TETAP SEHAT SELAMA PUASA

Bulan Romadhon , bulan yang sangat dinanti oleh seluruh umat Islam di dunia .

Saat bulan Romadhon pula bertebaran penjual makanan minuman dadakan yang menjual makanan beraneka rasa dan warna .

Berikut akan kami paparkan beberapa hal yang perlu diwaspadai dalam memilih makanan minuman yang aman

Permasalahan keamanan pangan

  1. Karena cemaran mikroba, hal ini karena rendahnya kondisi hygiene dan sanitasi ( penjual , tempat ,alat , bahan )
  2. Karena cemaran kimia ( tercemar oleh bahan kimia tertentu karena kondisi lingkungan yang tidak sesuai / tercemar )
  3. Penyalahgunaan bahan berbahaya ( formalin , boraks )
  4. Penggunaan bahan tambahan pangan ( BTP ) yang melebihi batas syarat yang diijinkan

CIRI CIRI MAKANAN TERCEMAR

  1. Mikroba

Hindari makanan yang disimpan pada suhu antara 10 – 60 derajat celcius

Hindari makanan basi , berjamur , berlendir .

  1. Kimia

Tidak tampak secara fisik makanan yang tercemar karena bahan kimia.

Ke hati – hatian memilih makanan menjadi hal terpenting.

  1. Mengandung Bahan berbahaya

  1. BTP melebihi batas persyaratan

TIPS MEMILIH MAKANAN KEMASAN :

  1. Cek kondisi kemasan
  2. Cek Lebel ( Daftar BPOM , Tanggal Kadaluwarsa, Label Halal )
  3. Cek komposisi
  4. Cek Visual

TIPS MEMILIH MAKANAN SEGAR

 

PANDEYAN , DUSUN PEMBERDAYAAN TERPADU KESEHATAN

Minggu pagi tanggal 7 mei 2017 , halaman Monumen perjuangan TNI Aangkatan udara yang berada di dusun Pandeyan ramai dipadati oleh banyak kader kesehatan sedesa Bangunharjo , lintas sector kec Sewon , Tokoh masyarakat desa Bangunharjo , dan Puskesmas Sewon II

Pada pagi hari itu diadakan kegiatan launching beberapa kegiatan pemberdayaan yang telah secara intensif dilakukan oleh Puseksmas Sewon II di wilayah dusun itu  diantaranya :

  1. Deklarasi Kawasan tidak merokok di dalam rumah

Pandeyan khususnya di RT 3 sudah menyatakan bahwa wilayahnya sepakat bahwa tak ada warganya yang merokok di dalam rumah untuk menghormati hak udara sehat bagi orang yang tidak merokok , ibu hamil , bayi balita dan orang yang rentan terhadap bahaya asap rokok . Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Bapak Camat Sewon Bp Kwintarto Heru Prabowo , SSos kepada bp Ketua RT 03 Bp Walijo

Diharapkan dengan adanya kesepakatan ini kualitas udara dalam rumah menjadi lebih baik dan Perilaku hidup bersih sehat dari sisi pesan  tidak merokok di dalam rumah dapat lebih meningkat

  1. Pengelolaan sampah padat Rumah Tangga

Sampah menjadi masalah serius di dusun Pandeyan, dengan pendampingan yang intensif dan terus menerus dari petugas sanitarian Puskesmas Sewon II akhirnya terwujudlah kesepakatan untuk mengelola sampah rumah tangga yang ditimbulkan di masing masing rumah , kegiatan awal yang dilakukan adalah dengan memilah nya menjadi 3 bagian utama yaitu samaph organic ( yang kemudian dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk ) , Sampah Residu ( yang harus dibuang di TPA ) , dan sampah daur ulang yang kemudian akan dikelola secara bijaksana untuk kepentingan bersama  dan lebih bermanfaat . Kegiatan pengelolaan ini dinamai SEMENJAK 45

