Rabu, 27 Maret 2019 Puskesmas Pleret melaksanakan kegiatan penilaian untuk  tenaga kesehatan teladan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari nakes teladan menurut keputusan Menteri Kesehatan tentang pedoman penilaian tenaga kesehatan puskesmas teladan adalah terlaksananya pemberian penghargaan Menteri Kesehatan kepada tenaga kesehatan teladan di Puskesmas sebagai pengakuan atas keteladanan dalam pembangunan kesehatan di Puskesmas yang dilaksanakan secara obyektif dan transparan. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Endang Pamungkasiwi, SKM MKes sebagai ketua tim Pembina nakes teladan DIY, Bpk Bambang Agus Subekti, SKM. MPH selaku kepala bidang pelayanan kesehatan dasar dinas kesehatan Bantul, Camat Pleret M. Alwi, SH. M.Hum dan tamu lainya termasuk keluarga dan rekan bidan  sebagai pendukung.

 

Rangkaian kegiatan penilaian nakes teladan dimulai dari pengajuan ke Provinsi sampai turun SK Bupati Bantul yang menunjuk bidan Puskesmas Pleret yaitu Ibu Sutarni Djufri, S.ST sebagai calon tenaga kesehatan teladan mewakili kabupaten bantul untuk nakes bidan. Kegiatan selanjutnya yaitu para tim penilaian berkunjung ke puskesmas untuk mendengar pemaparan nakes teladan, telusur dokumen diantaranya dokumen kepegawaian, dokumen profesi, dupak,  dokumen yang menjadi program unggulan inovasi dan dokumen pendukung lainya.

Paparan yang disampaikan oleh ibu Sutarni Djufri yaitu pemaparan tentang peran beliau sebagai ASN, peran dalam profesi, peran dalam organisasi masyarakat dan peran sebagai keluarga. Peran sebagai ASN salah satunya adalah sebagai motor penggerak peran serta masyarakat. Peran dalam profesi sebagai bidan adalah memberikan pelayanan kebidanan di dalam gedung maupun di luar gedung. Peran lain dalam profesi bidan adalah sebagai pengurus daerah  Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tahun 2014 sampai sekarang dan peran-peran lainya. Selain peran, dipaparkan pula program unggulan inovasi yaitu inovasi Mas dulimun tuku genset. Mas dulimun tuku genset adalah akronim dari “ Masyarakat peduli imunisasi untuk generasi sehat”.

Baca :  Program Inovasi Mas Dulimun Tuku Genset

 

Kegiatan selanjutnya adalah telusur dokumen, telusur dokumen yaitu kegiatan menelusuri dokumen-dokumen yang terkait dengan  kepegawaian, profesi, dupak, sertifikat-sertifikat pelatihan dan lain sebagainya. Kegiatan telusur dokumen berjalan dengan lancar kurang lebih 1 jam, Ibu Sutarni mampu menunjukan semua dokumen yang ingin dilihat oleh tim penilai, baik dokumen asli maupun dokumen fotokopi.

 

Kegiatan berlanjut ke lapangan, yaitu di Balai Desa Wonokromo. Di balai desa wonokromo disambut oleh nyanyian inovasi mas dulimun tuku genset. Kegiatan di lapangan yaitu untuk melihat lokasi dan mengkonfirmasi tentang inovasi serta peran serta ibu Sutarni Djufri kepada masyarakat secara langsung.

 

Categories: Info Kegiatan Puskesmas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *