Salam sehat ūüôā

Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke 55, Tim gizi dan Psikologi Puskesmas Sanden mengadakan bincang-bincang mengenai stunting. Kegiatan ini dilakukan pada hari Senin tanggal 14 Oktober 2019 di belakang ruang pendaftaran puskesmas sanden,

Kegiatan ini dihadiri oleh 26 balita dan 6 ibu hamil dari dusun yang berbeda beda se kecamatan sanden.

Stunting adalah kejadian yang tak bisa dikembalikan seperti semula jika sudah terjadi. Anak masuk ke dalam kategori stunting ketika panjang atau tinggi badannya menunjukkan angka di bawah -2 standar deviasi (SD). Penilaian status gizi yang satu ini biasanya menggunakan grafik pertumbuhan anak (GPA) dari WHO

Beberapa gejala dan tanda lain yang terjadi kalau anak mengalami gangguan pertumbuhan:

  • Berat badan anak tidak naik, bahkan cenderung menurun.
  • Perkembangan tubuh anak terhambat, seperti telat¬†menarche (menstruasi pertama anak perempuan).
  • Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.

Cara menangani stunting

WHO dan UNICEF menganjurkan agar bayi usia 6-23 bulan untuk mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang optimal. Ketentuan pemberian makanan tersebut sebaiknya mengandung minimal 4 atau lebih dari 7 jenis makanan.

Meliputi serealia/umbi-umbian, kacang-kacangan, produk olahan susu, telur atau sumber protein lainnya, sayur dan buah kaya vitamin A atau lainnya. Di sisi lain, perhatikan juga batas ketentuan minimum meal frequency (MMF), untuk bayi usia 6-23 bulan yang diberi dan tidak diberi ASI, dan sudah mendapat MP-ASI, seperti:

Untuk bayi yang diberi ASI:

  • Umur 6-8 bulan: 2 kali per hari atau Bible
  • Umur 9-23 bulan: 3 kali per hari atau lebih

Untuk bayi yang tidak diberi ASI:

  • 6-23 bulan: 4 kali per hari atau lebih

Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian PMT kepada balita dan ibu hamil. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pada ibu dan calon ibu untuk mencegah stunting pada anak.

Categories: Uncategorized

sanden

Puskesmas Sanden beralamat di Pucang anom Murtigading Sanden

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *