Puskesmas Sedayu II melaksanakan Program Integrasi SDIDTK, UKGS dan Screening anak prasekolah di TK PKK 25 Argodadi di Dusun Demangan Argodadi Sedayu pada hari Sabtu, 3 Maret 2018 dengan Tim KIA dan Gigi Puskesmas.

Petugas Puskesmas Sedayu II adalah ibu Sumilah dan ibu Rohani Widiyanti. Jumlah sasaran 45 anak dan 2 anak ijin tidak masuk. Jumlah yang dilakukan SDIDTK,UKGS dan Screening adalah 43 anak.Total pencapaian 96%. Anak TK yang dirujuk di Puskesmas ada 6 anak, karena masalah Gigi 4 anak dan serumen ada 2 anak.

SDIDTK atau Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang adalah pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada masa 5 tahun pertama kehidupan. Indikator keberhasilan program SDIDTK adalah 90% balita dan anak prasekolah terjangkau oleh kegiatan SDIDTK.

SDIDTK mempunya tujuan untuk mendeteksi dini tumbuh kembang pada anak dan mendeteksi kesehatan gigi dan mulutnya. Kegiatan ini adalah kolaborasi dari program Unit KIA dan Unit Gigi.

Salah satu upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat adalah Usaha Kesehatan Gigi Sekolah. Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) merupakan pendidikan kesehatan gigi dan mulut yang terpadu, secara lintas program dan lintas sektoral yang ditujukan untuk masyarakat sekolah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk perilaku hidup sehat, terutama kesehatan gigi dan mulut.

Penjaringan kesehatan (Screening) adalah salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.(yoyok)
#kes@sedayudua #promkessedayudua #promkes #puskesmas #puskesmassedayu2 #dinkesbantul #kabupatenbantul #sdidtk #stimulasideteksiintervensidinitumbuhkembang #ukgsanakprasekolah #screeninganakprasekolah #sedayu #kemenkesri #kemenkes

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: