Rapi Rabu pintar pertemuan rutin setiap hari Rabu yang di hadiri oleh drg. Elmi yudihapsari bersama dengan staff karyawan Puskesmas Sedayu II pada hari ini, Rabu, 20 Desember 2017 di Hall Puskesmas Sedayu II.

Rapi hari ini di pimpin oleh drg. Maryati. Sebelum acara dimulai dilaksanakan Pre Test tentang Rabu Pintar oleh mahasiswa Koass UMY. Hal dilakukan untuk mengetahui seberapa efektivitas Rabu Pintar untuk Update Knowledge bagi karyawan Puskesmas Sedayu II. Dan nantinya setelah materi selesai dipaparkan akan dilaksanakan juga Post Tes.

Materi pertama yang diisi oleh bapak Yoyok Prasetyo tentang Rencana Pembenahan web dan Workshop Kesorga.
Pada pengantarnya bapak Yoyok memberikan informasi bahwa Web Puskesmas Sedayu mendapatkan apresiasi dari Dinkes Bantul sebagai Web yag paling aktif. Dan juga Media Puskesmas seperti Instagram, Facebook, Twitter dan Yoetube kita paling aktif sharing kegiatan Puskesmas. Dalam waktu ini juga disampaikan bahwa akan ada pembenahan tampilan Web Puskesmas. Selama ini Web Puskesmas hanya fokus kepada berita. Untuk ke depan akan fokus juga kepada Update Kegiatan UKP.  Maka input data untuk kepentingan itu diperlukan dan meminta kerjasama teman teman untuk memberikan data data yang diminta oleh petugas Web yaitu bapak Prasinto Ramdaniar dan bapak Yoyok Prasetyo.

Materi Kesorga, bapak Yoyok menyampaikan informasi bahwa berdasarkan Instruksi Bupati No 1 Tahun 2017 tentang Makan Buah dan Sayur , memperkuat  Instruksi Presiden No 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masayarakat Hidup Sehat, dan dipertegas dengan Surat Edaran Menpan Nomor 51 Tahun 2017 Tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), maka Semua IPD di wilayah kabupaten Bantul wajib melaksanakan kegiatan Kesehatan Olah raga. Salah satunya adalah Ice Breaking yang dilaksanakan setiap hari pada jam 10.00 wib dan 14.00 wib.

Materi yang kedua diisi oleh ibu mangesti handayani tentang thypoid. Thypoid adalah demam yang diakibatkan oleh bakteri salmonella enterica, khususnya turunan nua yaitu salmonella Typhosa.
🌸Komplikasi demam tifoid :
1. Intra intestinal
√ peritonitis
√ pendarahan usus
√ perforasi
√ ileus paralitik
2. Ekstra intestinal
√ pneumonia
√ miokarditis
√ supresi sumsung tulang belakang
Terapi yang dapat diberikan jika anak mengalami demam tipoid yaitu dengan banyak mengkonsumsi cairan dan Diit dengan makanan padat dapat diberikan sesegera mungkin dan rendah serat.
Upaya pencegahan :
1. air minum bersih dan matang
2. Makanan tdk terkontaminasi salmonella typhi
3. Imunisasi
4. Cuci tangan
5. Pencegahan dan penanganan karier
6. Peningkatan sanitasi lingkungan
7. Hygiene dan sanitasi makanan
8. Hygiene perorangan.

Materi ketiga di berikan oleh ibu Sartinah tentang Kenaikan Pangkat PNS diharapkan semua PNS menyiapakan berkas untuk melengkapi SKP, batas Pensiun PNS antara lain jika
1. Pejabat fungsional yaitu ahli muda batas pensiun sampai 58 th
2.Pejabat pimpinan tinggi yaitu batas pensiun sampai 60 th
3. Pejabat fungsional ahli utama yaitu sarjana batas pensiun sampai 65 tahun. (puspita)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sedayu #rabupintar #rapi #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: