Selasa, 7 November 2017 telah dilaksanakan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang) di Posyandu Kuncup Harapan, Polaman, Argorejo.

ANAK SEHAT, GENERASI KUAT

Petugas SDIDTK adalah bidan Natya Ayu Pramudita, A.Md.Keb dibantu oleh coas dari UMY. SDIDTK dimulai pukul 09.30 dan berakhir pukul 12.00. Jumlah balita yang dilakukan SDIDTK laki-laki 15 anak, perempuan 14 anak. Tidak ada yang mengalami penyimpangan tumbuh kembang. Balita lain yang belum berumur 3 bulan diberikan KIE mengenai stimulasi tumbuh kembang, imunisasi dan ASI Eksklusif. Stimulasi yang tepat akan merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan umur anak.

Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk dapat mendeteksi secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya. Apabila ditemukan ada penyimpangan maka dilakukan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita sebagai tindakan koreksi dengan memanfaatkan plastisitas otak anak agar tumbuh kembangnya kembali normal atau penyimpangan tidak semakin berat. Apabila balita perlu dirujuk, maka rujukan juga harus dilakukan sedini mungkin sesuai dengan indikasi.(Natya)
#kes@sedayudua #promkes #promkessedayudua #puskesmas #puskesmassedayu2 #posyandu #sdidtk #sdidtkposyandubalita #stimulasideteksiintervensidinitumbuhkembang #tumbuhkembanganak #kia #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #sedayucity #kemenkesri #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: