JENIPER (Jeruk Nipis Peras), ramuan tradisional dari nenek moyang yang menjadi andalan untuk membantu meredakan gejala batuk kini diusung lagi oleh calon Tenaga Kesehaan Teladan Puskesmas Sedayu 1 (Anis Oki Tyassetya) sebagai obat tradisional keluarga. Jeruk nipis yaitu buah bulat berwarna hijau sampai kuning, dengan rasa sangat asam, mengandung banyak vitamin C, banyak minyak atsiri dan asam sitrat. Minyak atsiri inilah yang dipercaya mampu melemaskan otot-otot saluran pernapasan sehingga membantu meredakan gejala batuk. Untuk mengurangi sensasi rasa asam, jemiper bisa ditambahkan dengan madu maupun kecap manis.

Ramuan jeniper kini diperkenalkan kembali ke masyarakat dengan demonstrasi langsung di depan ruang tunggu puskesmas dan pertemuan warga desa wilayah binaan puskesmas sedayu 1. Pada demonstrasi ini banyak warga yang antusias meskipun ramuan ini ssebelumnya sudah sangat familiar. Warga menanyakan terkait dosis penggunaan untuk balita maupun lansia, efek samping bila dikonsumsi dengan obat lain, dan perbedaan khasiat ramuan antara campuran dengan madu maupun dengan kecap manis.

Gb 1. Calon Nakes Teladan Puskesmas Sedayu 1 bersama koas UMY memperkenalkan kembali ramuan JENIPER

Gb 2. Koas UMY membantu proses demonstrasi JENIPER

 

Gb 3. Pasien di ruang tunggu menoba ramuan JENIPER dengan campuran madu

Gb 4. Pasien di ruang tunggu mencoba ramuan JENIPER dengan campuran kecap manis

 

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *