PHBS merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan individu untuk menjaga kesehatanya sendiri maupun orang lain disekitar. PHBS di sekolah merupakan langkah untuk memberdayakan siswa,guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar bisa dan mau melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam menciptakan sekolah yang sehat.

Untuk memfokuskan perilaku sehat di Sekolah, terdapat 8 perilaku sebagai indikator PHBS di Sekolah. Yaitu ; perilaku mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin, menggunakan jamban bersih dan sehat, olah raga teratur, memberantas jentik nyamuk di lingkungan sekolah, tidak merokok, membuang sampah dan menimbang berat badan.

SD Segoroyoso
SD Dahromo
SMP 2 Pleret

Pendataan dilakukan pada 35 sekolah di wilayah kerja Puskesmas Pleret dengan melakukan wawancara pada guru UKS di masing-masing sekolah. Wawancara meliputi 8 indikator PHBS, selain melalui wawancara, petugas promkes juga melakukan pengecekan terhadap kamar mandi, kondisi tempat cuci tangan dan kondisi sampah. Setelah selesai malakukan wawancara kemudian hasil disampaikan kepada guru UKS untuk diteruskan kepada pemangku kebijakan di sekolah seperti kepala sekolah

Hasil pendataan kemudian diolah, dari 35 sekolah di wilayah kerja Puskesmas Pleret 25 Sekolah memenuhi 8 indikator PHBS, dan 7 sekolah belum memenuhi 8 indikator PHBS Sekolah. Dari grafik di atas prosentase tidak merokok menjadi catatan pada perilaku sehat di sekolah, karena prosentasenya paling rendah. Selama wawancara dengan beberapa sekolah, kendala ada pada guru, petugas kantin,  wali murid yang menunggu anaknya bahkan murid yang diam-diam merokok walaupun tidak dihadapan murid lain akan tetapi  masih di lingkungan sekolah, maka dianggap lingkungan sekolah tidak sehat.

Pendataan dilakukan setiap tahun dengan melakukan evaluasi pada tahun berikutnya, untuk meningkatkan perilaku sehat dan mempertahankan bagi yang sudah menerapkan PHBS Sekolah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *