Hasil Analisa Standar Pelayanan Minimum Puskesmas Banguntapan 2 Tahun 2015

Baik Buruknya capaian kerja di Puskesmas Banguntapan 2 dapat kita lihat dari hasil capaian melalui laporan Standar Pelayanan Minimum. Standar Pelayanan Minimum menurut Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul terdiri dari 18 indikator. Berikut akan kami tampilkan indikator SPM di Puskesmas Banguntapan 2 tahun 2015 :

Pencapaian kunjungan ibu hamil K-4 pada tahun 2015 mencapai 84,47 %. Hasil ini masih dibawah target sebesar 95%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, pencapaian yang masih dibawah target ini dikarenakan beberapa dari pasien hanya ingin mendapatkan buku KIA, Rujukan dari BPS, Hanya ingin di USG, serta beberapa dari pasien tersebut hanya tinggal sementara di wilayah kerja puskesmas sehingga pemeriksaan kehamilan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh.

Pencapaian ibu hamil dengan komplikasi yang ditangani pada tahun 2015 mencapai 70,11%. Hasil pencapaian ini masih dibawah target sebesar 80%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, hal ini dikarenakan puskesmas hanya untuk melakukan penapisan awal dan melakukan rujukan serta beberapa dari pasien sudah melakukan pemeriksaan langsung ke rumah sakit.

Pencapaian pertolongan persalinan oleh bidan atau tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan pada tahun 2015 mencapai 105,51% diatas target sebesar 90%. Menurut Koord, Bidan Puskesmas Banguntapan 2. Hal ini dikarenakan adanya jumlah kapitasi BPJS luar wilayah yang semakin meningkat sehingga Puskesmas Banguntapan 2 banyak melakukan pelayanan persalinan, selain itu fasilitas pelayanan yang diberikan puskesmas sebagai puskesmas mampu PONED juga menjadi pertimbangan pengunjung untuk melakukan persalinan di Puskesmas Banguntapan 2

Pencapaian pelayanan ibu nifas sebesar 95,20%, diatas target sebesar 90%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, sama hal nya dengan pencapaian pertolongan persalinan oleh bidan atau tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan bahwa banyaknya kapitasi akan sangat memepengaruhi besarnya capaian pelayanan

Pencapaian Neonatal dengan komplikasi yang ditangani tahun 2015 sebesar 47,46%, masih dibawah target sebesar 80%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, hal ini disebabkan karena puskesmas melakukan rujukan ke rumah sakit yang merupakan ranah dari permasalahan tersebut.

Pencapaian kunjungan bayi tahun 2015 sebesar 90,70%, diatas target sebesar 90%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, hal ini disebabkan karena banyaknya kapitasi BPJS di puskesmas sehingga mempengaruhi jumlah kunjungan serta cakupan pelayanan puskesmas.

Pencapaian Desa UCI  tahun 2015 sebesar 100%, sudah sesuai dengan target yang jumlahnya juga 100%.

Pencapaian pelayanan anak balita sebesar 82,88%, dibawah target sebesar 90%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2, hal ini disebabkan karena tidak semua balita melakukan 8x pemeriksaan.

Pencapaian pemberian MP ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin tahun 2015 mencapai 100 %, sesuai dengan target yaitu 100%. Menurut Koord. Gizi Puskesmas Banguntapan 2 jumlah balita gakin diberi MP-ASI adalah 16 orang, dan semua dilayani dan diberikan MP ASI.

Pencapaian balita gizi buruk mendapat perawatan tahun 2015 adalah 100%, sudah sesuai target yaitu 100%. Menurut Koord. Gizi Puskesmas Banguntapan 2, jumlah balita gizi buruk adalah 1 orang sampai pada Desember 2015

Pencapaian penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat tahun 2015 adalah 100%, sesuai dengan target yaitu 100%.

Pencapaian peserta KB aktif tahun 2015 adalah 63,52%, masih dibawah target sebesar 70%. Menurut Koord. Bidan Puskesmas Banguntapan 2 hal ini disebabkan karena sebagian dari peserta KB aktif melakukan program kehamilan.

Pencapaian Penemuan dan Penanganan penderita penyakit antara lain : AFP, Pneumonia, DBD, TB, dan Diare. Pencapaian P2 AFP adalah 0%, karena tidak ditemukan penyakit tersebut. Pencapaian P2 Pneumonia mencapai 220%, hal ini dikarenakan berjalannya poliklinik MTBS dimana semua pasien akan diidentifikasi secara mendalam. Pencapaian P2 DBD, 100 persen ditangani (20 kasus). Pencapaian P2 TB sebesar 65 %. dan pencapaian P2 Diare sebesar 100%.

Pencapaian pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin tahun 2015 adalah 19,25% , masih dibawah target yaitu 100%. Utilisasi kartu BPJS masih sangat rendah. Masih perlu sosialisasi tentang penggunaan fasilitas BPJS di wilayah Puskesmas Banguntapan 2

Pencapaian pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin tahun 2015 adalah 15,02%, masih dibawah target yaitu 100%

Pelayanan cakupan desa siaga aktif tahun 2015 adalah 100%, sesuai dengan target 100%. Menurut Koord. Promkes Puskesmas Banguntapan 2, seluruh desa di wilayah Puskesmas Banguntapan 2 sudah menjalankan desa siaga aktif

(khatemi)

 