Maksudnya sehat dengan mengelola sampah secara bijak di RT 4,5

  1. Launching Posbindu PTM

Kegiatan yang diawali dengan sosialisasi tentang penyakit tidak menular yang dimotori oleh petugas PTM sri Tri Murwaningsih akhirnya berhasil mewujudkan lahirnya sebuah Posbindu PTM yang digerakkan oleh pada pemuda Karang taruna sebagai kadernya . Posbindu yang mereka beri nama BARASTA  mulai aktif berjalan sejak Mei 2017 . Semoga keberdaannya bisa mendeteksi lebih awal dan mencegah kejadian penyakit tidak menular lewat kegiatan screening dan promosi hidup sehat

  1. Launching Taman Buah dan sayur

Dibawah koordinasi dan pendampingan dari petugas gizi Puskesmas Sewon II Any Suryani , maka muncullah kegiatan untuk menanan buah sayur di lahan milik pemerintah desa yang ada di Pandeyan , hasil Taman ini digunakan untuk menambah kesejahteraan balita di posyandu . Ada banyak macam buah dan sayur yang ditanam . Taman ini mereka beri nama TAMAN SABU ORGANIK

  1. Launching Taman Tanaman obat

Bersebelahan dengan Taman Sabu Organik masyarakat Pandeyan juga melakukan kegiatan penananaman tanaman obat untuk keluarga , back to nature berobat dengan obat tradisional di kebun TAMBATAN untuk pertolongan pertama

  1. Pendampingan bagi keluarga orang dengan  gangguan jiwa

Ada beberapa keluarga di dusun Pandeyan yang memiliki anggota keluarga ODGJ ( orang dengan gangguan jiwa ) . Untuk memastikan bahwa ODGJ tidak dipasung , minum obat secara teratur , hidup lebih terarah maka petugas kesehatan jiwa Puskesmas sewon II Kastuti melakukan kegiatan dan pelatihan bagi keluarga , kader , dan masyarakat sekitar penderita untuk peduli kepada ODGJ . Denag kegiatan EMPING KANJI  ( Pendampingan keluarga gangguan jiwa ) diharapkan ODGJ tidak terkucil dan dianggap mengganggu masyarakat

  1. Pemeliharaan kesehatan mandiri oleh para pekerja informal

Beberapa warga Pandeyan mempunyai usaha yang melibatkan beberapa karyawan , didampingi oleh petugas UKK Puskesmas Sewon II Emy Widiati , mereka dilatih beberapa kegiatan agar pada pekerja tetap bisa sehat melakukan kegiatan pekerjaannya  dan tetap BARASKAR  ( Bagas Waras iso Makarya )  

  1. Gerakan santun dan peduli usila

Kader Usila di dusun Pandeyan punya jadwal yang terencana untuk mengunjungi para usila di wilayahnya , memperdulikan atau sekedar menanya kabar , dan mengingatkan untuk rajin mengikuti kegiatan di Posyandu usila yang sudah ada . Kegiatan SURUH SIMBAH  ( Sowan ngaruhke simbah ) ini diharapkan bisa menjadi sarana yang bagus untuk generasi muda lebih menyayangi dan menghgormati orang tua

  1. Launching Ambulan dusun

Diawali dari kesediaan Takmir Masjid An Nuur untuk mengikhlaskan kendaraannya dipakai  untuk kepentingan kesehatan seperti merujuk orang sakit , melayat , mengangkut jenazah , dan yang lebih khusus  untuk  mengantar bumil , dengan ditempeli siker RODA BERPUTAR UNTUK KESELAMATAN UMAT agar lebih terlihat sebagai ambulan dusun.

Daftar acara pada launching dusun pemberdayaan terpadu tersebut adalah:

  1. Pembukaan
  2. Sambutan Kepala Desa Bangunharjo
  3. Sambutan Kepala Kecamatan Sewon
  4. Launching Dusun Pemberdayaan Terpadu
  5. Launching ambulan dusun
  6. Game and fun

Senam Sehat

Keceriaan saat Game

Penempelan Sticker Ambulan Dusun

Launching Program Dusun Pemberdayaan Terpadu

Pemberian Sticker Ambulan Dusun

Waqaf Ambulan Dusun

DUCA SERA (BERAWAL DARI SEHAT AGAR SEJAHTERA)

 

Minggu pagi  tanggal 23 April 2017 Dusun Cabeyan salah satu dusun di wilayah Desa Panngungharjo tampak ramai dengan berbagai kegiatan dalam rangka lounching beberapa kegiatan kaitan dengan kesehatan .

