Gambaran Umum

GAMBARAN UMUM

A.    Kondisi Geografis

Kecamatan Kretek merupakan satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Bantul dan terbagi menjadi 5 desa yaitu Desa Tirtomulyo, Tirtosari, Tirtohargo, Parangtritis, dan Donotirto. Topografi wilayah Kecamatan Kretek terdiri dari sebagian besar daratan rendah yang terdiri dari tanah sawah dan tanah kering serta sebagian merupakan tanah hutan serta tanah tandus/pasir. Luas seluruh wilayah adalah 2.667 ha. Puskesmas Kretek berada di di titik koordinat -7.972383 Lintang Utara dan 110.318834 Lintang Selatan dengan ketinggian 15 meter dari permukaan laut.

Puskesmas Kretek Kabupaten Bantul dengan luas wilayah kerja 26,77 km2. Adapun luas wilayah kerja Puskesmas Kretek untuk setiap desa yaitu Desa Tirtomulyo dengan luas wilayah 4,19 km2 , Desa Tirtohargo dengan luas wilayah 3,62 km2, Desa Tirtosari dengan luas wilayah 2,39 km2, Desa Parangtritis dengan luas wilayah 11,87 km2 dan Desa Donotirto dengan luas wilayah 4,70 km2.

Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas Kretek Kabupaten Bantul

 

Dari gambar peta di atas, dapat diketahui bahwa Puskesmas Kretek Kabupaten Bantul berbatas dengan:

Sebelah Utara                : Kecamatan Bambanglipuro

Sebelah Barat                : Kecamatan Pandak dan Kecamatan Sanden

Sebelah Selatan             : Samudera Hindia

Sebelah Timur                : Kecamatan Pundong dan Kabupaten Gunung Kidul

 

B. Demografi

Dari data statistik dilaporkan bahwa jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Kretek Kabupaten Bantul pada tahun 2016 sebanyak 33.867 jiwa, dengan jumlah penduduk di wilayah Desa Tirtomulyo sebanyak 7.748 jiwa, Desa Tirtohargo sebanyak 3.047 jiwa, Desa Tirtosari sebanyak 5.144 jiwa, Desa Parangtritis sebanyak 8.016 jiwa dan Desa Donotirto sebanyak 9.912 jiwa. Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 10.352 KK.

Gambar 2. Grafik jumlah penduduk Kec. Kretek tahun 2016 berdasarkan jenis kelamin

Gambar 3. Grafik jumlah kelahiran bayi menurut jenis kelamin Kec. Kretek Tahun 2016

Jumlah kelahiran bayi di Kecamatan Kretek berimbang antara laki-laki dan perempuan dengan total kelahiran sebanyak 401 jiwa. Desa Parangtritis merupakan penyumbang kelahiran terbesar yaitu 100 jiwa sedangkan Desa Tirtohargo menjadi penyumbang terkecil sebesar 50 jiwa.

Gambar 4. Grafik perbandingan usia produktif di Kec. Kretek tahun 2016

Gambar di atas menunjukkan bahwa penduduk usia produktif di wilayah Kecamatan Kretek lebih dari tiga  kali lipat dari jumlah usia belum produktif dan tidak produktif. Angka rasio beban tanggungan kecamatan sebesar 41,06, berarti dalam 100 orang usia kerja mempunyai tanggungan sebanyak 41 orang yang belum produktif dan sudah tidak produktif.

C. Pendidikan

Fasilitas pendidikan yang ada di wilayah Kecamatan Kretek meliputi Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Umum, Sekolah Luar Biasa, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Tabel 1. Fasilitas Pendidikan di Wilayah Kecamatan Kretek

Sumber : Data Monografi Kec. Kretek Tahun 2016

Gambar 5. Grafik jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan tahun 2016

Tiga tingkat pendidikan terbanyak di Kecamatan Kretek adalah SMA/ sederajat 9.594 jiwa, diikuti SD/sederajat 9.513 jiwa dan SMP/sederajat 5.182 jiwa. Namun demikian masih terdapat penduduk yang buta huruf yaitu sebanyak 595 jiwa (Data Kecamatan Tahun 2016).

Dengan banyaknya penduduk yang telah mendapat pendidikan formal maka tidak mengherankan apabila 85,39 % penduduk Kecamatan Kretek melek huruf atau dengan kata lain bisa membaca (tanpa melihat kondisi kesehatannya).

Gambar 6. Grafik jumlah penduduk melek huruf >10th tahun 2016

D. Struktur Penduduk di Kecamatan Kretek

Komposisi penduduk menurut jenis kelamin sangat berpengaruh terhadap tingkat kelahiran.  Jika sebagian besar penduduk suatu negara terdiri wanita usia subur (15-44 tahun) maka bisa diprediksikan tingkat kelahiran akan tinggi.

Dibawah ini disajikan data penduduk menurut usia di wilayah Puskesmas Puskesmas Kretek di tahun 2016.

Gambar 7. Data Penduduk Menurut umur di wilayah kerja Puskesmas Kretek tahun 2016

 

Dari gambar diatas diperoleh gambaran bahwa sebagian besar penduduk di wilayah Puskesmas Kretek berumur antara 25 sampai 55 tahun. Rasio ketergantungan (dependency ratio) yaitu angka perbandingan yang menunjukkan besar beban tanggungan dari kelompok usia produktif. Usia produktif (15 – 64 tahun) selain menanggung kebutuhan hidup dirinya juga menanggung kebutuhan hidup golongan usia muda (0 – 14 tahun) dan golongan tua (65 tahun ke atas).

D.Penduduk Miskin

Persebaran penduduk miskin di wilayah kerja Puskesmas Kretek berdasarkan jumlah penduduk miskin yang ada meliputi Desa Donotirto dengan jumlah 474 jiwa, Desa Parangtritis dengan jumlah 248 jiwa, Desa Tirtohargo dengan jumlah 124 jiwa, Desa Tirtosari dengan jumlah 236 Jiwa dan Desa Tirtomulyo dengan jumlah 334 jiwa.

Gambar 8. Data Persebaran Penduduk Miskin Tahun 2016

Dari data tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa persebaran penduduk miskin yang tertinggi adalah berada pada Desa Donotirto sebesar 474 jiwa dan yang terendah adalah Desa Tirtohargo 124  jiwa.

  • Progam Unggulan puskesmas
  1. IGD 24 jam
  2. Melayani Persalinan
  3. Klinik Fisioterapi
  4. USG
  5. EKG
  6. Klinik IMS
  • Jenis pelayanan kesehatan
  1. IGD 24 jam
  2. Bp umum
  3. Bp KIA
  4. BP Gigi
  5. USG
  6. EKG
  7. Laboratorium
  8. Klinik Lansia
  9. Konsultasi Gizi
  10. Konsultasi Kesehatan Reproduksi
  11. Klinik fisioterapi
  12. Persalinan
  13. Klinik IMS (Infeksi Menular Seksual)
  • Jam Pendaftaran
  1. Senin-Kamis mulai pukul 07.30-11.30
  2. Jumat-Sabtu mulai pukul 07.30-11.00
  • jam Besuk /berkunjung pasien
  1. Pagi jam 10.00-12.00 wib
  2. Sore jam 16.00-20.00 wib

https://goo.gl/maps/fCQHksULFT62