Vaksinasi adalah suatu proses memasukan vaksin terbuat dari bakteri yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh seseorang yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu. Biasanya vaksinasi diberikan pada bayi sampai anak-anak melalui imunisasi baik di Puskesmas, Fasyankes maupun di sekolah. Namun, ketika sudah dewasa apakah vaksinasi itu diperlukan? Jawabanya adalah iya. Vaksinasi masih diperlukan walau kita sudah dewasa, lalu apa saja jenis vaksinasi yang masih diperlukan ketika dewasa?

Menurut majalah Mensana (majalah yang dikeluarkan dinas kesehatan DIY) edisi 1 tahun 2019 menyatakan terdapat kurang lebih 15 vaksin yang direkomendasikan bagi orang dewasa. Vaksin tersebut antara lain influenza, diphtheria, tetanus, pertussis, varicella, Human Papiloma Virus (HPV), zoster, mumps, measles, rubella, pneumonia, meningitis, hepatitis A, hepatitis B dan haemophilus influenza B. masing-masing vaksin diberikan berdasarkan pertimbagan usia dan faktor resiko yang dimiliki.

  1. Influenza

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami flu. Faktor daya tahan tubuh, cuaca dan mudah dalam penularan menjadi faktor orang bisa terkena flu. Flu sangat mudah menular melalui droplet saat batuk, bersin, menggunakan alat makan sama  atau menyentuh benda yang terkontaminasi.

Orang dewasa dianjurkan untuk vaksinasi influenza satu kali setiap tahun karena vaksin influenza memberikan perlindungan 1 tahun untuk jenis virus rekomendasi dari WHO.

  1. Pneumonia

Pneumonia (radang paru) disebabkan bakteri pneumokokus yang mudah menular melalui udara droplet . Vaksin pneumonia memberikan perlindungan selama 5 tahun. Vaksinasi diperuntukan bagi semua orang berusia 50 tahun ke atas. Untuk pemberian usia diatas 19 tahun harus dengan kondisisi tertentu yang dikonsultasikan dengan dokter.

  1. Hepatitis B

Disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyerang sel sel hati, bila berlangsung lama (> 6 bulan ) dapat menjadi kronis menyebabkan kanker hati. Penularan melalui kontak darah, kontak seksual dan penularan dari bayi.  Vaksinasi hepatitis B diperuntukan bagi orang dewasa tanpa terkecuali dengan sebelumnya dianjurkan untuk memeriksakan HbsAg terlebih dahulu. Perhatian khusus untuk kelompok beresiko seperti :  tenaga kesehatan, pengguna narkoba, orang dengan partner seksual multiple, pasien dengan gangguan hati kronik dan lain sebagainya yang dikonsulkan ke dokter terlebih dahulu.

  1. Hepatitis A

Disebabkan oleh virus hepatitis A yang menyerang hati. Penularan melalui kontak personal atau makan minum yang terkontaminasi. Dianjurkan pada semua kelompok usia terutama mereka yang tinggal di daerah endemik hepatitis A, orang yang hobi melakukan perjalanan ke barbagai daerah.

  1. Varicella

Semua orang dewasa yang belum pernah mengalami cacar air dianjurkan untuk vaksinasi varicella. Varicella pada orang dewasa lebih berat dari pada varicella pada anak-anak. Varicella dapat menyebabkan cacat janin bila infeksi primer terjadi pada trimester pertama kehamilan, sehingga dianjurkan diberikan sebelum menikah/hamil dengan konsultasi dokter terlebih dahulu.

  1. Human Papilloma Virus (HPV)

Kanker serviks merupakan pembunuh nomor 1 pada perempuan di dunia. Setiap perempuan beresiko tanpa memandang usia dan maupun gaya hidup. Waktu pemberian terbaik untuk memperoleh efektivitas maksimal adalah usia 9-26 tahun dan/atau sebelum aktif secara seksual.

Di atas adalah penjelasan beberapa vaksinasi yang dianjurkan untuk dilakukan pada orang dewasa. Mari cegah penyakit dengan vaksinasi.

Referensi

Farida, Nurul (promkes RSUP dr Sardjito), 2019.Orang dewasa perlu vaksinasi. Majalah Mensana. Dinas Kesehatan DIY

Tim Puskesmas Pleret

1. Heni Zulaifah, S.KM Promosi Kesehatan Puskesmas Pleret

2. Sutarni Djufri, S.ST,.MMR (Progammer Imunisasi)

3. dr. Verdika S (Dokter Umum)

Categories: Info Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *