Sosialisasi Dusun Percontohan Dalam Rangka Pengendalian DBD

Penyakit Demam Berdarah atau DBD ialah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.  Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Wilayah Banguntapan berada dalam posisi ke tiga paling banyak menderita penyakit Demam berdarah, untuk itu Puskesmas Banguntapan 3 bekerjasama dengan Puskesmas Sleman dan Dinas Kesehatan Bantul mengadakan sosialiasi Dusun Percontohan dalam rangka Pengendalian Penyakit Demam Berdarah. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula RCSM (Rumah Cantik Salon Muslimah) dengan peserta perwakilan dari Kader PKK, Ka. Dukuh, Sekolah dan LinSek DI Wilayah Puskesmas Banguntapan 3.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD secara mandiri dengan kegiatan “Gemar Mbatik”  (Gerakan Masyarakat Mantau dan Basmi Jentik dan serta meningkatkan angka bebas Jentik (ABJ) di masyarakat.

Kegiatan Gemar Mbatik merupakan inovasi baru dari Puskesmas Banguntapan 3 untuk membasmi atau mengurangi jentik dan diharapkan setiap rumah harus mempunyai 1 Jumantik. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu:

  1. Memantau jentik 1 minggu 2 kali
  2. Melaksanakan 3M Plus

Kegiatan Gemar Mbatik ini juga akan dipantau setiap bulannya oleh Pasmantik (Pasukan Pemantau Jentik) . Diharapakan sebagai evaluasi akan dibentuk Tim Pembina Kegiatan di dusun percontohan di Dusun Tegal Tandan dan Wonocatur.

 

(DN/PromkesBTP3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *