Dampak Erupsi Gunung Kelud

pasien antri menunggu panggilanGunung Kelud di Kediri Jawa Timur, Kamis (13/2/2014) malam sekitar pikul 22.30, mengalami erupsi dasyat. Tidak saja memberikan dampak kepada warga di wilayah Kediri, Blitar dan sekitarnya, juga memberikan dampak bagi daerah yang sangat jauh lokasinya seperti Solo dan Yogyakarta. Abu Vulkanik akibat letusan Gunung Kelud tersebut turun dan “manghujani” wilayah Yogyakarta Jumat (13/2/2014) pukul 04.30 subuh. Hal tersebut membuat udara di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sangat buruk dan tidak baik untuk kesehatan manusia.
Menanggapi adanya hujan abu yang terjadi cukup lebat dan memberikan efek yang dahsyat bagi aktifitas warga di wilayah DIY, Gubernur menetapkan status darurat bencana akibat hujan abu erupsi Gunung Kelud bagi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal itu ditanggapi oleh jajaran di Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul termasuk Puskesmas Dlingo I dengan membagikan masker kepada pengunjung puskesmas.
Stok masker sempat habis di hari Jumat (13/02/2014) sehingga mengakibatkan aktivitas pembagian masker sedikit terganggu. Namun sehari sesudahnya pembagian masker kembali berjalan normal setelah mendapatkan kiriman masker dari Gudang Farmasi Kabupaten Bantul. Hingga sekarang pembagian masker tersebut masih terus dilakukan baik bagi pengunjung yang meminta maupun yang tidak meminta.
Namun pembagian masker tersebut hanya bagi pengunjung puskesmas dan tidak menerima permintaan untuk teman atau anggota keluarga yang tidak berkunjung. Hal ini disebabkan stok masker yang ada tidak sepadan dengan seluruh jumlah masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Dlingo I. Meski demikian jika ada instansi seperti sekolahan atau instansi pemerintah lainnya meminta masker akan tetap dilayani meski tidak bisa maksimal dalam memberikan masker seperti permintaan.
“Setelah kami berkonsultasi denga Gudang Farmasi Kabupaten Bantul, masker yang dibagikan diprioritaskan bagi pengunjung puskesmas dan pegawai puskesmas.” Terang Sri Astuti petugas obat Puskesmas Dlingo I.(iaf)

Categories: Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *