PENYULUHAN PEMBINAAN UKS SERTA PEMERIKSAAN MATA DAN PEMBERIAN KACA MATA GRATIS SISWA SD DESA TRIRENGGO

Desa Trirenggo bekerjasama dengan Puskesmas Bantul 1 dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) melaksanakan kegiatan penyuluhan pembinaan UKS serta pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis  untuk siswa SD se- Desa Trirenggo.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu siswa yang mengalami gangguan pengelihatan mata supaya dapat melakukan kegiatan belajar mengajar dan akhirnya meningkatkan prestasi anak- anak tersebut.

Sebagai pembukaan acara tersebut juga ditampilkan Tari Tradisional Sekar Pudyastuti.

Kegiatan yang diketuai oleh Rr. Shinta Restu Wibawa,S.Kep, Ns  ini merupakan pertama kalinya di Desa Trirenggo. Untuk biaya operasional diambilkan dari desa dan untuk pemeriksaan dan kaca mata gratis  diambilkan dari PERDAMI. Semoga kerjasama ini dapat terus berlangsung minimal setiap tahun sekali.

Untuk media patner sendiri Puskesmas Bantul 1 dan Desa Trirenggo bekerja sama dengan Indosiar, SCTV, MNCTV, Kedaulatan Rakyat, JITV, Sorot Jogja, TVRI, Bernas Jogja, Tribun Jogja dll. dengan di publish media nasional diharapkan semakin menyemarakan kegiatan ini sehingga masyarakat semakin paham dan mengerti pentingnya kesehatan mata. Kalau bukan kita yang memulai hidup sehat lalu siapa lagi?

Kegiatan PKPR di sekolàh SMP/MTs dan SMA/ SMK di wilayah kerja UPT Puskesmas Bantul 1

Pada tahun ini, UPT Puskesmas Bantul 1 mengadakan PKPR di seluruh SMP/MTs dan SMA/SMK di wilayah kerja UPT Puskesmas Bantul 1 yang dimulai pada bulan September 2017 untuk sekolah SMP /MTs yang berjumlah 6 sekolah. Dan pada bulan Oktober 20017 dilaksanakan di 5 sekolah SMA/SMK.

PKPR merupakan pelayanan kesehatan peduli remaja. Materi yang disampaikan pada saat kegiatan PKPR meliputi Kespro dan Pernikahan Dini, Kenakalan remaja dan Napza, serta PMS dan HIV AIDS.

penyuluhan PKPR di SMA N 1 Bantul

PKPR di selenggarakan di setiap sekolah jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK. PKPR bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja melalui peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku tentang kesehatan remaja.

 

Peningkatan Kapasitas SDM Puskesmas Bantul I

Pada hari ini, kamis 13 oktober 2016 dilaksanakan peningkatan Kapasitas SDM Pegawai Puskesmas Bantul I. Acara dilaksanakan mulai pukul 11.30 WIB dengan materi sosialisasi perbup no 45 tahun 2016

Sosialisasi dilaksanakan oleh ibu Endah Wahyuni SKM Mkes dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

img-20161013-wa0003

 

img-20161013-wa0002

 

Sehubungan dengan ditetapkannya Puskesmas sebagai PPK BLUD maka telah terbit Perbup no 03 tahun 2016 tentang Tarif Layanan BLUD Puskesmas yang telah disempurnakan dengan Perbup no 45 tahun 2016 tentang Perubahan atas Perbup no 03 tahun 2016 yang dipergunakan sebagai acuan dalam pemungutan tarif layanan kesehatan dan layanan pendidikan di Puskesmas.

 

Penyuluhan Kesehatan di dusun Pepe Pasutan Trirenggo Bantul

Dalam rangka upaya promotif, Puskesmas Bantul I melaksanakan Penyuluhan Kesehatan di dusun Pepe Pasutan Rt 04 Trirenggo Bantul.  Penyuluhan dilaksanakan bersamaan dengan pertemuan bapak bapak RT 04 pada hari sabtu tanggal 9 mei 2016 di rumah Bapak RT.

Pada penyuluhan tersebut di sampaikan mengenai Diare, DBD, Leptospirosis dan PHBS RT, serta diskusi tentang yang telah disampaikan dan juga penyampaian harapan dari masyarakat mengenai pelayanan puskesmas.

IMG-20160509-WA0001 IMG-20160509-WA0005  IMG-20160509-WA0002

Dengan adanya penyuluhan kesehatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menurunkan angka kesakitan penyakit tersebut.

Senam Bersama Anggota prolanis

Prolanis yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bertujuan untuk mendorong peserta penyandang penyakit konis mencapai kualitas hidup opimal.

Prolanis meliputi berbagai hal, antara lain konsultasi medis, edukasi, reminder melalui sms gateway serta home visit, juga senam prolanis.

Puskesmas Bantul I juga melaksanakan Senam untuk anggota Prolanis yang sudah trdaftar. Senam prolanis ini dilaksanakan sebulan sekali.

 

Senam bersama anggota prolanis

Senam bersama anggota prolanis

IMG-20160602-WA0012 IMG-20160602-WA0010 IMG-20160602-WA0011

Bagi penderita HT dan DM peserta BPJS Kesehatan di Wilayah Puskesmas Bantul I yang belum bergabung dengan Prolanis Puskesmas Bantul I, silahkan bergabung dengan kami. Terimakasih……..

Seminar Pengaruh Teraphi Musik terhadap simulasi otak untuk mencetak bayi genius dan Launching Ruang Teraphi Musik

IMG-20160222-WA0001

 

Terapi musik untuk janin dalam kandungan dapat merangsang otak janin untuk berkembang makskmal. Puskesmas Bantul I berinovasi mengadakan seminar pengaruh terapi musik terhadap simulasi otak untuk mencetak bayi genius dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, drg. Maya Sintowati P,MM dan dr. Imam Marzuqi,Sp.Ked.Fis.Reh.Seminar ini gratis untuk 75 orang ibu hamil di wilayah Puskesmas Bantul I. Seminar ini telah dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2016 bertempat di aula Puskesmas Bantul I.

IMG-20160224-WA0009

IMG-20160224-WA0020

IMG-20160224-WA0022

Setelah selesai seminar dilanjutkan peresmian ruang terapi musik dk Puskesmas Bantul I oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Bantul, bapak dr. T.Bintarta Heru SantosaM.Kes

IMG-20160224-WA0015

Ruang teraphi musik dibuka setiap hari untuk ibu hamil, tanpa dipungut biaya.

Workshop penjaringan TBC di wilayah Puskesmas Bantul I

Penemuan TBC merupakan salah satu kegiatan dalam program unggulan Kabupaten Bantul yaitu prgram DB4MK plus. DB4MK merupakan Desa Bebas Masalah Kesehatan (kematian ibu, kematian bayi, gizi buruk, DBD) plus penemuan TBC.

IMG-20160222-WA0005

Dalam rangka peningkatan penemuan TBC maka diadakan penjaringan TB di wilayah Puskesamas Bantul I. Sebelum dilaksanakan penjaringan TB di dusun – dusun maka diadakan Worshop TB pada kader kesehatan di aula Puskesmas Bantul I pada hari rabu, 18 Februari 2016 mulai pukul 08.30 WIB.

Acara di mulai dengan berdoa  dilanjutkan materi tentang TBC oleh dr. Susamtoro. Kemudian dilanjutkan pemaparan rencana penyuluhan dan penjaringan TBC di 6 dusun wilayah Puskesmas Bantul I untuk meningkatkan penemuan TBC di wilayah Puskesmas Bantul I. Adanya anggapan batuk merupakan penyakit yang tidak berbahaya sehingga untuk pengobatannya terkadang dengan obat tradisional. Batuk lebih dari 2 minggu perlu periksa sputum BTA, sehingga bisa diketahui adanya bakteri mycro bacterium tuberculosis.

Acara ditutup dengan berdoa.

Pembinaan dokter kecil di wilayah Puskesmas Bantul I

IMG-20160218-WA0004Dalam rangka mengembangkan Usaha Kesehatan Sekolah dan meningkatkan penetahuan serta ketrampilan dokter kecil sebagai kader kesehatan di lingkungan sekolahnya, maka diadakan pembinaan dokter kecil.

Acara pembinaan dokter kecil dilaksanakan pada hari selasa, tanggal 17 Februari 2016 bertempat di Aula Puskesmas Bantul I mulai jam 09.00 WIB sampai selesai.

Acara diikuti 28 dokter kecil yang merupakan dokter kecil di masing-masing sekolahnya. Masing-masing SD mengirimkan 2 orang dokter kecil.

Acara di mulai dengan berdoa diteruskan sambutan Kepala Puskesmas Bantul I, ibu Haryati,S.SiT. Beliau mengemukakan terimakasih atas keikutsertaan dokter kecil pada acara pembinaan dokter kecil, beliau berharap dokter kecil dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan di sekolahnya masing-masing.

Acara dilanjutkan dengan pemberian materi  :

1. Pencegahan dan pengobatan penyakit menular

2. Kesehatan lingkungan

3. Gizi pada anak sekolah

4. Kesehatan reproduksi

5. PHBS

6. NAPZA dan bahaya merokok

7. Pertolongan pertama pada kecelakaan

8. Kesehatan gigi dan mulut

Acara diakhiri dengan berdoa.

 

 

 

Sosialisasi Prolanis Puskesmas Bantul I

Sosialisasi prolanis di Aula Puskesmas Bantul I

Sosialisasi prolanis di Aula Puskesmas Bantul I

Prolanis merupakan kepanjangan dari program pengelolaan penyakit kronis. Sedangkan definisi prolanis adalah suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Peserta, Fasilitas Kesehatan dan BPJS kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.

Sedangkan tujuan prolanis adalah mendorong peserta penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidup optimal sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi penyakit.

Sasaran dari prolanis inj adalah seluruh peserta BPJS Kesehatan penyandang penyakit kronis (Diabetes Mellitus tipe 2 dan Hipertensi)

Benyuk pelaksanaan prolanis meliputi :

1. Aktifitas konsultasi medis/edukasi

2. Home Visit

3. Reminder

4. Aktifitas klub dan pemantauan status kesehatan

Pada hari sabtu, 13 Februari 2016 mulai pukul 08.30 WIB bertempat di aula Puskesmas Bantul I dilakukan Sosialisasi Prolanis pada peserta BPJS penderita Diabetes Melitus tipe 2 dan Hipertensi di wilayah Puskesmas Bantul I. Pada acara tersebut disampaikan mengenai Prolanis oleh Yanuar Rinawati,A.Md.Keb. Kemudian dilanjutkan dengan materi Penyakit Kronis oleh dr. Alfitri Yuni Astuti Achmad. Serta tanya jawab

Para peserta yang mengkuti kegiatan Sosialisasi Prolanis tersebut setuju membentuk klub Prolanis dan bersedia menjadi anggota Prolanis dengan mengisi formulir kepesertaan anggota Prolanis.

Acara ditutup dengan berdoa.

Tips Merawat Kesehatan Kulit

 
Dalam kecantikan merawat kesehatan kulit adalah hal mutlak dilakukan terutama untuk kaum hawa. Nah untuk ini berikut beberapa tips yang dapat membantu kamu dalam merawat kesehatan terutama dalam kulit. Diambil dari berbagai sumber yang terpercaya…
Sebelumnya kamu mengetahui jenis kulit kamu…. terutama wajah

Permaslahan pada wajah pun tergandung dengan jenis kulitnya. Ada yang berminyak, dengan ciri-ciri keluarnya minyak terus-menerus pada wajah di sekitar dahi, hidung, dagu (istilah daerah “T”), dan pipi di bagian bawah tulang pipi. Pada umumnya, kulit wajah jenis ini mudah ditumbuhi jerawat.

Untuk tips kesehatan tipe ini, maka buah mentimun dapat membantu mengatasinya. Buah ini berkhasiat menghaluskan dan melemaskan kulit, membantu meringankan pori-pori, serta mengeluarkan kotoran dari kulit. Dengan demikian timbulnya jerawat pun dapat dicegah. Selain mentimun, buah tomat juga dapat membantu mengembalikan keseimbangan minyak pada kulit berminyak, sehingga wajah selalu segar dan alami.

Jenis kulit wajah yang kedua adalah jenis kulit kering. Biasanya kulit terlihat kusam atau tidak mengilap, kadang terasa menegang (tertarik), bersisik, dan terasa gatal. Keadaan pori-pori kuit sering tampak layu dan kasar, serta keriput, sehingga terlihat lebih tua dari umur sebenarnya. Buah yang baik untuk dikonsumsi bagi kulit wajah jenis ini dalah wortel*. Vitamin A dalam wortel diperlukan untuk pemeliharaan jaringan epitel (Jaringan yang ada dipermukaan kulit). Pada wortel juga terdapat karoten yang berfungsi menjaga kelembapan kulit, memperlambat timbulnya kerutan pada wajah, dan membuat wajah tampak selalu berseri. Selain itu, buah nanas juga dapat menjadi alternatif Anda. dalam kesehatan, buah ini mengandung zat yang berfungsi meringkaskan pori-pori sehingga kulit tampak halus.

Lain lagi halnya dengan jenis kulit normal. Di antara dua jenis kulit tadi, yang paling ideal adalah jenis kulit normal. Kulit jenis ini tidak berminyak dan juga tidak kering. Selain itu, teksturnya halus dan jika disentuh terasa lembut. Untuk kesehatan kulit wajah jenis ini, buah alpukat dapat menjadi pilihan Anda. Masker alpukat dapat membantu merawat jenis kulit wajah normal. Sebab, kadar lemaknya yang tinggi dapat melembapkan kulit dan melindungi kulit dari pengaruh sinar matahari

Menjaga Kesehatan Kulit berdasarkan Umur

Lindungi kulit di usia 20-an
Usia 20-an adalah saat di mana kulit dalam kondisi paling bagus. Kelenjar sebum terkontrol karena hormon androgen di usia ini memang seimbang. Lapisan epidermis yang fungsinya menahan air juga sangat baik sehingga kulit terlihat kenyal.

Inilah waktu paling tepat untuk merawat kulit dan mencari produk yang paling sesuai. Perawatan kulit tepat di awal usia 20-am bermanfaat untuk mempertahankan keindahan dan kesehatan kulit di kemudian hari. Biasanya di usia ini kulit belum memiliki masalah kronis. Jadi, perawatan kulit umumnya fokus pada perlindungan kulit dari berbagai gangguan.

Nah, untuk merawat kulit di usia 20-an, gunakan jenis produk yang ringan, misalnya pembersih wajah yang lembut. Meski lembut, pastikan pembersih tersebut juga mampu mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati sekaligus melembapkan. Untuk memaksimalkan kebersihan kulit wajah, pilih toner yang berfungsi mencerahkan wajah dan menyeimbangkan kembali pH kulit.

Sementara, untuk kesehatan kulit sensitif dan berminyak, pilih toner yang bisa mengobati dan menenangkan kulit teriritasi, mengatur kadar minyak, serta mencegah terjadinya kerusakan kulit. Agar kulit muda tetap terjaga, pilih produk yang mengandung kolagen dan elastin. Untuk pelembap, pilih yang berbahan dasar air dan mengandung tabir surya SPF 15 agar kulit terhindar dari efek radiasi sinar matahari.

Selain didukung produk kecantikan, jumlah kolagen dalam kulit juga bisa ditingkatkan dengan mengasup sayur dan buah. Sebaiknya tingkatkan asupan sayur dan buah yang mengandung vitamin C dan E. Makanan kaya vitamin C dan E di antaranya jeruk, jambu biji, mangga, brokoli. Pada usia ini, sebaiknya hindari melakukan peeling dengan penggunaan bahan kimia. Kalaupun ingin mencoba peeling, sebaiknya gunakan bahan alami seperti mengaplikasikan canpuran yogurt dan bubur gandum supaya bagus dalam kesehatan.

Waspadai penuaan dini pada usia 30-an
Penuaan dini menjadi masalah umum yang kerap terjadi pada kulit di usia 30-an. Produksi kolagen secara alami mulai menurun. Akibatnya, kulit mulai berkeriput halus dan mengendur karena tak lagi elastis.

Paparan sinar matahari menjadi penyebab utama masalah kesehatan penuaan dini, di luar faktor lain seperti stres atau kebiasaan tak sehat, misalnya merokok atau mengonsumsi alkohol. Namun, di antara berbagai penyebab, sinar matahari punya kontribusi besar terhadap penuaan kulit. Sinar matahari memperburuk kondisi dermis. Di dalam lapisan dermis inilah terdapat elastin dan kolagen. Sinar matahari bisa menyebabkan serabut elastin dan kolagen rusak sehingga memicu penuaan dini.

Ciri-ciri penuaan dini antara lain, muncul kerutan di ujung mata, timbul flek hitam, dan kulit bertambah kering karena epidermis rusak, sehingga tidak bisa menahan air yang banyak menguap.

Untuk merawat kulit usia 30-an, gunakan pembersih, pelembap, dan tabir surya sebagai perawatan kulit harian. Konsumsi juga makanan yang mengandung antioksidan seperti vitamin A, B, C dan E. Vitamin ini dan berbagai antioksidan yang kuat akan membantu kulit dari serangan radikal bebas dan membantu perbaikan kulit secara alami. Dengan begitu, kulit tetap sehat dan lembap.

Ketika memilih produk kesehatan perawatan kulit, sebaiknya pilih produk mengandung Polyhydroxy acid (PHAs). Kandungan PHAs dapat membantu terbentuknya sel kulit baru dan meningkatkan kelembutan kulit. Selain juga mencerahkan kulit sehingga tampak lebih muda.

Usia 30-an membutuhkan perawatan ekstra untuk kulit. Di antaranya melakukan perawatan mikrodermabrasi di klinik kecantikan. Mikrodermabrasi merupakan tindakan abrasi atau pengelupasan kulit menggunakan alat khusus dengan bahan utama kristal halus atau bubuk organik. Selain melakukan tindakan abrasi di klinik, Anda juga bisa melakukannya di rumah dengan menggunakan krim khusus. Perawatan ini bertujuan menghilangkan racun dan sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit.

Perawatan Kulit Sehari-hari

1. Jangan lupa untuk membersihkan muka, seperti mencuci muka sesuai dengan jenis kulit. Jika kulit berminyak pakailah yang mengandung almond dan alpukat, sedangkan jenis kulit kering pakailah sabun yang mengandung madu agar kulit terlihat lembab, dan jika jenis normal bisa gunakan kandungan teh atau greentea. Jika sabun pencuci muka mengandung jenis scrub, jangan dipakai tiap hari tetapi pakailah seminggu 2 kali karena kulit akan cepat menjadi kering dan terjadi iritasi. Lakukan cuci muka setiap hari minimal 2 kali sehari. Dengan mencuci muka kulit akan terhindar dari jerawat dan kulit akan lebih segar dan kenyal.

2. Langkah kedua adalah jangan lupa untuk mandi minimal 2 kali sehari, lakukan dengan keseluruhan badan, termasuk pundak belakang, bagian leher baik daerah belakang dan depan, serta daerah selangkangan dan sampai kebagian ujung kaki dan jari-jari.
Mungkin seringkali kita lupa pada saat mandi kita cepat-cepat menyelesaikan mandi kita dan terburu-buru tanpa memperhatikan bagian-bagian tubuh yang harus kita bersihkan, padahal saat-saat mandi itulah kita dapat membersihkan total keseluruhan badan kita, bahkan pada saat mandi dengan aromatherapy, kita bisa menghilangkan kepenatan dan tubuh serta pikiran kita menjadi relaks.Terlebih lagi seharian kita berkeringat dan tubuh menjadi kotor walaupun tidak terlihat.

3. Langkah ketiga jangan lupa jika anda berpergian keluar ruangan baik dikantor atau dilapangan, jangan lupa untuk memakai sunblock protective supaya kulit tidak terbakar dan menjadi menjadi hitam serta kering. Sedangkan jika diruangan ber AC jangan lupa pakailah pelembab atau lotion menghindari kekeringan sehingga kulit cepat untuk keriput karena kering.

4. Yang terakhir jangan lupa memperhatikan makanan dan minuman untuk kesehatan yang dikomsumsi tiap-tiap hari, bergizi dan berserat tinggi serta mengandung cairan dan mineral.

Jika ingin mendapatakan kulit indah, cantik dan menawan, berikut tips:

1. Bersihkanlah wajah secara hati-hati dengan pembersih di waktu pagi, siang dan sore hari. Karena kulit yang bersih maka lebih tahan atau kebal terhadap jerawat dan bintik-bintik.

2. Bersihkan sisa-sisa tata rias yang masih melekat di muka atau di kulit dengan toner, yang dapat menjadikan kulit terasa segar kembali.

3. Lalu di ikuti dengan pemakaian pelembab yang cocok di kulit untuk melembutkan dan melindungi kulit, serta mencegah dehidrasi.

4. Pakailah krim malam (krim khusus malam hari) untuk menutrisi dan memperbaiki kulit ketika kita tidur.

5. Dan untuk perawatan khusus, gunakanlah scrub dan masker sekali atau dua kali dalam seminggu, itu berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dari rutinitas harian kita.

Ya itulah berbagai tips kesehatan dalam merawat kulit, semoga membantu…