kb-bridging

Hari Sabtu tanggal 19 November 2016, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul melakukan studi banding implementasi bridging system ke Puskesmas Pengasih I, Kabupaten Kulon Progo. Peserta studi banding terdiri dari programer SIK Puskesmas, Kepala Puskesmas serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

Puskesmas Pengasih I memaparkan implementasi bridging system yang telah dilakukan dengan menggunakan software J Care berbasis web. Hal ini dilatarbelakangi adanya beban entry ganda petugas dalam entry SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) dan aplikasi P Care milik BPJS sehingga tidak efektif dan efisien.

Upaya bridging system telah dilakukan sejak Mei 2016 yang ditandai dengan berpindahnya aplikasi SIMPUS yang awalnya menggunakan IHIS berpindah menggunakan J Care dari pengembang yang berbeda dari SIMPUS sebelumnya. Cakupan Puskesmas yang telah beralih ke J Care sebesar 85,7%(18 dari 21 Puskesmas) dan sisanya direncanakan akan menyusul akhir tahun 2016.

Kendala yang ditemui dalam implementasi bridging system ini adalah lambatnya akses internet, double job petugas, hardware belum memadai serta besarnya biaya yang dikeluarkan di awal. Namun dapat ditarik kesimpulan bahwa software J Care yang telah memfasilitasi bridging system membuat pengembangan SIK (Sistem Informasi Kesehatan) lebih terintegrasi, pengembangan SIK diupayakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan namun masih terkendala sulitnya jaringan internet di Kabupaten Kulon Progo.

(Ast/SIKer BTP3)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *