Pelatihan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga hari kedua di bapelkes prop.DIY dimulai pukul 07.30 wib. Peserta pelatihan sebanyak 32 orang telah siap dalam pembelajaran materi selanjutnya
Pembukaan dibuka dengan berdoa bersama dilanjutkan dengan icebreking.
Tujuan pelatihan untuk PISPK dengan pendekatan keluarga untuk mendorong,membangun komitmen masyarakat untuk hidup sehat seideal mungkin. 12 indikator keluarga sehat yang akan dicapai yaitu Gisi dan kia mengenai KB, bayi dengan asi eklusif, persalinan di faskes, imunisasi lengkap, pertumbuhan balita yang dipantau. Untuk pengendalian penyakit menuk

Untuk pengendalian penyakit menular berfokus pada TBC,Hipertensi dan jiwa. Sedangkan tentang kesehatan lingkungan berfokus pada merokok, air bersih, jamban sehat dan JKN.
Materi pertama dari ibu mely bapelkes tentang jiwa. Gangguan jiwa terfokus pada skizofrenia. Pasien dengan skizofrenia tidak diperbolehkan untuk dilakukan pasung, dimana pembatasan aktifitas dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan. Gejala skizofrenia adalah waham,halusinasi,ada suara suara dan hendaya.

Materi kedua dari ibu siti solekah tentang PTM. Latar belakang PISPK salah satunya adalah perkembangan penyakit tidak menular. Fokus pada PTM yaitu hipertensi dan perilaku merokok
Materi ketiga disampaikan oleh ibu anastasia nunik untuk teknis pendataan keluarga sehat dengan kuisioner yang sudah baku yaitu profil kesehatan keluarga ( prokesda ). Pendataan ini dilakukan kepada seluruh keluarga tak terkecuali. Keluarga diharapkan untuk menyiapkan KK, KTP, Buku KIA, dan kartu KB.

Pendataan dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada keluarga sehingga diharapkan dilakukan dengan baik, nyaman,akrab dan menyenangkan bagi responden.
Materi ke empat disampaikan oleh ibu ani ros dari dinkes prop.DIY tentang aplikasi IKS. setiap puskesmas disiapkan untuk penanggungjawab, supervaisir dan survaiyor. Dalam sistem aplikasi ada admin dan survaiyor yang nanti akan bertanggungjawab dalam proses pelaporan
Materi ke lima tentang komunikasi efektif disampaikan oleh ibu siti solekah. Penegasan pada seni bertanya dalam menggali masalah yang ada dan siapkan senyum srbanyak banyaknya sangat penting dalam kelancaran pendataan.
Selanjutnya disampaikan teknis pelaksanaan untuk pendataan di puskesmas kasihan 1
Acara ditutup pada pukul 20.00 wib. (anik)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #sedayucity #bapelkes #programindonesiasehatdenganpendekatankeluarga #pispk#kemenkesri

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: