20141210_staf-edp-memberi-penjelasan-tentang-peta-peletakan-ember-telur-ber-wolbachia-kepada-camat-banguntapan-danramil-banguntapan-dan-kepala-puskesmas-banguntapan-3 20141210_pertemuan-lintas-sektor-kecamatan-banguntapan-dalam-rangka-peletakan-serentak-pertama-ember-telur-ber-wolbachia-di-dusun-jomblangan 20141210_kepala-puskesmas-banguntapan-3-meletakkan-ember-telur-ber-wolbachia-di-rumah-bapak-gito-utomo-warga-dusun-jomblangan

Pelepasan nyamuk Aedes Aegyty ber-Wolbachia di Dusun Jomblangan. dilaksanakan langsung oleh Camat Banguntapan, Kapolsek Banguntapan, Danramil Banguntapan dan Kepala Puskesmas Banguntapan 3. Nyamuk yang dilepaskan masih berupa larva/telur nyamuk yang nantinya diharapkan dapat menetas dan menjadi nyamuk dewasa dengan bakteri Wolbachia di tubuhnya.

Peneliti Universitas Gadjah Mada terus mengembangkan metode Wolbachia untuk mengurangi penularan virus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Seperti diketahui, peneliti UGM  menggunakan nyamuk Aedes aegypti yang sudah mengandung bakteri Wolbachia untuk menghambat perkembangan replikasi virus Dengue pada nyamuk tersebut. Pelepasan nyamuk di Dusun Jomblangan Desa Banguntapan, Bantul ini merupakan program inovasi dari  dr. Riris Andono Ahmad MPH, Ph.D.(peneliti Eliminate Dengeu Project (EDP) UGM).

Semua sangat berharap akan keberhasilan bakteri Wolbachia dalam menekan kasus Demam Berdarah Dengue.

STOP DBD !!!

(Ast/SIKers BTP3)
Kategori: uncategorized

1 Komentar

Pembicara Internet Marketing · 03/01/2016 pada 08:43

Hello i am kavin, its my first occasion to commenting anyplace, when i read this article i thought i could also make comment due to this good article.|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *