Deseminasi Desa Siaga Sehat Jiwa Di Desa Panjangrejo

Kepala Puskesmas Pundong, drg. Sapta Adisuka Mulyatno, Ph.D memukul gong sebagai tanda bahwa desa Panjangrejo dijadikan desa siaga sehat jiwa

Kepala Puskesmas Pundong, drg. Sapta Adisuka Mulyatno, Ph.D memukul gong sebagai tanda awal bahwa desa Panjangrejo akan menjadi Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ), di balai desa Panjangrejo. Jumat, 11 Desember 2015

“Puskesmas Pundong bekerja sama dengan Karinakas Yogyakarta melaksankan kegiatan deseminasi Desa Siaga Sehat Jiwa (DSSJ) di Desa Panjangrejo. Kegiatan ini merupakan awal bahwa Desa Panjangrejo akan dijadikan DSSJ. Kegiatan deseminasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Disperindakop, Dinaskertrans, Rumah Sakit Jiwa Grhasia, Kader Kesehatan jiwa dan instansi lain yang terkait” Kata Programer Jiwa Puskesmas Pundong, Esti Utami Amd. Kep.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Karinakas menyampaikan bahwa penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) belum tertangani secara terpadu dan komprehensif, banyak kasus karena kemiskinan erat hubungannya dengan kesehatan jiwa. Karinakas ingin mengembangkan masyarakat kecil, miskin dan difabel dengan mengembangkan peranan kader yang ada di masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Salah satu usaha untuk penanganan kesehatan jiwa di masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat dengan jalan pemberdayaan kader kesehatan jiwa. Kemampuan Kader ditingkatkan dengan pelatihan kesehatan jiwa sehingga kader mampu mendeteksi dini status kesehatan jiwa masyarakat.

” Kesehatan jiwa sebagai fenomena gunung es yang harus dikelola dengan baik. Hasil deteksi dini yang diperoleh dari kader jiwa harus ditindaklanjuti agar ODGJ dapat tertangani dengan baik. Diharapkan DSSJ dapat menular ke desa yang lainnya” papar kepala¬†Puskesmas Pundong, drg. Sapta Adisuka Mulyatno, Ph.D.

Dari Rumah Sakit Jiwa Grhasia menyampaikan, bahwa DSSJ merupakan pengembangan dari desa siaga, karena tidak ada kondisi sehat tanpa tidak sehat jiwa. DSSJ yang memberdayakan masyarakat khususnya kader kesehatan jiwa memegang peranan penting dalam pengelolaan ODGJ karena kader kesehatan jiwa berada di masyarakat tempat ODGJ tinggal.

bapak Sidik Rohadi, SE dari Dinas Kesehatan Kabupaten bantul menyematkan Pin kepada kader kesehatan jiwa Desa Panjangrejo

Kepala bidang pemberdayaan masyarakat Dinas Kesehatan kabupaten Bantul, Sidik Rohadi, SE., M.Kes menyematkan pin kepada kader kesehatan jiwa Desa Panjangrejo

Selain pemukulan gong sebagai tanda awal desa Panjangrejo akan dijadikan DSSJ, pada deseminasi DSSJ kali ini juga dilakukan penyematan pin untuk kader kesehatan jiwa. (Rzl)