Hari Jumat, 14 Desember 2012 telah dilakukan fogging di Dusun Karang Jambe, Desa Banguntapan. Kegiatan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Puskesmas Banguntapan 3, dan tokoh masyarakat (Ketua RT dan Kepala Dukuh) setempat. Dilaksanakan di pagi hari di 5 RT yakni Rt 01, RT 02, Rt 03, RT 04 dan RT 05.

Pelaksanaan fogging dilatarbelakangi oleh adanya warga, CB(5,8 tahun) yang terkena Demam Berdarah. Awalnya pasien periksa ke Puskesmas Banguntapan 3. Karena mengalami panas tinggi selama 3 hari maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah rutin di laboratorium puskesmas. Hasilnya didapatkan kadar trombosit yang terjun bebas. Maka pasien segera dirujuk ke Rumah Sakit Bethesda.

Setelah menerima surat keterangan dari rumah sakit bahwa yang bersangkutan benar-benar terkena demam berdarah maka pihak puskesmas langsung melaporkan ke Dinkes Kabupaten Bantul. Sebagai tindak lanjut, diadakanlah fogging yang bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa yang masih berkeliaran.

Fogging Bukan Satu-Satunya Cara

SELAMA ini, fogging (pengasapan) kerap diandalkan masyarakat untuk memberantas nyamuk demam berdarah. Padahal, fogging bukanlah upaya yang paling dianjurkan dalam pengendalian nyamuk demam berdarah.

Fogging hanya akan mematikan nyamuk dewasa saja sedangkan jentik nyamuk hanya bisa diberantas dengan melaksanakan 3M(menguras, mengubur dan menutup penampungan air). Sebenarnya jurus yang paling jitu dalam memutus rantai siklus hidup nyamuk Aedes Aegypti adalah dengan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). disamping mudah dilakukan, hal ini juga rendah biaya dan lebih aman bagi kesehatan.

133429148799966474

(Ast/SIK)

Kategori: uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *