Puskesmas Kretek

Sehat merupakan komponen terpenting dalam hidup manusia. Menurut WHO “Sehat adalah suatu kondisi yang terbebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, dan sosial.” Point kedua yang disebutkan WHO adalah kata “mental”. Apablia kita membaca kata “mental” sudah barang tentu berkorelasi dengan kejiwaan. Dewasa ini zaman cepat berkembang, pola dan gaya hidup manusia semakin berubah-ubah yang membuat tekanan dan masalah bagi insan manusia menjadi lebih kompleks. Hal itu membuat semakin banyak orang mengalami gangguan mental atau stress bahkan apabila tidak dibantu dapat menjadi kronis sehingga menyebebkan gangguan jiwa. 

Sesuai hasil PIS-PK Puskesmas Kretek, tiga indikator tertinggi masalah kesehatan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kretek adalah Hipertensi, Perilaku merokok dan orang dengan gangguan jiwa. Pada tanggal 10 Juli 2019 Puskesmas Kretek melakukan kegiatan Intervensi penanggulangan masalah ODGJ di Desa Tirtomulyo, Kretek, Bantul bekerjasama dengan Mahasiswi PKPP dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Drs. Sujadi selaku lurah Desa Tirtomulyo, beliau menyampaikan bahwa Sehat dan sakit merupakan anugerah dari Tuhan yang tidak bisa kita tolak. Gangguan kejiwaan pada seseorang merupakan ujian sehingga keluarga dan masyarakat diharapkan jangan mengucilkan seseorang tersebut. Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Yohanes Marwanto selaku Kepala TU Puskesmas Kretek yang menyampaikan bahwa Puskesmas sebagai mitra masyarakat dalam bidang kesehatan membuka layanan Psikologi, bagi masyarakat yang perlu konsultasi permasalahan bisa datang ke Puskesmas saat jam pelayanan. Karena stress pikiran bila tidak diobati bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lain dan gangguan jiwa berat atau schizopernia.

Materi pertama diisi oleh Dian Herlinawati, Mahasiswa S2 Universitas Mercu Buana. Dian menjelaskan, deteksi dini perlu dilakukan untuk mencegah gangguan kejiwaan dengan mengenali tanda-tandanya yakni, penampilan fisik yang mengalami penurunan, wicara dan bahasa yang tidak jelas, proses berpikir yang sulit dipahami, emosi/ perasaan yang sering berubah, persepsi dan peningkatan psikomotor yang berlebih. Adapun penyebab gangguan jiwa bisa beraal dari faktor lingkungan, psikologi, biologis, tekanan budaya dan tekanan agama.

Selanjutnya materi kedua diisi oleh Irma Psikolog Puskesmas Kretek menjelaskan bahwa, Stres merupakan ketidaksesuaian seseorang terhadap tuntutan yang diterima dengan kemampuan untuk mengatasi tuntutan tersebut. ODMK adalah orang yang mempunyai masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan dan atau kualitas hidup sehingga memiliki resiko mengalami gangguan jiwa. Apabila orang dengan masalah kejiwaan tidak ditangani maka  masuk dalam fase orang dengan gangguan jiwa, orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang terwujud dalam bentuk sekumpulan gejala dan atau perubahan perilaku yang bermakna serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Kita jangan pernah melihat bahwa gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang tidak dapat disembuhkan lagi, meskipun orang dengan gangguan jiwa mungkin tidak sembuh secara sempurna, tetapi dengan pengobatan dan bimbingan yang baik, ODGJ dapat ditolong untuk berfungsi terus, bekerja sederhana di rumah ataupun di luar rumah.

Kategori: PIS-PK

kretek

Pusat Kesehatan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Desain By : Jalighost