Puskesmas Kretek

STBM program yang bertujuan untuk menurunkan penularan penyakit berbasis lingkungan. Dinkes Kabupaten Bantul tahun 2018 menargetkan 27 puskesmas se-Bantul dapat menggandeng minimal satu desa untuk dideklarasikan sebagai desa STBM. Di tahun 2019 ini masing-masing Desa yang telah melakukan deklarasi STBM dilakukan monitoring evaluasi. Salah satunya adalah Desa Tirtohargo di Kecamatan Kretek.

Pada tanggal 8 Oktober 2019 pihak Dinas Kesehatan beserta Puskesmas Kretek melakukan kunjungan ke Desa Tirtohargo. Acara dilaksanakan di Aula Balai Desa Tirtohargo dengan peserta Perangkat Desa Tirtohargo, kader kesehatan dan Tokoh masyarakat Desa. Dalam sambutanya Lurah Tirtohargo menyampaikan “Kesehatan itu penting, pencegahan itu penting, saya mengapresiasi kader yang bekerja keras tanpa bayaran untuk menyukseskan agenda STBM di lingkungan kita. STBM di Desa Tirtohargo sedang berproses kearah yang baik karena masyarakat mulai sadar akan pentinnya kesehatan dengan mengelola sampah dan limbah rumah tangga mereka”.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Bantul Yanatun Yunadiana menyebutkan ada lima pilar utama STBM. Yaitu, stop buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai air sabun dan air mengalir, pengamanan air minum dan makanan serta pengamanan sampah rumah tangga. Juga, pengamanan limbah cair rumah tangga. Beliau juga berpesan agar Desa mempunyai konsep untuk memantau dan menjaga status deklarasi.

Dari hasil monitoring dan evaluasi, Desa berkomitmen untuk lebih melakukan pemantauan secara berkala terkait 5 pilar STBM agar jalanya program ini berjalan dengan baik.

Kategori: Kegiatan Puskesmas

kretek

Pusat Kesehatan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Desain By : Jalighost