Rabu, 15 Nopember 2017 telah mengikuti kegiatan Pelatihan PISPK bagi Tenaga Kesehatan selama 3 hari mulai tanggal 15 sampai 17 November 2017 bertempat di Bapelkes prop.DIY dimulai pada pukul 07.30. PISPK adalah Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi keluarga di wilayah kerjanya.
Peserta pelatihan berjumlah 32 orang, 10 orang dari Dinas kesehatan kabupaten bantul dan 22 orang dari puskesmas wilayah Bantul.
Puskesmas sedayu 2 dalam peningkatan SDM ini diwakili oleh bidan Rohani Widiyanti yang hadir pada pelatihan tersebut bertujuan untuk mampu melakukan pembinaan terhadap keluarga di wilayah kerja puskesmas sedayu 2 dengan benar. Hari pertama pelatihan di sambut oleh kepala bapelkes prop.DIY yang memberikan ucapan selamat datang dan mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya dengan dinas kesehatan kabupaten bantul dalam pengembangan SDM untuk program PISPK. Sambutan kedua oleh ibu kepala dinas kesehatan kabupaten bantul drg.Maya Sintowati Panji yang sekaligus membuka pelatihan pada hari ini.Dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini harus dilaksanakan di tahun 2018 dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan keluarga untuk mengevaluasi kesehatan masyarakat dari masing masing individu.
Materi hari pertama yaitu materi tentang kebijakan disampaik oleh Kepala Dinas kabupaten bantul bahwa PISPK dilakukan secara tim dari berbagai programer yang yang harus segera dibentuk, berintegrasi dari UKP dan UKM yang secara signifikan nanti akan meningkatkan jangkauan pelayanan dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerja dengan mendatangi keluarga.

Pendekatan keluarga dimulai dari siklus keluarga mulai dari hamil sampai lansia dengan prinsip paradigma sehat. Tim akan grembuki keluarga per keluarga untuk mencari masalah kesehatan dengan mendapatkan data yang akurat, sehingga kemampuan untuk komunikasi sangat penting dalam hal ini.
Dalam pengumpulan data sasaran tim akan menggunakan kuisioner yang terdiri dari 12 indikator, mencakup kesehatan KIA,PM,PTM,Gizi,sanitasi dan KIE.
Materi inti tentang gisi tentang asi eklusif dan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan.Materi tentang sanitasi ditegaskan pada jamban sehat dan air bersih.
Pengumpulan data sasaran dapat di akses di www.bapelkesjogjaprov.go.id.
Acara diakhiri pada pukul 20.00 Wib.(anik)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #sedayucity #bapelkes #programindonesiasehatdenganpendekatankeluarga #pispk#kemenkesri

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: