Hasil Survey Indeks Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Sewon I, Periode : Januari-Juni 2014

Puskesmas merupakan instansi pemerintah yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan memiliki kualitas pelayanan yang baik. Kinerja petugas puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat salah satunya dapat dinilai dengan mengetahui bagaimana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas. Kualitas pelayanan yang baik dapat dilihat dari terpenuhinya harapan dan keinginan pelanggan dapat terpenuhi.

Pelaksanaan survei terhadap kepuasan pelanggan di Puskesmas Sewon I dilakukan secara berkala untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kinerja dari waktu ke waktu. Dari hasil survei ini, diharapkan Puskesmas dapat memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Metode yang digunakan pada survei bulan Juni tahun 2014 ini menggunakan pedoman yang sama dengan survei pada tahun 2013 yaitu pedoman penyusunan indeks kepuasan masyarakat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara tahun 2004.

Hasil nilai indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan puskesmas adalah 75, 30. Dengan melihat interpretasi nilai pada tabel nilai persepsi, interval IKM, Mutu Pelayanan dan Kinerja Unit Pelayanan maka kinerja pelayanan Puskesmas Sewon I adalah BAIK dengan mutu pelayanan B.

Unsur yang mendapatkan rata-rata penilaian tertinggi adalah unsur Kewajaran Biaya Pelayanan. Hal ini menunjukkan bahwa di Puskesmas Sewon I pelaksanaan pemungutan tarif dan retribusi pelayanan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak ada praktek pungutan-pungutan liar yang tidak sesuai aturan.

Unsur pelayanan yangmendapatkan rata-rata penilaian terendah adalah kecepatan pelayanan. hal ini perlu dilakukan evaluasi terhadap lamanya waktu pelayanan di setiap unit, apakah terlalu lama dan perlu upaya untuk mempercepat pelayanan, namun tanpa menurunkan kualitas pelayanan. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan menetapkan target waktu pelayanan masing-masing unit sehingga bisa dilakukan evaluasi dan pemantauan dengan lebih baik.

Selanjutnya rata-rata penilaian terendah kedua adalah kedisiplinan petugas palayanan, hal ini oleh karena petugas/karyawan Puskesmas lokasi tempat tinggal banyak yang cukup jauh dan padatnya lalulintas jalan raya pada jam sibuk seperti pada pagi hari. Tentunya ini dapat diperbaiki dengan memanajemen waktu masing-masing petugas dalam merencanakan untuk berangkat ke Puskesmas.

Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Kepala puskesmas beserta semua staf puskesmas, untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat baik dari segi peningkatan kinerja staf puskesmas maupun perbaikan atau peningkatan sarana dan prasarana fisik yang mendukung pelayanan puskesmas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *