1. Visi-Misi Puskesmas

1. Visi :
Menjadikan UPT Puskesmas Bantul 1 Pilihan Pertama untuk Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
2. Misi :
– Mengembangkan pelayanan kesehatan yang meliputi kegiatan promotif, preventif dan rehabilitatif
– Mengembangkan pelayanan kesehatan yang adil, merata dan menjangkau semua lapisan masyarakat
– Meningkatkan pelayanan kesehatan yang profesional
– Meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai

2. Prestasi

Inovasi Puskesmas Bantul I
a. Brain boster (Stimulasi auditori Pemenuhan Nutrisi Pengungkit Otak)
Kegiatan ini dimulai tahun 2016 dengan dilakukannya penjaringan aspirasi kepada masyarakat ibu hamil. Kemudian dilakukan seminar dan launching oleh Kepala Dinas Kesehatan Bantul, dan dihadiri dengan pihak terkait dan lintas sektoral.
Selanjutnya dilakukan pelayanan setiap hari senin, rabu, jumat, jadwal ini disesuaikan dengan jadwal kunjungan ibu hamil. Dalam keberlanjutannya dilakukan evaluasi dan monitoring kunjungan ibu hamil yang dilakukan koordinator KIA dan penanggung jawab pelayanan UPT Puskesmas Bantul 1.


b. Dus Saji
Dalam upaya peningkatan kesehatan jiwa di wilayah UPT puskesmas Bantul 1 telah dilakukan kerjasama antara Universitas Gadjah Mada dan RSUP dr. Sardjito dengan UPT puskesmas Bantul 1 yang kebetulan memiliki jumlah pasien dengan gangguan jiwa yang cukup banyak dibandingkan dengan daerah lain. Jumlah penderita jiwa yang didata tahun 2016 sebanyak 171 pasien yg berasal dari desa Trirenggo, Palbapang dan Luar wilayah. Ada salah satu dusun di wilayah UPT puskesmas Bantul 1 yang memiliki jumlah pasien skizofren (gangguan jiwa berat) cukup banyak, yakni dusun Ngringinan. Di dusun Ngringinan ini, jumlah pasien skizofren ada 13 orang, belum termasuk gangguan jiwa ringan lainnya.
Dalam pelaksanaan Inovasi Pelayanan Publik ini kami melibatkan pasien, keluarga pasien, tokoh masyarakat, kader posyandu, kepala dusun, warga dusun, lintas sector seperti kepolisian, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, RSUP dr. Sardjito, RS Ghrasia, RSUD Panembahan Senopati sebagai rumah sakit rujukan kasus jiwa. Bagi masyarakat di dusun yang terlibat bersama-sama merumuskan dan mengembangkan inovasi ini untuk diskusi secara teratur selama pelaksanaan inisiatif dusun sehat jiwa dengan puskesmas mengadakan analisa masalah dan membahas solusi yang tepat dalam menyelesaikan masalah terkait kesehatan jiwa dan mensukseskan kegiatan ini.

3. Akreditasi

UPT Puskesmas sudah terakreditasi UTAMA sejak tahun 2016

4. Izin operasional Puskesmas

No izin Operasional Puskesmas : 0002/DP/210/IX/2015