Hari Jumat tanggal 17 Mei 2013 dilaksanakan PSN di Dusun Pringgolayan, Desa Banguntapan oleh tim monitoring gabungan  yang terdiri dari Petugas Kecamatan Banguntapan,Puskesmas Banguntapan 3, PLKB, KUA, Koramil, Polsek Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, PKH Kec. Banguntapan dan Desa Banguntapan yang dibantu oleh Kader Kesehatan / Jumantik serta Kepala Dukuh setempat.

Ada yang lain dari Gertak PSN kali ini. Karena Camat Banguntapan, Drs. Sambudi Riyanta, turun langsung mengamati kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah kerjanya.

Di pagi yang cerah ini, tim gabungan dibagi menjadi 3 tim kecil yang masing-masing bertugas untuk mengamati bagian-bagian rumah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk di RT 01, 02, 05 da 11.

Dari hasil pemeriksaan sarang nyamuk, tempat-tempat yang positif mengandung telur nyamuk adalah di tampungan dispenser, tampungan kulkas dan selokan dengan air yang tidak mengalir.

Setelah selesai melaksanakan PSN, maka diadakan evaluasi hasil pelaksanaan kegiatan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Dusun Pringgolayan. Hasilnya diperoleh Angka Bebas Jentik (ABJ) sebesar 76,74% atau jauh dari targaet nasional (95%).

Hal ini tentunya bisa dijadikan bahan renungan dan penentu kebijakan bagi aparat pemerintahan  setempat agar lebih menekankan kepada warganya untuk menggiatkan PSN yang dimulai dari lingkungan rumah sendiri dan sekitarnya. Dari hasil evaluasi monitoring PSN yang dipimpin langsung oleh Camat Banguntapan, disepakati bahwa hasil monitoring PSN akan disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai pertemuan seperti pertemuan tingkat RT, RW, maupun dasawisma agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah DBD (Demam Berdarah Dengue).

Perlu diketahui bahwa sampai dengan akhir bulan April 2013 tercatat ada 40 penderita Demam Berdarah di wilayah Desa Banguntapan. 5 orang diantaranya adalah warga Dusun Pringgolayan. Yaitu 2 orang di Bulan Januari dan 3 orang di Bulan Februari. Data diperoleh berdasarkan Laporan KDRS yang masuk ke Programer DBD Puskesmas Banguntapan 3.

Semoga “Desa Banguntapan Bebas dari DBD” bukan hanya sekedar mimpi yang jauh dari kenyataan.

Salam Semangat untuk Para Pejuang DBD!!!

Special for : Siti Nurchoiriyah, S.SiT sang pejuang DBD Desa Banguntapan.

“Semangatmu adalah inspirasiku!”

(by As3/SIK’er BTP3)

Kategori: uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *