Sosialisasi Pengendalian Faktor Resiko Kejadian TB di Pondok Pesantren Wilayah Pandak Bantul

Sosialisasi Pengendalian Faktor Resiko Kejadian TB di Pondok Pesantren dilaksanakan 14 Mei 2015 dihadiri oleh Pengelola Pondok Pesantren, Kepala Bidang PMK ,Programer Kesling dan Wasor TB Dinas Kesehatan Kab. Bantul , sejumlah karyawan Puskesmas Pandak 2 dan diisi oleh Narasumber Dari BBTKL ( Balai Besar Tekhnik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Menular).

Adapun isi dari sosialisasi tersebut adalah akan dilaksanakannya skrining suspek TB di dua Pondok Pesantren wilayah pandak yang rencananya dilakukan secara serentak pada hari Senin tanggal 25 Mei 2015 mengingat penularan TB sangat tergantung pada lingkungan, seperti kita ketahui bahwa Pondok Pesantren adalah suatu tempat yang terdiri dari banyak Santri, ketika ada kasus airbon disease maka akan sangat mudah tersebar. Hal ini bermanfaat pula untuk mendongkrak angka penemuan suspek TB semakin banyak ditemukan suspek maka angka CDR (Case Detection Rate )pun akan semakin meningkat.Ketika penemuan semakin meningkat otomatis rantai penularan pun terputus karna pemerintah berkomitmen untuk Kasus TB pengobatan GRATIS ditambah pemberian Vitamin bagi penderitanya.

Dita

 

Bp . Imam dam Bp Tarmiji menyampaikan materi , rapat dihadiri Pengelola Pondok Pesantren
Bp . Imam, SKM. Mph dam Bp Tarmiji , M.Kes menyampaikan materi.

KAMPANYE SENYUM SEHAT

Kampanye senyum sehat yang diadakan di Puskesmas Pandak 2 pada tanggal 23 April 2015

Mengundang wali murid dan Guru UKS Sekolah Dasar

Mengundang wali murid dan Guru UKS Sekolah Dasar

, mengundang wali murid dan Guru UKS Sekolah Dasar se Kecamatan Pandak mengangkat tema ” Masalah Gigi dan Mulut ” . Diharapkan Guru UKS dapat mensosialisasikannya di Lingkungan Sekolah kepada semua siswa dan dapat memberi contoh dan praktek cara sikat gigi yang baik dan benar, kemudian kegiatan ini akan dimonitor selama kurang lebih 1 bulan untuk di evaluasi. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut siswa.

 

Novko Pradita