Rabu, 28 Februari 2018 telah dilaksanakan acara Rabu Pintar RAPI dimulai pukul 13.00 bertempat di Hall Puskesmas Sedayu II dipimpin oleh dr.Kriessita Andiyani dengan beberapa materi Update Knowledge untuk karyawan Puskesmas.

Acara dibuka dan sekaligus materi pertama tentang Evaluasi & koordinasi pelaksanaan PIS PK oleh dr.Yayuk dan Rohani  Disepakati bahwa pelaksanaan PIS PK mulai Senin depan 1 tim bertanggung jawab penuh 1 RT, setahun total 12 RT masing2 tim, kembali seperti jadwal awal. Hari Kamis – Sabtu minggu ini dimanfaatkan utk membereskan administrasi & entry data.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Awwa yang menyampaikan hasil pelatihan SIPROKOL. Singkatan dari Sistem Innformasi Promosi Kesehatan,sebuah sistem online yang memuat detail setiap kegiatan promosi kesehatan misal penyuluhan, senam, kampanye kesehatan dll yang dilaksanakan oleh Puskesmas oleh semua program. Disepakati bahwa setiap petugas yang melakukan kegiatan promosi kesehatan harus menuliskan di buku yang nantinya akan disediakan.

Materi selanjutnya disampaikan oleh dr.Sita tentang hasil Posbindu PTM karyawan puskesmas yang sudah dilaksanakan minggu sebelumnya. Posbindu PTM merupakan kegiataan peran serta masyarakat dalam deteksi dini, monitoring dan tatalaksana faktor risiko Penyakit Tidak Menular secara rutin dan berkesinambungan. Posbindu PTM yang diperuntukkan bagi karyawan puskesmas ini sudah cukup lama terhenti sehingga mulai bulan ini dilaksanakan kembali. Kegiatan yang dilakukan pada posbindu diantaranya: wawancara riwayat penyakit keluarga & diri sendiri, wawancara faktor risiko PTM (merokok, kurang aktivitas fisik, kurang buah sayur, konsumsi alkohol & stress) dan pengukuran Tinggi Badan (TB), Berat Badan (BB), Indeks Massa Tubuh (IMT), Lingkar perut, Tekanan Darah dan laboratorium penunjang. Hasil posbindu PTM bulan ini:
– jumlah yang hadir: 32 karyawan (24 perempuan, 9 laki-laki)
– Riwayat penyakit keluarga dari urutan terbanyak: Hipertensi, DM, stroke, jantung & asma.
– Riwayat penyakit diri sendiri: DM, Hipertensi, Kolesterol tinggi & asma.
– Faktor risiko yang terbanyak: kurang aktivitas fisik (52%) selanjutnya kurang buah & sayur (46%) & merokok.
– hasil pemeriksaan: lebih dari 50% peserta obesitas. Kejadian hipertensi & kadar gula serta kolester tinggi pada sebagian kecil peserta.

Dilanjutkan oleh Pak Basir selaku programmer PTM membahas pelaksanaan posbindu selanjutnya, disepakati tiap rabu minggu ketiga. Serta skreening faktor risiko PTM pada pasien di tiap poli masing masing 1 pasien per hari. Ibu Nanik, nutrisionis puskesmas, menyampaikan interpretasi hasil pengukuran menggunakan body composition monitor yang meliputi pengukuran IMT, Lemak Tubuh, Lemak visceral atau lemak perut & sekitar organ, Lemak subkutis atau bawah kulit, kebutuhan kalori basal dan Usia tubuh (body age). Acara dilanjutkan dengan diskusi & tanya jawab, ditutup pukul 14.30.(dr.sita)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #rabupintar #updateknowledge #alihinformasi #rapi #sedayu #kemenkesri #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: