Di Kampus apa, di Puskemas bagaimana ???

Rabu & Kamis 28-29 November 2012 selama dua hari berturut-turut, Bagian Pendidikan Puskesmas Kasihan II mengadakan pembekalan Mahasiswa Co Ners PSIK UMY di Aula Puskesmas Kasihan II dengan metode Tutorial diselingi tanya jawab. Pembekalan ini sebagai bentuk kerjasama antara mahasiswa yang sedang dalam stase komunitas dengan Puskesmas Kasihan II guna mencapai keselarasan antara teori yang didapat di kampus dengan kondisi dilapangan baik program pokok maupun program pengembangan. Pre Test dan Post Test digunakan sebagai tolok ukur mahasiswa dalam memahami program di Puskesmas.

Pembekalan di mulai dari jam 09.00 – 13.30 Wib, dengan materi antara lain:

Tanpa REMUNERASI dan SERTIFIKASI kita layani PGRI SEPENUH HATI

WALAU HANYA ADA SATU HARI LIBUR DALAM SEMINGGU KAMI TETAP BERSATU DI HARI MINGGU UNTUK MELAYANI GURU

Sebagai bentuk pelayanan lintas sektoral  dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekitar Tim P3K Puskesmas Kasihan II bersama Tim Puskesmas Kasihan I, Rumah Sakit P Senopati Bantul dan PMI Bantul secara bersama-sama berpartisipasi pada acara Jalan Sehat dalam rangka hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini   di pusatkan di lapangan Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul merupakan wilayah kerja Puskesmas Kasihan I. Jalan Sehat dilaksanakan  pada hari Minggu 25 November Jam 06.30 s.d 11.00 Wib mengelilingi wilayah Kasihan yang cukup asri dan sejuk dengan medan naik turun yang cukup bersahabat.   Rute Jalan sehat mengambil start  dari Lapangan Sembungan menuju Kembaran kemudian Diklat Gunung Sempu dan finish kembali ke Lapangan Sembungan.

Peserta kurang lebih sebanyak 7.000 orang yang terdiri dari guru-guru Taman kanak-kanak sampai SMU di wilayah Kabupaten Bantul. Dalam P3K kali ini terdapat 3 kasus yang harus kami beri pertolongan pertama, semuanya ibu guru dengan masalah kesehatan Astma Bronchiale, Arthritis Rematoid dan Ibu Hamil pada Trimester I. Beruntung ibu Guru yang mengandung pada usia kehamilan di Trimester I segera kami evakuasi dari barisan demi mencegah hal – hal yang tidak diinginkan. Pasien ini  ditemukan ketika kami menyusuri rute, beliau dalam posisi terduduk dan nampak kelelahan. Rupanya ibu guru ini belum cukup informasi untuk menejemen kehamilan di bulan bulan pertama kehamilan.(itis)

DEMIKIANLAH HARI LIBUR KAMI YANG HANYA ADA 1 HARI DALAM SETIAP MINGGUNYA KAMI ISI DENGAN MELAYANI SEPENUH HATI WALAU TANPA SERTIFIKASI MAUPUN REMUNERASI.

 

Organisasi yang sukses mensejahterakan warganyaS

Ibu guru yang perlu di tandu tapi tak mau…..di jaga tiga kru……asma kambuh bu…..?

ibu Hamil ini nekad juga ikut jalan sehat di Trimestepertama Kehamilan….tawanya pecah setelah ketemu sesama rekan guru yang rematiknya kambuh di Ambulance

 

Ka Pusk dan Ka TU Puskesmas Kasihan II Ikuti Stand Up Comedy

Sabtu, 24 Nopember 2012 bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul seluruh jajaran kesehatan Kabupaten Bantul mengikuti Festifal Bantul Sehat yang merupakan salah satu  dari rangkaian kegiatan di dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 48. Kegiatan Festival Bantul Sehat yang dihadiri oleh Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati bertemakan “BANTUL LEBIH SEGAR DAN NYAMAN TANPA ASAP ROKOK”.

Salah satu dari sekian banyak acara dalam kegiatan tersebut  adalah diadakannya lomba stand up comedy yang terbuka untuk umum.

Puskesmas Kasihan II dalam hal ini tidak tanggung-tanggung karena mengirimkan 2 wakilnya sekaligus. Hasil penilaian dari dewan yuri memutuskan Ka Pusk memperoleh Juara Harapan I dan Ka Tu memperoleh Juara II. Selamat untuk keduanya semoga semangat di dalam mengikuti Stand Up akan terbawa terus di dalam memimpin Puskesmas Kasihan II.

 

Dua Tips Berhenti Merokok ala Ka TU Puskesmas Kasihan II

Orang yang baru kenal dengan rokok awalnya seperti anak muda yang sedang jatuh cinta. Hati kecilnya berkata :

“Ketika aku Memandangmu…aku takut untuk Menyentuhmu”

“Ketika aku Menyentuhmu…aku takut Menciummu”

“Ketika aku Menciummu…aku takut Menghisapmu”

“Ketika aku Menghisapmu…aku takut Mencintaimu”

“Ketika aku Mencintaimu…aku takut Kehilanganmu”

Begitulah…orang bisa menjadi sangat cintanya pada rokok, sampai-sampai mereka rela seharian tidak makan asal tetap bisa merokok.

Untuk mengatasi kecintaan pada rokok atau perilaku merokok, Ka TU Puskesmas Kasihan II punya 2 Tips ampuh yang Insya Alloh akan mampu menghentikan aktivitas merokok.

  1. Merokok yang sehat ala makan pisang

Apabila kita makan pisang tentu saja setelah kita kupas salah satu ujungnya, maka yang kita masukkan ke dalam mulut terlebih dahulu adalah yang telah dikupas…..cobalah pula rokok yang telah disulut ujungnya, maka ujung itu pula yang dimasukkan terlebih dahulu ke dalam mulut, maka dijamin seketika itu juga akan menghentikan aktivitas merokoknya.

 

  1. Menyisihkan 2 waktu untuk tidak merokok

Orang biasanya hampir setiap waktu senantiasa merokok. Ketika bangun tidur, sehabis makan, kumpul dengan orang lain, sambil melakukan pekerjaan…dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak waktu yang dihabiskan untuk merokok ini, cukup menyisihkan 2 waktu saja untuk tidak merokok. Kapan…????

Jawabannya adalah :

  1. Sekarang
  2. Selamanya

Katakan pada ROKOK : “Lupakan Kita Pernah Bersama”….dan….”Memang Kita Takkan Menyatu” (Cakra/Harus Terpisah)

Selamat mencoba…semoga berhasil(siluy)

 

Program P2 DBD – Hasil signifikan PJB dengan PSN terpadu dan fokus

Jumat , 09 November 2012. Pemantauan Jentik  Berkala (PJB) di Dusun Sonosewu Desa Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Kegiatan ini sebagai kelanjutan pemantauan jentik satu minggu yang lalu mengingat Angka Bebas  Jentik baru mencapai kisaran 62 %. PJB start pukul 07.15 dengan sebelumnya berkumpul di rumah salah satu RT di wilayah Sonosewu. Acara di mulai dengan pembagian Tugas dan Tim oleh ketua Jumantik Desa. Selanjutnya Tim menuju lokasi masing masing yaitu RT 02, 03 dan 12.  PJB melibatkan petugas dari Kecamatan Kasihan, Babinsa Koramil Kasihan, Petugas Puskesmas,  Kepala Desa & Kepala Urusan Kesejahteraan Desa Ngestiharjo, Ketua PKK Desa, Kader dan Tokoh Masyarakat.

Selama 3 jam berputar putar di tiga wilayahRT tepat jam 10.30 semua Tim segera berkumpul kembali di Pos semula. Selanjutnya hasil di rekapitulasi kemudian dilakukan pencatatan dan pelaporan. Pelaksanaan PJB memantau sebanyak 66 rumah 4 dintaranya masih Positiv terdapat jentik. Terdapat peningkatan Angka Bebas Jentik (ABJ) yang sangat signifikan dari 62 % ke angka 93,4% demikian disampaikan Penanggung jawab program DBD Puskesmas Kasihan II Mariyanto, SST.

Dengan tidak membuang kesempatan agar tercapai visi dan misi yang sama dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat disampaikan beberapa informasi dan sambutan antara antara lain :

1. Kepala Desa, ibu Ony Oktavani menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama semua lapisan masyarakat bukan hanya untuk dusun Sonosewu tetapi untuk semua warga diharapkan bisa dilaksanakan secara mandiri.Program ini merupakan program lanjutan PKK yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa  tahun 2011 dan tetap dilanjutkan pada tahun 2012 dan masa yang akan datang karena terbukti efektif.Hasil PJB terpadu hari ini Lansia dengan masalah kesehatan dan kesejahteraan di kunjungi 4 orang Lansia masing masing dengan penyakit Stroke dan penyakit multiple. Untuk kasus Gizi Buruk dan ibu Hamil Risiko Tinggi tidak ada kasus dan untuk pasien gangguan jiwa di kunjungi 1 kasus.Selanjutnya dihimbau pula untuk mitigasi bencana banjir, tanah longsor maupun angin rebut menjelang musim penghujan ini. Daerah rawan bencana agar segera mempersiapkan diri dengan membentuk Tim Mitigasi Bencana tingkat Dusun.

 2. Kepala Puskesmas Kasihan II, Bpk Eko Budi Santoso, SST.,M.Kes. dalam sambutanya bahwa musim penghujan telah datang. Kewaspadaan DBD perlu ditingkatkan karena udara mulai panas dan banyak air menggenang dimana nyamuk akan sangat mudah berkembang biak pada kondisi demikian. Hali ini terbukti dengan mulai ada laporan 1 kasus Keterangan Diagnose Rumah Sakit (KDRS) DBD yang masuk di Puskesmas pada minggu ke II bulan November.

 3. Penanggung jawab Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Kasihan II, Siti Muyani, Amd.Kep. menyampaikan dengan adanya Integrasi Program Kesehatan Jiwa dalam Program PJB ini sangat membantu terdeteksinya secara cepat adanya masalah kesehatan jiwa baik bagi yang telah sakit maupun berisiko dan ditangani secara terpadu sehingga masalah-masalah yang lebih berat dapat dicegah. Patut disyukuri bahwa diwilayah Puskesmas ksihan II tidak ditemukan kasus pasung dan hal ini patut dipertahankan yang tentu membutuhkan dukungan semua lapisan masyarakat dan berbagai pihak.

4.Kepala urusan Kesejahteraan Rakyat Desa Ngestiharjo bapak Ahmad Siradjuddin menyampaikan dalam pertemuan Asosiasi Kesehatan Jiwa yang dikuti beberapa waktu lalu  Program Kesehatan Jiwa merupakan salah satu Program yang tidak tersentuh oleh masyarakat. Untuk itu Pemerintah Desa Ngestiharjo dalam Program kerjanya memasukkan Kesehatan Jiwa sesuai  dalam Program Kerja Kesehatan Kabupaten bantu melalui Program Daerah Bebas Masalah Kesehatan (DB4MK) Plus Plus.

Waktu beranjak makin siang menjelang ibadah Jumat  acara segera di akhiri tepat jam 11.15 Wib.

Demikian pelaksanaan PJB terpadu diwilayah Desa Ngestiharjo sesuai dengan mottonya “Ngestiharjo Elok Gemilang”  dilaporkan tim SIK Puskesmas Kasihan II Tungu berita selanjutnya PJB di wilayah Desa Tirtonirmolo……  >_<(itis)

PJB dalam gambar

semangat Tim RT 02 dan 12 yang muda yang sepuh maju tak gentar…..

Dari pintu ke pintu dicaba tawarkan bebas jentik….

Waspada tempayan …walau ditutup tetep harus di selidiki…..awas intelijen jentik sedang mengintai

Sesulit dan sesempit apapun harus tetep di kuntit….nah lho ada tidak di belakang kulkas?

Mantan ibu Lurah yang telah menjadi kepala desa …..

Tetap semangat ya mbah…….

Rekapitulasi sedang berlangsung….segera laporkan! Siap!

Wartawan menghimpun berita…..

bagaimana pak Program pembinaan Kecamatan selanjutnya????

Bapak Kepala Puskesmas dan Bapak Ka Ur Kesra…kompak untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat

Mohon titip untuk Program Kesehatan Jiwa di masyarakat bapak ibu hadirin….terimakasih

 

 

Bersatunya Cucu- cucu yang lucu dengan Kakek Nenek di Posyandu

Dusun Jomegatan, Desa Ngestiharjo, Kasihan 07 November 2012. Beberapa Posyandu mengadakan Posyandu Balita dan Lansia dengan hari yang berbeda. Namun Di Dusun Jomegatan, salah satu wilayah  binaan Puskesmas kasihan II mampu menyandingkan pelaksanaan dalam waktu yang bersamaan. Perlu di syukuri  di dusun ini jumlah Kader melimpah dan setiap kader mempunyai tanggung jawab sesuai seksi masing-masing. Hal ini tentu sangat memperlancar kegiatan Posyandu.  Bravo Posyandu Dusun Jomegatan. (itis)

Sistem 5 meja di Posyandu Balita

Yang menimbang apa sudah semantap yang di timbang???

Pelayanan Ibu Kader Posyandu Lansia. Sudah seperti petugas profesional saja, seragamnya begitu cantik apa lagi yang memakai walau sudah sepuh cantiknya tidak luntur. Apa karena banyak kerja sosial sehingga inner beauty nya muncul???

Waspadai Kenaikan dan penurunan berat badan drastis ya ibu – ibu makanya harus ditimbang setiap bulan

Pendampingan Petugas Puskesmas di Posyandu, penanganan di tempat dan rujukan selanjutnya

Tak hanya ibu – ibu yang mengunjungi Posyandu, bapak -bapak masa kini pun tiada sungkan menimbang putri tersayang di Posyandu

Siapa bilang Posyandu hanya untuk kelompok masyarakat kelas bawah? di Jomegatan Posyandu adalah  milik dan melayani seluruh lapisan masyarakat.

 

Rahasia dari semangat yang ada pada ibu- ibu kader adalah dukungan moral Ibu Kepala Dusun dengan selalu memdampingi  Kegiatan Posyandu.

Jadilah Posyandu yang selalu dirindu……….(itis)

 

 

 

Pertemuan Koordinasi Program Upaya Kesehatan Kerja

Kasihan 07 November 2012, Pertemuan Koordinasi Program Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Dinas Kesehatan Bantul beserta seluruh Programer UKK diadakan di Puskesmas Kasihan II hari ini Rabu, 07 November 2012. Acara berlangsung dari jam 09.00 hingga 13.00 Wib.

Dalam pertemuan tersebut dipaparkan Kegiatan UKK yang disampaikan oleh Puskesmas Kasihan II, Puskesmas Sanden dan Puskesmas Srandakan.Program UKK merupakan salah satu program pengembangan yang ada di puskesmas. Dalam pelaksanaannya terdapat  kendala pokok yakni :

  • Program belum diminati oleh penanggung jawab perusahaan sektor informal.
  • Kegiatan kurang berkelanjutan, hal ini  menyebabkan Kelompok UKK yang telah dibentuk kemudian macet atau tidak ada kelanjutan kegiatan.

Untuk mengatasi permasalahan yang ada direncanakan beberapa kegiatan antara lain :

  • Pendataan Pekerja Sektor Informal
  • Sosialisasi dan Advokasi Program pada pertemuan Lntas Sektor baik tingkat Kabupaten maupun tingkat puskesmas.
  • Pembentukan Kader UKK
  • Sosialisasi kepada penanggung jawab perusahaan sektor informal dalam penyediaan Alat Perlindungan Diri (Handscoon, Masker, Topi, Sepatu, Scort, Wearpack)
  • Pengadaan UKK Kit berupa Tensimeter, Stetoskop dll

Demikian hasil pertemuan Program UKK yang di gawangi Tim Dinas Kesehatan Ibu Sri Sudewi, SST. Bapak Aldi Pradana, SKM. dan Dina Andriati, SKM(itis)

 

Pelaksanaan BIAS

Sabtu, 3 November 2012. Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2012 telah dimulai sejak tanggal 1 November 2012. Hari ini BIAS dilaksanakan di SD Winongo.

Siswa yang diimunisasi di SD Winongo sejumlah 94 anak.

Berbagai ekspresi ditemui, siswa kelas 1 dan 2 cenderung lebih menerima namun semakin tinggi kelas malah lebih heboh. Sejumlah siswa kelas 3 dan 4 baik laki -laki maupun perempuan menangis tersedu-sedu.(itis)

 

Hasil PSN

Jumat 02 November 2012 Setelah PSN  4 bulan yang lalu, hari ini Puskesmas Kasihan II bersama  PKK, Kader, Kepala Dusun Sonosewu dan Pemerintah Desa  Ngestiharjo di wilayah Dusun Sonosewu Rt 02, 03 dan 12 sampai dengan pukul 11.15 menurut informasi dari Petugas Penanggung Jawab Program Demam Berdarah Puskesmas Kasihan II Mariyanto, SST  di dapatkan hasil :

1. Rumah yang di periksa 62 rumah

2. Rumah Bebas Jentik   39 Rumah

Angka Bebas Jentik (ABJ) 62,9%

Diperlukan usaha keras dari semua pihak untuk meningkatkan ABJ tersebut demikian dikatakan Kepala Desa Ngestiharjo ibu Oni Oktavany dalam penutupan acara PSN. Dengan demikian PSN terpadu akan semakin ditingkatkan dan berkelanjutan mengingat wilayah kasihan merupakan daerah endemis DBD.(itis)

 

Pemantauan Terpadu PSN Jumantik

Jumat 02 November 2012, Puskesmas Kasihan II bekerjasama dengan PKK Desa Ngestiharjo melaksanakan kegiatan  Terpadu Pemberantasan Sarang Nyamuk  bersama dengan Jumantik di Dusun Sonosewu RT 03.

Kegiatan ini terintegrasi dengan kegiatan program lain yaitu dengan mengunjungi balita rawan gizi, lansia risiko tinggi, ibu hamil risiko tinggi dan orang dengan masalah kesehatan jiwa.

Di dalam kegiatan ini Kepala Puskesmas Kasihan II Eko Budi Santoso, SST, M.Kes.  dan beberapa staf bersama Lurah Desa Ngestiharjo Ibu Oni Oktavany terjun langsung mendampingi masyarakat melakukan pemantauan tersebut. Start dari Balai Desa Ngestiharjo pada pukul 07.00. Wib(itis)

 

 

Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Kasihan II

Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Kasihan II bersama FKIK UMY dan Gelimasjiwa dalam memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dengan mengikuti Jambore Kesehatan Jiwa di RSJ Prof. Soeroyo Magelang.

Partisipasi Puskesmas Kasihan II Bantul bersama FKIK UMY dan Gelimasjiwo dalam memperingati hari Kesehatan Jiwa dengan Pameran Produk hasil Terapi Kerja di RS SOEROYO Magelang bersama Kontingen dari Seluruh Nusantara merupakan satu-satunya Puskesmas yang melaksanakan Rehabilitasi berbasis komunitas  yang mengikuti  Jambore tersebut.

Selama 2 hari kami mengikuti jambore, hari pertama pada tanggal 31 oktober 2012 dengan mengirim 3 konsumen di dampingi 3 Kader DSSJ, 1 dokter dan 1 Psikiater dari FKIK UMY Start dari Puskesmas Balai Desa Ngestiharjo, Kasihan, Bantul pukul 07.00 Wib dengan kendaraan 1  ambulance dan 1 mobil dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Stand diisi dengan angkringan gaya khas Yogyakarta namun lebih modern dan praktis. menyediakan aneka camilan seperti stik keju, kacang goreng sangan, nasi bungkus, wedang teh,wedang jeruk dll.

Hari pertama mendapatkan pengalaman seru karena 1 konsumen mengalami kejang hingga harus pulang lebih awal di banding teman-teman yang lain…..namanya juga hari pertama belajar sosialisasi

Hari ke dua menggunakan 3 mobil sumbangan UMY, 1 mobil  berangkat dari puskesmas dan 2 mobil dari Balai desa Ngestiharjo persis pukul 6 pagi. pegalaman makin seru…..Konsumen berani menunggu stand dan makin percaya diri saja, kami mengisi stnd dengan produksi konsumen yakni hasil dari olahan kain perca berupa Pensil berhias boneka  dengan merk Pen Pin (Pensil Pintar) Ballpoint Boneka, Bros, Gantungan Kunci dan sedikit makanan ringan. Namun rupanya masih harus banyak menyesuaikan diri dengan lingkungan baru……tiba-tiba salah satu konsumen mengeluh pusing, mengantuk hingga akhirnya menangis tersedu-sedu. Akhirnya kita tarik ke mobil pengantar dan beristirahata dalam mobil tersebut.

Saat bernajak siang ketika dagangan makin menipis dan konsumen sudah terlihat lelah kamipun segera pulang.(itis)