Tante Sosialita merupakan sebuah inovasi program yang dicetuskan oleh Anis Oki Tyassetya, asisten apoteker Puskesmas Sedayu 1. Tante Sosialita merupakan singkatan dari Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Solusi Sehat Alami Untuk Kita. Latar belakang tercetusnya program ini yaitu dikarenakan tidak tersedianya obat-obatan untuk mengatasi gejala awal common cold sehingga diperlukan upaya untuk mencari alternatif non-farmakologis untuk kasus tersebut. Salah satu alternatifnya yaitu dengan menggunakan jenis herbal atau tanaman obat. “Namun partisipasi masyarakat terhadap toga di wilayah Puskesmas Sedayu 1 masih rendah. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan masyarakat yang masih kurang mengenai jenis-jenis tanaman berkhasiat dan cara pemanfaatannya ”, kata Anis.

Program ini menitikberatkan kepada upaya promotif dan preventif melalui pemanfaatan Taman Obat Keluarga. Program ini dilaksanakan melalui beberapa kegiatan yaitu HAND BAG (Pemanfaatan Lahan untuk Taman Obat Keluarga), ARISSAN (Asuhan Mandiri Akupressur dan Ramuan), dan SEHATI DENGANMU (Sehat dan Cantik Dengan Jamu).

HAND BAG merupakan kegiatan yang meliputi sosialisasi tentang jenis, manfaat, dan teknik budidaya TOGA. Selain itu dilakukan juga pendampingan pengolahan TOGA yang higienis. Sedangkan ARISSAN merupakan kegiatan sosialiasasi penggalakan penggunaan ramuan sederhana jeniper jomblo serta pendampingan asuhan mandiri ramuan dan pengenalan akupresur sederhana. Sasaran kegiatan ini adalah karyawan puskesmas, kader kesehatan, tokoh masyarakat serta kelompok pengrajin jamu. Jeniper adalah jeruk nipis peras dicampur dengan kecap atau madu dengan komposisi satu banding satu yang diberikan sehari tiga kali. Sedangkan Jomblo adalah Jahe tombo loyo, yang terdiri dari jahe, gula merah dan air. Dan yang terakhir yaitu SEHATI DENGANMU. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membudayakan minum jamu/minuman sehat sebagai hidangan dalam kegiatan/pertemuan. Di Puskesmas Sedayu I disepakati hari Selasa minum jamu sedangkan hari Rabu minum wedang uwuh atau secang.

Setelah dilaksanakan sosialisasi TANTE SOSIALITA kepada masyarakat, dapat dilihat bahwa terjadi beberapa perubahan, antara lain:

  1. Peningkatan angka pertisipasi masyarakat terhadap TOGA dilihat dari peningkatan pengetahuan dan kepemilikan TOGA
  2. Dukungan Lintas sektor dengan pembuatan taman TOGA di lingkungan instansi masing-masing.
  3. Terbitnya Nawala Camat Sedayu tentang pemanfaatan TOGA
  4. Implementasi Asuhan Mandiri Ramuan di kelompok masyarakat

Diharapkan nantinya Program Tante Sosialita akan terus dilanjutkan sehingga pemanfaatan TOGA dapat menjadi budaya di masyarakat dalam upaya promotif-preventif dan mengatasi masalah-masalah kesehatan ringan di lingkungan keluarga. (I)

 

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *