Sabtu, 9 maret 2019,dilaksanakan kunjungan ibu hamil berisiko didusun Senowo Argorejo Sedayu Bantul oleh bidan Puskesmas Sedayu II ibu Rohani Widiyanti, dimana kegiatan ini merupakan implementasi dari program inovasi “RANGKAI BUNGA EMAS”

Rangkai Bunga Emas merupakan program Rangkul dan Temani Ibu Pembangun Bangsa”, program inovasi dari Puskesmas Sedayu II. Program ini memberikan dampingan dan edukasi kepada ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Sedayu II. Bidan Puskesmas datang berkunjung ke rumah ibu hamil dalam memantau perkembangan kehamilan dan memberikan edukasi sehat kepada ibu hamil.

ibu Nur Wahyuni, beserta Bidan Ibu Rohani & Kader ibu Harni

Pada kesempatan ini, Bidan Puskesmas Sedayu II ibu Rohani Widiyanti melaksanakan kunjungan ibu hamil kepada Ibu Nur Wahyuni, ibu Kartini dan ibu Anit di dusun Senowo Argodadi Sedayu Bantul dengan ditemani kader kesehatan dusun Senowo ibu Harni.
Kunjungan pertama kepada Ibu Nur Wahyuni, usia 40 tahun, mempunyai resiko dalam kehamilannya ; dengan G4 (kehamilan ke-4), P2 (sudah pernah 2 persalinan),AB 1 (keguguran 1 kali) spasing 7 tahun, riwayat Kehamilan terakhir dengan penyakit toxo dan persalinan SC (operasi caesar), sehingga diperlukan perencanaan persalinan untuk menuju persalinan yang aman dan selamat.

 

Diskusi bersama dilakukan oleh tenaga kesehatan dan keluarga untuk menyiapkan tempat persalinan, transportasi, pendamping persalinan, calon pendonor darah dan persiapan kartu jaminan kesehatan sudah dirembug bersama, anjuran untuk rutin minum obat juga diingatkan oleh bu bidan.
Semoga kehamilannya lancar dan selamat ya bu..sampai pada persalinannya nanti.

Ibu Kartini beserta Bidan ibu Rohani & Kader ibu Harni

Ibu Kartini beserta Suami & Kader ibu Harni

Kunjungan kedua kepada ibu Kartini dengan umur 32 tahun, HPL 22 April 2019, spasing 11 tahun dalam kondisi sehat, namun tidak memiliki kartu jaminan kesehatan. Diinformasikan bahwa ibu bisa mendapatkan kartu jaminan untuk persalinannya dengan jampersal.
Alur pengajuan syarat Jampersal sedikit berbeda arir tahun lalu, yaitu di dinsos bukan lagi di Dinas Kesehatan, untuk selanjutnya setelah diferivikasi dari Dinsos dan lolos kemudian dibawa ke kantor Jamkesda.
Syarat jampersal: KK, KTP, SKTM dan surat diagnosa/ rujukan dari puskesmas untuk kemudian dibawa ke kantor Dinsos Bantul.

Buku KIA

Buku KIA

Diingatkan juga kepada kelurga untuk perencanaan persalinan (P4K) untuk dibahas bersama suami dan kemudian ditempel di luar rumah yang bisa terlihat oleh masyarakat.

Ibu Anit beserta Bidan ibu Rohani & Kader ibu Harni

Ibu Anit beserta Suamii & Bidan Ibu Rohani

Kunjungan ketiga kepada ibu Anit.
Kondisi ibu sehat dan sudah periksa di RS PKU dan di dokter swasta.
Di sarankan kepada ibu untuk ke periksa di Puskesmas Sedayu 2 untuk diberikan pelayanan ANC terpadu yaitu pemeriksaan untuk menskrening seluruh kesehatan ibu hamil mulai dari dokter umum, dokter gigi, gizi, laboratorium, imunisasi dan bidan.

Program Rangkai Bunga Emas bersinergi dengan program inovasi Puskesmas yang lain yaitu Program Dusun Siaga, dimana adanya sistem ketersediaan data golongan darah warga dan ambulan dusun.

Dusun Siaga adalah Dusun yang warganya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri dalam wilayah dusun. Implementasi Kesiapan sumber daya, kemampuan dan kemauan adalah adanya : kemudahan dalam mengakses ke fasilitas kesehatan (Jarak tempuh di bawah 30 menit dan jarak < 10 km), adanya pengembangan UKBM (posyandu balita, posyandu lansia, dusun siaga, KP ibu, dll), adanya Kader surveilens berbasis masyarakat masyarakat (meliputi: pemantauan penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan dan perilaku), adanya sistem kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana (Data Golongan darah warga dan Ambulan Dusun), dan upaya penyehatan lingkungan.(anik/yoyok)

Kategori: Berita

Silakan Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: