Rabu, 15 November 2017 Mahasiswa KKN Kesehatan Alma Ata bekerjasama dengan Puskesmas Sedayu II telah melaksanakan kegiatan lomba Taman Obat Keluarga (TOGA) antar RT Dusun Polaman.

Kegiatan Lomba Taman Obat Keluarga berlangsung di wilayah Dusun Polaman Argorejo Sedayu, dengan diikuti oleh 5 RT yang ada di Dusun Polaman. Kegiatan ini guna memacu Masyarakat dalam mengembangkan Tanaman Obat keluarga, sesuai dengam Peraturan Menteri Kesehatan No 9 Tahun 2016 tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Ketrampilan. Hal ini juga senada dengan Instruksi Bupati Nomor 02 tahun 2016 tentang Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan Terpadu.

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah, dibuktikan dengan banyak nya respon/tanggapan antusias setiap RT kepada tim juri.
Pada kesempatan ini Hadir pula Lurah Desa Argorejo bapak Ngadimin,SH, Dukuh Polaman bapak Suparjo,SPd dan Promkes Puskesmas Sedayu II bapak Yoyok Prasetyo yang juga sebagai Preseptor/pendamping Mahasiswa KKN Kesehatan AlmaAta.

Tim penilai Dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari:
1. Bu Sumiyati dari BP3K
2. Bu Retno dari PKK Kecamatan
3. Dr. Sri Rahayu dari Puskesmas Sedayu 2
4. Puspita Riski Yuwono dari Puskesmas Sedayu 2

Sedangkan Kriteria penilaian toga yaitu :
1. masyarakat mampu memahami nama dan fungsi dari tanaman obat,
2. masyarakat tau cara mengolah tanaman obat,
3. keaneka ragaman tanaman,
4. kerapian serta tata letak pemanfaatan tanaman toga

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman Obat Keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.

Dari Lomba Taman Obat Keluarga ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan halaman rumah, kebun ataupun ladang untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.
Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.(yoyok/garry)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #posyandu #posyandusedayudua #toga #tanamanobatkeluarga #tamanobatkeluarga #kkn #kknsedayudua #pemantaatanpekarangan #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: