Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan mandiri (Asman) Pemanfaatan TOGA dan Keterampilan, menyatakan bahwa pelaksanaan asuhan mandiri di masyarakat perlu dilakukan pembinaan secara berjenjang dan berkesinambungan. Upaya tersebut untuk mendorong, menggerakan, mengedukasi dan memotivasi masyarakat dalam memiliki serta memanfaatkan TOGA dan ketrampilan (akurpresure). Maka dari itu pada hari selasa, 26 November 2019, Puskesmas Pleret mengadakan kegiatan pembinaan asuhan mandiri toga dan akurpresure

Sasaran dari kegiatan ini adalah kader kesehatan dusun karet, tujuannya agar asman toga dan akurpresure posyandu melati dusun karet berjalan dengan maksimal, dengan kader yang sudah dilatih. Harapanya, kader secara mandiri mampu memanfaatkan TOGA dan akurpresure untuk meningkatkan kesehatan diri sendiri, keluarga dan kedepan kader bisa mengajarkan kepada masyarakat dusun karet untuk memanfaatkan toga dan akurpresur untuk meningkatkan derajat kesehatan.

Kegiatan berlangsung selama 2 hari, senin 25 November 2019 kegiatan di kelas dengan pemaparan materi tentang TOGA dan Akurpresure. Peserta diajarkan tentang manfaat akupresure, teknik akurpresure, dan cara melakukan pijat akurpresure. Untuk TOGA peserta diajarkan  manfaat toga, jenis-jenis toga, penyakit yang bisa diredakan dengan TOGA.  kegiatan dilanjutkan pada selasa 26 November 2019 di Balai dukuh Karet dengan mempraktikan TOGA dan pijat akupresure sesuai yang dijelaskan hari sebelumnya

Kegiatan on class dengan programer Batra

“saya sangat senang sekali dengan diadakanya kegiatan ini, karena kalo di desa itu kan masih percaya ya dengan obat obat herbal, jamu, dan buatnya ya dari turun temurun, apalagi ini diajarkan oleh petugas kesehatan,jadi semakin mantab dan percaya” ucap salah satu peserta kegiatan.

            “kami disini diajarkan tentang cara memijat bagian tubuh untuk meredakan pusing, susah tidur, kram, nyeri haid, nyeri pinggang, selain itu juga diajarkan tentang cara membuat ramuan untuk mengatasi biduran, gatal, anak susah makan dan lain sebagainya, sehingga selain menggunakan medis, alangkah baiknya kita coba dulu yang alami” tambah peserta lainya.

Dari kegiatan ini diharapkan masyarakat akan semakin menyukai TOGA, menanam dan memanfaatkan untuk kesehatan, selain itu dengan teknik  akurpresure yang ajarkan diharapkan peserta mampu mempraktekan di rumah untuk merekan keluhan sesuai dengan yang diajarkan. Tahun depan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan dengan peserta dari dusun lain.

Untuk melihat kegiatan Puskesmas Pleret lainya, bisa klik disini 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *