Regenerasi Berkas Rekam Medis Pasien Puskesmas Sanden

Puskesmas merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang ada. Untuk meningkatkan kepuasan pasien, puskesmas harus senantiasa meningkatkan mutu pelayanan agar sesuai dengan yang diharapkan, salah satunya dengan peningkatan kualitas kerja. Pelayanan yang bermutu tidak hanya pada pelayanan medis saja. Akan tetapi pelayanan penunjang seperti penanganan rekam medis pasien juga merupakan salah satu indikator mutu pelayanan yang dapat diketahui melalui kelengkapan pengisian berkas rekam medis.

Upaya peningkatan kualitas mutu pelayanan kesehatan di puskesmas sangat tergantung dari tersedianya data dan informasi yang akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya tersebut dapat dilakukan apabila faktor manusia dalam pengelolaan rekam medis memiliki pengetahuan dan keterampilan yang profesional, serta ditunjang dengan sarana dan prasarana baik.

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MenKes/PER/III/2008, rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Oleh karena itu, rekam medis merupakan catatan yang mencerminkan segala informasi penting yang menyangkut pasien, menjadi dasar untuk menentukan tindakan yang lebih lanjut dalam upaya pelayanan medis.

Data rekam medis, khususnya data sosial pasien merupakan lembaran pertama dari rekam medis sehingga bisa dikatakan bahwa data sosial awal dari penyelenggaraan rekam medis yang harus diisi dengan lengkap agar dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan berguna untuk mengetahui secara akurat latar belakang pasien. Dalam rangka meregenerasi berkas rekam medis, belum lama ini Puskesmas Sanden Bantul mengimplementasikan sistem personal folder dalam penanganan berkas rekam medisnya. Hal ini bertujuan agar informasi/ data pasien dapat tercatat dengan jelas dan lengkap pada berkas rekam medi. Selain itu, agar pasien mendapatkan system pelayanan yang lebih cepat apabila pasien yang bersangkutan kembali periksa pada waktu berikutnya.

Pembuatan rekam medis pasien di Puskesmas Sanden disesuaikan dengan domilisi pasien tersebut, sehingga akan mempermudah pencarian berkas apabila pasien datang namun lupa membawa identitas kunjungan. Berkas rekam medis dibedakan menggunakan warna pada sisi rekam medis. Untuk pasien dengan domisili Desa Murtigading, maka ditandai dengan berkas rekam medis yang berwarna hitam. Untuk pasien dengan domisili Desa Srigading ditandai dengan warna merah. Untuk pasien yang berdomisili desa Gadingsari, ditandai dengan rekam medis yang berwarna putih. Warna hijau untuk pasien yang berdomisili di Desa Gadingharjo, dan warna kuning dan ungu untuk pasien yang berdomisili di luar wilayah Kecamatan Sanden.

Pendaftaran Pasien Puskesmas Sanden

Pendaftaran Pasien Puskesmas Sanden

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Srigading

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Srigading

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Gadingsari

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Gadingsari

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Murtigading

Rak penyimpanan berkas rekam medis pasien Puskesmas Sanden Desa Murtigading

Berkas Rekam Medis Pasien Puskesmas Sanden Bantul

Berkas Rekam Medis Pasien Puskesmas Sanden Bantul

Berkas rekam medis pasien luar wilayah puskesmas Sanden (Pandak)

Berkas rekam medis pasien luar wilayah puskesmas Sanden (Pandak)

Berkas rekam medis pasien luar wilayah puskesmas Sanden (Pandak)

Berkas rekam medis pasien luar wilayah puskesmas Sanden (Pandak)

Berkas rekam medis pasien Desa Murtigading

Berkas rekam medis pasien Desa Murtigading

Berkas rekam medis pasien Desa Gadingsari

Berkas rekam medis pasien Desa Gadingsari

a_a@puskesmas_sanden

Akselerasi Upaya Kesehatan Kerja ( UKK )

Tanggal 11 Maret 2015 lalu Puskesmas Sanden bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dan Universitas UKDW Fak.Kedokteran mengadakan pertemuan yang di kemas dalam kegiatan Akselerasi Upaya Kesehatan Kerja ( UKK ) dan pelayanan kesehatan. Yang diadakan di wilayah Pantai Gua Cemara Sanden Bantul. Dalam pertemuan tersebut diisi dengan penyuluhan/alih informasi , pembentukan POS UKK di wilayah Pantai Gua Cemara dan pelayanan Kesehatan bagi pedagang di wilayah Pantai Gua Cemara. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Sanden dan Staff, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Lintas Sektor di wilayah Kecamatan Sanden dan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana.

ukk 2

Akselerasi UKK Puskesmas Sanden

ukk 1

foto bersama Dinkes Kab.Bantul dan Tim dari FK UKDW Yogyakarta

ukk 3

Foto Bersama Lintas sektor Puskesmas Sanden

ukk 4

Rangkaian Kegiatan Akselerasi Upaya Kesehatan Kerja di Pantai Gua Cemara

kris_@sanden

Wajah Baru Pendaftaran Puskesmas Sanden Bantul

Puskesmas merupakan pusat kesehatan masyarakat yang dikenal sebagai unit pelayanan primer. Guna memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman, maka Puskesmas Sanden Bantul merubah total tampilan unit pendaftaran. Mengacu kepada desain modern minimalis dengan nuansa berwarna biru yang serasi dengan warna ruangan, menjadikan unit pendaftaran ini tampak elegan, cantik, menarik, dan jauh dari kesan puskesmas.

Beragam fasilitas baru ditambahkan untuk memberikan rasa nyaman, diantaranya yaitu mesin antrian otomatis. Pasien tinggal memencet tombol antrian yang bertuliskan pendaftaran, maka secara otomatis akan muncul kertas dengan nomor antrian pasien tersebut. Selanjutnya mesin panggilan otomatis akan memanggil nomor antrian pasien tersebut (mirip dengan teknologi yang diterapkan di bank-bank). Dengan demikian pasien akan dilayani sesuai dengan nomor antriannya.

Untuk menghindari kejenuhan pasien ketika menunggu, Puskesmas Sanden juga menyediakan LCD TV dengan ukuran yang cukup besar, yaitu 42 inch yang berada tepat di atas pelayanan pendaftaran. Dengan demikian, pasien dapat menyaksikan informasi terkini tentang berita yang ada di seputar tanah air sambil menunggu panggilan.

Ketika tiba nomor antrian dan menanyakan identitas, maka pasien akan disuguhkan dengan kursi yang layaknya digunakan di kafe. Sehingga seakan-akan pasien akan terbawa suasana/ nuansa kafe. Tak lupa senyum, salam, dan sapa senantiasa diterapkan oleh setiap pegawai puskesmas guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien, karena Melayani Sepenuh Hati adalah Tekad Kami.

wajah baru pendaftaran puskesmas sanden

wajah baru pendaftaran puskesmas sanden

desain pendaftaran puskesmas sanden tampak dari depan yang dilengkapi dengan kursi pelayanan seperti kursi di kafe

desain pendaftaran puskesmas sanden tampak dari depan yang dilengkapi dengan kursi pelayanan seperti kursi di kafe

wajah baru pendaftaran puskesmas sanden dengan desain minimalis modern

wajah baru pendaftaran puskesmas sanden dengan desain minimalis modern

mesin antrian otomatis yang akan mempermudah pasien dalam melakukan prosen antrian di pendaftaran

mesin antrian otomatis yang akan mempermudah pasien dalam melakukan prosen antrian di pendaftaran

wajah baru unit pendaftaran puskesmas sanden dengan desain minimalis modern

wajah baru unit pendaftaran puskesmas sanden dengan desain minimalis modern

A_A@sanden

Kelas Ibu Hamil

Program pembangunan kesehatan di Indonesia masih diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak, terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Hal ini ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi, meskipun angka kematian ibu di kabupaten Bantul lebih rendah dari target nasional. Di wilayah kerja Puskesmas Sanden pada tahun 2013 dilaporkan ada 1 Kematian Ibu dan kematian bayi

sehubungan dengan hal tersebut. untuk menurunkan AKI dan AKB maka Puskesmas Sanden mempunyai program inovatif Usaha Kesehatan Masyarakat salah satunya adalah Kelas Ibu Hamil dengan sasaran Ibu hamil resiko tinggi di wilayah kerja Puskesmas Sanden.

Kelas Ibu Hamil ini merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran.

Hasil yang diharapkan :

  1. Adanya interaksi dan berbagi pengalaman antar peserta (ibu hamil dengan ibu hamil) dan ibu hamil dengan bidan/tenaga kesehatan tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.
  2. Adanya pemahaman, perubahan sikap dan perilaku ibu hamil tentang:
  • kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan (apakah kehamilan itu?, perubahan tubuh selama kehamilan, keluhan umum saat hamil dan cara mengatasinya, apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil dan pengaturan gizi termasuk pemberian tablet tambah darah untuk penanggulangan anemia).
  • perawatan kehamilan (kesiapan psikologis menghadapi kehamilan, hubungan suami istri selama kehamilan, obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, dan P4K(perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi).
  • persalinan (tanda-tanda persalinan, tanda bahaya persalinan, dan proses persalinan).
  • perawatan Nifas (apa saja yang dilakukan ibu nifas agar dapat menyusui ekslusif?, bagaimana menjaga kesehatan ibu nifas, tanda-tanda bahaya dan penyakit ibu nifas).
  • KB pasca persalinan.
  • perawatan bayi baru lahir (perawatan bayi baru lahir, pemberian K1 injeksi,tanda bahaya bayi baru lahir, pengamatan perkembangan bayi/anak dan pemberian imunisasi pada bayi baru lahir).
  • mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat yang berkaitan dengan kesehatanibu dan anak.
  • penyakit menular (IMS, informasi dasar HIV-AIDS dan pencegahan dan penanganan malaria pada ibu hamil).
  • akte kelahiran

Hasil Kegiatan:

1. Kelas Ibu Hamil Desa Murtigading pada tanggal 13 Maret dan 4 Agustus 2014 di Balai Desa Murtigading

Kelas Ibu Murtigading1Erni Retna Astuti ( Bikor Puskesmas Sanden ) Memberikan Materi tentang Kehamilan dan Persalinan

Kelas Ibu Murtigading 7Novika Kurniawati ( Fisioterapis ) memberikan materi tentang Senam Hamil

Kelas Ibu Murtigading 4Senam Hamil

Kelas Ibu Murtigading 3Pemutaran Video tentang Persalinandr.Hendry AS Kelas BUmil dr. Hendry Agus Saputra memberikan materi tentang HIV/ AIDS

2. Kelas Ibu Hamil Desa Gadingsari pada tanggal 15 Maret dan 7 Agustus 2014 di Balai Desa Gadingsari

Kelas Ibu Hamil Gadingsari1Kelas Ibu Hamil Desa Gadingsari
Kelas Ibu Hamil Gadingharjo 3Foto Bareng Tim Kelas Ibu Hamil : Erna K, Erni R A, Kristono DP


Kelas Ibu GadingsariBidan Koordinator Puskesmas Sanden, Ibu Erni Retna Astuti : Muda, Bersemangat, dan Berprestasi

3. Kelas Ibu hamil Desa Gadingharjo pada tanggal 17 Maret dan 5 Agustus 2014 di Balai Desa Gadingharjo

Kelas Bumil Gadingharjo1

4. Kelas Ibu Hamil Desa Srigading 18 Maret dan 6 Agustus 2014 di Balai Desa Srigading

Kelas Ibu Hamil Srigading 3Ibu Hajaroh Hidayati memberikan materi tentang Kehamilan dan Persalinan
Kelas Ibu hamil Srigading1 Pemutaran Video tengang Persalinan

Skrining Penyakit Paru Obstuksi

Telah dilakukan skrining penyakit paru obstruksi kronis akibat dampak asap rokok di puskesmas sanden pada hari senin pada tanggal 19 November 2012. Responden sejumlah 50 orang dikhususkan pada penderita Asma, Bronkitis, Emfisema dll. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui fungsi paru bagi penderita Asma, Bronkitis , Emfisema dll.

Kegiatan yang dilakukan di puskesmas sanden tersebut berlangsung lancar sesuai apa yg diharapkan, Para responden yang di undang menghadiri kegiatan tersebut dengan baik.

 

*Created by Krisnwn – Nia

Pembinaan Rumah Sampel dalam rangka menghadapi Lomba Hatinya PKK di dusun Sorobayan, Gadingsari, Sanden, Bantul

Dalam rangka menghadapi lomba Hatinya PKK pada hari ini Selasa 30 Oktober 2012 di dusun Sorobayan, Gadingsari, Sanden, Bantul, kemarin kami, Kepala Puskesmas, Petugas Gizi, Bidan Desa Gadingsari, Petugas Kesling, dan Petugas Promkes dari Puskesmas Sanden bersama petugas dari lintas sektoral Kecamatan Sanden melakukan pembinaan rumah sampel dan membantu persiapan segala sesuatu di dusun tersebut agar lomba  berjalan lancar dan mendapatkan nilai yang tinggi. (petugas SIK)