Selasa,12 Desember 2017 petugas UKS ibu Harjilah mengikuti bimtek kesehatan reproduksi remaja di Dinkes Bantul.

Konseling adalah Suatu proses yg terjadi atas dasar hubungan konselor dan klien. Ini merupakan layanan profesional dan pertemanan dari hati ke hati dg tujuan membantu orang lain untuk memahami diri,membuat keputusan dan memecahkan masalah remaja agar mampu mandiri dan bertanggung jawab
Tujuan konseling  adalah Memperkuat motivasi untuk melakukan hal2 yg benar -Mengurangi tekanan emosi melalui kesempatan unt mengekpresikan perasaan yg dlm yg bersumber dari keluarga,teman,lingkungan dll. Kesehatan mental anak sekarang terpengaruh kemajuan tehnologi penggunaan intenet.
Fase remaja tdk bisa berpatokan dg umur karena anak klas 5 SD sdh mendapat mens
1. Awal/pra pubertas 12th -14th
2. Pertengahan/pubertas 15th-18th
3. Masa remaja 19th-21th
1) Pra Pubertas dia ingin bebas dari anggapan sebagai anak anak dua ingin menyamakan dg orang dewasa, disebut sebagai masa negatif.

Perasaan negatif yg selalu dialami :
1 .Perasaan selalu menentang lingkungan
2. Tidak tenang dan gelisah
3. Menarik diri dari masyarakat
4. Kurang suka bekerja
5. Kebutuhan unt tidur senakin besar
6. Pesimis dll
2) Remaja berumur 18th rentan mengidap Skizofrenia
Gejala awal terlihat pada umur 15th hingga 20th. Bagaimana cara mengatasinya
1. Ajak anak unt mensyukuri apa yg telah dibetikan oleh Tuhan – Ajak anak unt memahami dan berempati bahwa setiap orang punya kelebihan dan kekurangan -Berilah contoh kebiasaan yg baik dan sopan serta berfikir positif
2. Dekati anak unt menjadikan kita tempat unt sharing berbagai hal
Unt konseling kelompok harusmenjaga RAHASIA.(harjilah)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayuii #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #sedayucity uks #reproduksiremaja #kemenkesri #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: