Sabtu 21 Oktober 2017 telah kami laksanakan sosialisasi Program KKN Keshatan Alma Ata dengan sasaran melibatkan pemuda di dusun Cawan khususnya RT 20,21 dan 22 bertempat di rimah Rika RT 20.

Penyampaian program kami lakukan setelah acara hadrohan yang memang sudah rutin setiap dua minggu sekali dengan tempat yang bergiliran. Untuk malam ini bertempat di rumah mbak Rika RT 20. Penyampaian program pokok untuk pemuda adalah penyampaian ide/wacana dari kami tentang dusun siaga donor darah.Wacana kami sampaikan dan untuk setuju atau tidaknya kami serahkan ke forum. Kami menyampaikan alasan kenapa yang kami pilih pemuda? Karena pemuda secara fisik umumnya masih sehat dan kuat. Kami sampaikan juga manfaat dari dusun siaga donor darah diantaranya yaitu :
1.Agar dusun selalu siaga jika sewaktu waktu ada warga yang membutuhkan,misalnya :pasien dalam proses persalinan, pasien Demam Berdarah, pasien operasi,dll.
2.Dusun akan menjadi mandiri dengan selalu tersedianya orang yang selalu bisa berdonor dan tidak mengandalkan PMI sehingga stock darah di PMI bisa dipakai yang lain.
Kami menyampaikan juga manfaat donor darah bagi setiap individu,diantaranya :

1.Mendapat kepuasan batin karena darah yang disumbangkan dapat menyelamatkan jiwa seseorang sekaligus bisa bernilai ibadah dan bersosial.
2.Kesehatan akan terpantau karena saat akan donor kita diperiksa tekanan darahnya,Hb dan BB.
3.Membuat tubuh semakin sehat karena darah pendonor akan diproduksi dengan darah yang baru.
Kami juga menyampaikan syarat seseorang bisa berdonor darah :
1.Usia lebih dari 17tahun
2.BB minimal 45 kg
3.Saat akan berdonor kadar Hb lebih dari 12,5 g / dL
4.TD sistol 100 sd 160 mmHg dan TD diastol 60 sd 100 mmHg.
5.Tidak menderita penyakit HIV AIDS, hepatitis,sifilis,jantung ,hati dan ginjal.
6.Untuk wanita tidak sedang haid,hamil dan menyusui.
7.Jarak minimal donor darah dari sebelumnya adalah 2,5 bulan.

Dari materi yang sudah disampaikan salah satu perwakilan pemuda yang namanya mas Wawan menyatakan mereka mengapresiasi wacana kita. Selanjutnya karena ada tanggapan yang positif kami mendata para pemuda pemudi yang usianya diatas 17 tahun. Sekaligus mendata golongan mereka baik yang sudah tau maupun belum tau.Dari pendataan yang kami lakukan didapat jumlah pemuda sebanyak 27 orang dan yang mengatakan belum tau golongan darahnya sebanyak 19 orang.Rencana kami selanjutnya adalah berkoordinsi dengan puskesmas Sedayu 2 untuk pelaksanaan cek golongan darah.Selanjutnya data tersebut nantinya akan kami serahkan ke kepengurusan pemuda, agar nanti jika ada warga yang membutuhkan tranfusi darah bisa langsung berkoordinasi dengan pemuda.(wiwin)
Preceptor/DPL : Jawad Abdurrohman
Promkes : Yoyok Prasetyo
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #kkn #kknalmaata #desasiaga #dusunsiaga #dusunsiagadonordarah #sedayu #kemenkesri

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: