berlaku
Mudah
Memberikan pelayanan tanpa mempersulit yang dilayani
Akuntabel
Mampu mempertanggungjawabkan setiap pekerjaan yang diberikan kepadanya

c. Budaya

S-I-A-P
Senyum- Ikhlas- Amanah- dalam Pelayanan

d. MOTTO

Selalu SIAP untuk masyarakat

e. Prestasi

Pemenang I Tim Pembina UKS Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2017 (Kep. Menkes RI Nomor : KP.04/ Menkes/396/2017

f. Akreditasi

Belum keluar hasil

g. Izin Operasional Puskesmas

Nomor 0005/ DP/ 210/IV/ 2016 tentang Izin Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Puskesmas dengan Rawat Jalan

h. Sejarah Puskesmas

Di wilayah kecamatan Banguntapan I, sekitar tahun 1975-an didirikan pelayanan kesehatan dengan nama Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas Banguntapan. Pada saat itu wilayahnya terdiri dari 8 Desa yaitu Desa Baturetno, Potorono, Jambidan, Banguntaan, Jagalan, Wirokerten, Tamanan dan Singosaren. Puskesmas Banguntapan bertempat di Dusun Ngipik, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis wilayah Banguntapan berbatasan dengan Kotamadya Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Wilayah Kecamatan lain di Bantul.
Pada perkembangannya, dengan pertumbuhan penduduk serta luasnya wilayah maka Puskesmas Banguntapan dibagi menjadi dua yaitu Puskesmas Banguntapan I dan Puskesmas Banguntapan II sekitar tahun 1984. Puskesmas Banguntapan I lokasinya masih di Dusun Ngipik, Banguntapan. Sedangkan Puskesmas Banguntapan II bertempat di Dusun Tamanan, Desa Tamanan. Puskesmas Banguntapan I meliputi wilayah kerja Desa Baturetno, Potorono, Jambidan dan Banguntapan. Puskesmas Banguntapan II wilayah kerjanya meliputi Desa Tamanan, Jagalan, Wirokerten dan Singosaren. Pada tahun 2007, dengan semakin banyaknya jumlah penduduk di wilayah Banguntapan I, maka didirikan lagi satu Puskesmas yaitu Puskesmas Banguntapan III yang memiliki wilayah kerja Desa Banguntapan.
Sejak awal berdirinya sampai sekarang, Puskesmas Banguntapan I telah mengalami beberapa peningkatan baik mengenai fisik bangunan, sarana dan prasarana Puskesmas hingga peningkatan jumlah sumber daya manusianya. Puskesmas Banguntapan I terletak di Dusun Ngipik Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan. Puskesmas Banguntapan I didirikan pada tahun 1975 dengan izin penyelenggaraan pelayanan kesehatan Puskesmas dengan rawat jalan nomor 0005/DP/210/IV/2016 tanggal 18 April 2016 dengan wilayah kerja Desa Baturetno, Potorono dan Jambidan.
Dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai Puskesmas induk, Puskesmas Banguntapan I mempunyai 2 Puskesmas pembantu yaitu Pustu Potorono dan Pustu Jambidan. Dalam perjalanan waktu, berdasarkan Analisa keefektifan SMD dan keberfungsian puskesmas pembantu, mulai bulan September 2015 kedua pustu tersebut berhenti beroperasional. Sebagai ganti pelayanan puskesmas pembantu, maka Puskesmas Banguntapan I membuka pelayanan di sore hari.
Terkait adanya PP nomor 23 tahun 2005 dan Permendagri no 61 tahun 2007, maka dalam upaya untuk pengusulan dan penetapan satuan kerja Instansi Pemerintah untuk menerapkan PPK-BLUD. Puskesmas Banguntapan I termasuk salah satu instansi pelayanan kesehatan yang juga berkewajiban memenuhi persyaratan pada peraturan terebut untuk dapat ditetapkan sebagai unit kerja yang menerapkan pengelolaan keuangan BLUD. Pengelolaan keuangan BLUD diharapkan Puskesmas Banguntapan I akan lebih mampu bersaing dengan kompetitor yang saat ini sudah jauh melangkah ke depan. Di samping itu juga, lebih leluasa dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen bisnis guna menjawab tuntutan pelayanan kepada masyarakat yang paripurna dan prima.