Pengembangan Klinik PHBS di Puskesmas Banguntapan 2 Mulai Di minati Pengunjung

Menurut Hasil Survey PHBS 2014, hasil terendah dari 15 indikator PHBS adalah Tidak Merokok. Atas dasar inilah, Puskesmas Banguntapan 2 mulai mengembangkan Klinik Konsultasi PHBS. Diamana di dalamnya memuat berbagai macam konsultasi. Antara lain : Konsultasi Berhenti Merokok, Konsultasi Gizi, Konsultasi ASI Eksklusif, dll
Klinik PHBS merupakan salah satu unggulan puskesmas yang termasuk dalam pelayanan penunjang. Pelayanan Klinik PHBS di buka setiap hari Senin-Sabtu pada jam pelayanan, kecuali Konsultasi Berhenti Merokok.
Pada awal tahun 2015, sudah ada beberapa pengunjung yang ingin berkonsultasi, salah satunya adalah Konsultasi Gizi yang banyak dibutuhkan oleh Ibu hamil dan penderita Diabetes.
(khatemi)

Transfer Knowledge Akupresur di Puskesmas Banguntapan 2 Menarik Antusias Karyawan/ti

Mulai bulan Januari 2015 Puskesmas mempunyai satu pelayanan baru yaitu satu pelayanan tradisional komplementer berupan pelayanan Akupresure. Yaitu salah satu cara mengatasi masalah kesehatan dengan menggunakan teknik-teknik penekanan pada titik-titik tertentu di permukaan tubuh. Sebelumnya pada 6-13 Oktober 2014 Puskesmas Banguntapan II telah mengirimkan salah satu petugasnya untuk mengikuti “Orientasi Akupresur Bagi Petugas Puskesmas” yang diadakan oleh Dinas Kesehatan DI Yogyakarta.

Untuk memulai pelayanan akupresur, pada Kamis, 8 Januari 2015 telah dilaksanakan Transfer knoweledge tentang akupresur yang disampaikan oleh Ari Kris Sutanto, petugas yang telah dikirim mengikuti orientasi akupresur. Pada kesempatan itu disampaikan tentang dasar-dasar akupresur dan beberapa penyakit yang bisa ditangani di Puskesmas dengan teknik akupresur. Transfer Knowledge ini diikuti oleh semua karyawan Puskesmas Banguntapan II dengan antusias, karena akupresur merupakan hal baru bagi kami semua karyawan Puskesmas Banguntapan II. Banyak pertanyaan yang diajukan menambah suasana semakin menarik.

Transfer knowledge diakhiri dengan disepakati bahwa Puskesmas Banguntapan II akan memulai pelayanan Akupresur. yang sementara dibuka seminggu sekali, setiap hari Rabu.

(arikris)

PHBS Di Sekolah serta Makanan Sehat dan Bergizi pun Menjadi Topik Seminar Kesehatan di SMP N 4 Banguntapan

Ujian sekolah semester II sudah selesai. Siswa siswi SMP N 4 Banguntapan oleh Bapak Kepala Sekolah, diajak untuk belajar tentang masalah kesehatan khususnya tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan Makanan Sehat dan Bergizi. Dalam acara seminar tersebut, Bapak Kepala Sekolah mengundang Petugas Promosi Kesehatan dan Petugas Gizi untuk menjadi Narasumber kegiatan tersebut.

Pada sesi I, seminar diisi dengan materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa kelas VIII oleh Petugas Promkes Puskesmas Banguntapan 2, Yuli Uswatun Kh.,Amd., SKM. Acara berlangsung meriah dengan adanya Doorprice bagi peserta yang dapat melakukan 10 langkah mencuci tangan yang benar.

Pada sesi II, seminar diisi dengan materi Makanan Sehat dan Bergizi  untuk siswa kelas VII oleh Petugas Gizi Puskesmas, Saeful Aljihad, AmdGz. Peserta seminar diajari tentang bagaimana asupan yang baik bagi tubuh, dengan makanan yang bergizi seimbang.

Tidak hanya siswa kelas VII, dan kelas VIII saja yang mengikuti kegiatan seminar. Siswa kelas IX pun mengikuti kegiatan seminar “Lalu Lintas” dengan Narasumber dari Kepolisian (khatemi)

Kemenkes RI Jatuh Hati pada Puskesmas Banguntapan 2

 

Oktober 2014 menjadi Bulan yang mengesankan bagi Puskesmas Banguntapan 2. Hal ini disebabkan karena Apresiasi Ibu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, drg. Maya Sintowati Pandji dalam sambutannya pada Acara Verifikasi Manggala Bhakti Husada yang dihadiri Tim Verifikasi dari Kementrian Republik Indonesia.

Pada acara tersebut, Tim Verifikasi Manggala Bhakti Husada disambut dengan suka cita oleh seluruh karyawan/ti dengan mempersembahkan “Yel-Yel Panda Jaya”, dan Tim Verifikator pun antusias menikmati persembahan dari Puskesmas Banguntapan 2

Tidak hanya itu, Tim verifikator diajak berkeliling meliha- lihat kondisi puskesmas, baik tempat pelayanan yang beberapa dari itu menjadi program unggulan puskesmas yang dipandu oleh Koordinator Promkes Puskesmas Banguntapan 2.
Acara pun berujung pada kunjungan kegiatan positif yang dilakukan oleh penasun sebagai upaya peningkatan program LASS/PTRM.
Tim verifikator pun larut dalam obrolan ringan bersama penasun tersebut, tidak kalah Ibu Kepala Dinas Kabupaten Bantul dengan gaya bicara yang mengikuti cara bicara teman-teman penasun. “Sek Yo, Dab” begitulah sapa beliau ketika berpamitan dengan teman-teman Penasun

Acara kunjungan kemenkes RI inipun berakhir di Aula Puskesmas Banguntapan 2 pukul 18.30 wib. Meskipun hari telah petang, semangat mereka masih terasa dalam diskusi dan canda tawa yang renyah (khatemi)