Senin, 22 Januari 2018 jam 13.30 wib di Hall Puskesmas Sedayu II dilaksanakan Sosialisasi lanjutan PISPK oleh Koordinator PISPK kepada karyawan Puskesmas.

Pertemuan kali ini melanjutkan indikator PISPK tentang Terdapat Akses Air Bersih. Air bersih adalah air yang digunakan sehari hari yang sesuai dengan syarat kesehatan. Air minum adalah air yang memenuhi syarat kesehatan yang diolah terlebih dahulu yang di rebus kurang lebih selama 5 menit. Ciri2 air bersih adalah jernih, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak berwarna. Jenis air bersih yaitu berasal dari PAM/ Ledeng, Sumur Gali, Sumur Pompa, Mata Air Terlindung, PAH, Tadah Air Hujan dan Keran Umum. Di harapkan sumber mata air berada < 10m dari sumber pencemar, dan bila menggunakan sumur ember tidak boleh di tanah dan terdapat tutup, terdapat lantai kira-kira 1m di sekitar sumur tidak retak dan tidak pecah, bila menggunakan PAM, sumur pompa diharapkan keran tidak berkarat.

Bila sumber air tidak sehat maka akan menyebabkan diare, kolera, penyakit akibat vektor yang berkembang biak seperti DBD, Vilariasis, Malaria dan penyakit schisrasomiasis atau penyakit yang di sebabkan oleh cacing.
Kemudian tentang Terdapat Akses / menggunakan jamban sehat.
Jamban sehat adalah sarana buang air besar sesuai dengan syarat kesehatan yaoti dengan menggunakan kloset leher angsa, kloset plengsengan dengan tutup dan kloset cemplung dengan tutup. Dengan jarak kurang lebih 10m dari sumber air, kemudian limbah tidak di buang di sungai, got, selokan, drainase, dan limbah di salurkan kesaluran pembuangan limbah.(puspita)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #updateknowledge #alihinformasi #sedayu #kemenkesri #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: