IMG_20160408_080429

Jumat, 08 April 2016, Puskesmas Banguntapan 3 beserta tim gabungan dari Kecamatan Banguntapan, KUA, Koramil, Polsek, PPL, PLKB, Desa Banguntapan, Kepala Dukuh Pelemwulung dan kader kesehatan melakukan pemantauan jentik nyamuk di wilayah Dusun Pelemwulung. Pembagian tim dikoordinasikan oleh Sri Rejeki Arum Wahyuni, SKM,MM selaku Kepala Puskesmas Banguntapan 3. Tim dibagi menjadi 7 sesuai dengan jumlah RT yang ada. Pendamping Dusun Pelemwulung dari Puskesmas Banguntapan 3, Erma Suryani dan Astriyani Fathonah, juga masuk dalam tim yang terpisah.

Secara keseluruhan PSN berjalan dengan lancar. Masing-masing tim dengan jeli memeriksa tiap sudut rumah. Tidak hanya bak mandi yang diperiksa akan tetapi juga bak tampungan air, kolam, kulkas, dispenser serta barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan.

IMG_20160408_083712Alhasil, ditemukan jentik nyamuk di pekarangan rumah. Salah satu rumah yang dikunjungi telah menguras bak mandi secara rutin akan tetapi di pekarangan rumah ditemukan tumpukan sampah yang salah satunya adalah terpal yang dibiarkan tidak rapi sehingga berpotensi menimbulkan genangan air ketika hujan. Petugas menemukan adanya jentik nyamuk di terpal tersebut. Selain itu, tempat yang paling sering luput dari perhatian adalah tampungan air dispenser. Walaupun hanya sedikit genangan air yang ada di dalamnya, akan tetapi petugas menemukan adanya jentik nyamuk hampir di tiap rumah.

Kegiatan PSN diakhiri dengan koordinasi tim yang dipandu oleh Kepala Puskesmas Banguntapan 3 dengan melaporkan hasil ABJ pagi itu. Hasilnya, ABJ terendah terdapat di RT 07,yaitu 20% saja. Sungguh angka yang memprihatinkan. Sedangkan secara keseluruhan ABJ rata-rata Dusun Pelemwulung sebesar 73,48%. Angka ini masih jauh dibawah target nasional 95%. Selanjutnya dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kesadaran warga terhadap pemberantasan sarang nyamuk masih rendah, oleh karena itu perlu adanya dukungan dari seluruh pihak terutama tokoh masyarakat untuk menggerakkan warganya agar lebih peduli terhadap lingkungan. Di Dusun Pelemwulung sendiri sudah terjadi kasus demam berdarah berdasarkan KDRS yang diterima puskesmas.

Nampaknya Desa Banguntapan yang bebas DBD masih menjadi PR panjang. Walaupun demikian tak akan pernah lelah kami mendampingi masyarakat untuk memerangi DBD. Karena kami yakin tak ada hal yang tak mungkin. Dengan tekad kuat dari semua pihak pasti tujuan itu akan menjadi mungkin.

STOP DBD!!!

(Ast/SIKer BTP3)


1 Comment

banguntapan3 · 09/04/2016 at 15:46

Tingkatkan lagi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *