Artikel

Sosialisasi Dusun Percontohan Dalam Rangka Pengendalian DBD

Penyakit Demam Berdarah atau DBD ialah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.  Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Wilayah Banguntapan berada dalam posisi ke tiga paling banyak menderita penyakit Demam berdarah, untuk itu Puskesmas Banguntapan 3 bekerjasama dengan Puskesmas Sleman dan Dinas Kesehatan Bantul mengadakan sosialiasi Dusun Percontohan dalam rangka Pengendalian Penyakit Demam Berdarah. (more…)

By banguntapan3, ago
Artikel

ABJ Pelemwulung Butuh Perhatian

IMG_20151010_105814IMG_20151010_105726

 Kegiatan monitoring psn kec. Banguntapan bulan ini di lokasi dsn pelemwulung yg dihadiri dr beberapa instansi seperti kecamatan, polsek, koramil, plkb banguntapan, puskesmas banguntapa 3, pamong desa, pkk desa, dukuh, pkk dusun, dan kader kesehatan. Dari hasil sidak tim monitoring psn kec Banguntapan ternyata masih perlu mendapat perhatian dikarenakan hasil angka bebas jentik baru mencapai 71,01 %, (more…)

By banguntapan3, ago
Artikel

Berburu Jentik Bersama Litbang Banjarnegara

IMG-20150525-WA0018IMG-20150525-WA0017Kali ini ada yang beda dengan kegiatan Puskesmas Banguntapan 3. Memberantas jentik nyamuk adalah hal yang biasa. Bagaimana jika kali ini jentik nyamuk justru diburu?

Perburuan jentik nyamuk ini dipelopori oleh Litbang Banjarnegara yang meneliti resistensi insektisida terhadap nyamuk. Tim peneliti ini melaksanakan penelitian untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) meliputi Gunung Kidul, Sleman dan Bantul. (more…)

By banguntapan3, ago
Artikel

FKSS Banguntapan, Teraktif di Bantul

IMG-20150221-WA0008FKSS Banguntapan merupakan wadah komunikasi antar santri di Desa Banguntapan. Forum ini terbentuk atas prakarsa dari Puskesmas Banguntapan 3 Tahun 2014 lalu. Niat ini pun mendapat sambutan dari Pondok pesantren di wilayah Desa Banguntapan dan akhirnya dibentuklah Forum Komunikasi Santri Sehat Banguntapan 3. (more…)

By banguntapan3, ago