Kegiatan yang merupakan kerjasama manis antara Puskesmas Sewon II dan PKK Desa Panggungharjo , didukung penuh oleh pemerintah Desa Panggungharjo serta melibatkan RBG Rumah zakat tersebut merupakan wujud peran serta masyarakat dalam upaya pembangunan kesehatan menuju masyarakat sehat dan sejahtera .Dihadiri oleh Bapak dan Ibu Bupati Bantul , Bapak dan Ibu Camat Sewon serta Muspika dan kepala instansi, Bapak dan Ibu Lurah Desa Panggungharjo , Perwakilan dinas Kesehatan Bantul ,dan semua unsure masyarakat Cabeyan mulai dari anak anak sampai orang tua .

Kegiatan tersebut diberi nama DUCASERA ( Dusun Cabeyan Sehat Sejahtera ) dengan berbagai agenda kegiatan diantaranya :

  1. Jalan Sehat keliling dusun
  2. Penandatanganan komitmen dan deklarasi tidak merokok di dalam rumah
  3. Penandatanganan komitmen dan deklarasi pengelolaan sampah rumah tangga
  4. Penanaman buah dan sayur di kebun dan pekarangan rumah
  5. Lounching pelaksanaan Posbindu

Dengan peran serta masyarakat , keterlibatan tokoh masyarakat maka cita cita pembangunan kesehatan bisa lebih cepat terwujud .

Penandatangan Deklarasi Tidak Merokok oleh Bupati Bantul

Penyerahan Papan Posbindu

Sambutan istri Bupati Bantul

DUSUN UNGGULAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Kesibukan kecil terlihat sejak pagi hari itu Selasa tanggal 18 April 2017 di rumah Bp Dukuh Sorowajan . Pagi itu Sorowajan yang bersih dan sehat akan menerima tamu Tim penilai calon Tenaga Kesehatan teladan tingkat DIT th 2017 . Sorowajan terpilih mendampingi Sanitarian Puskesmas Sewon II , Nunuk Endang Pujiati, AMKL karena telah terwujud sebagai kawasan yang telah melaksanakan deklarasi Dusun STBM  ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) dengan pelaksanaan 5 pilar yang sudah baik ,karena proses pendampingan panjang yang dilakukan oleh sanitarian bersama tokoh masyarakat dan lintas sector .

5 pilar tersebut meliputi :

  1. Semua warga sudah Stop Buang air besar sembarangan
  2. Perilaku cuci tangan pakai sabun sudah membudaya
  3. Pengolalaan air minum dan makanan rumah tangga yang baik
  4. Pengelolaan sampah rumah tangga yang baik
  5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga yang baik

Selain itu ada beberapa inovasi yang dikembangkan disana oleh Nunuk Endang Pujiati diantaranya

  1. Ada deklarasi dan komitmen untuk upaya membatasi pemakaian plastic ,gerakan ini dinamai dengan BATIK GO GREEN
  2. Pengembangan kearifan local dengan memanfaatkan daun sirih untuk mencuci tangan
  3. Gerakan bersama menanam sereh untuk upaya menjauhkan nyamuk dari lingkungan
  4. Menampung semua limbah bekas minyak goreng untuk kemudian dikelola di Bank Tigor milik BUMDes Panggungharjo Lestari
  5. Mengelola dengan bijak sampah rumah tangga bekerja sama dengan BUM Des dan hasilnya untuk kepentingan masyarakat sekitar dengan lebih baik ( Bank dan sedekah Sampah )
  6. Melatih dan menggerakkan anak anak usia SD untuk ikut peduli dan memantau jentik dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit demam berdarah ,namanya ADINDA ( Anak anak peduli Demam berdarah )

Dalam kesempatan tersebut hadir para tokoh masyarakat dan lintas sector yang selama ini telah bekerja bersama dan akan tetap bersama mewujudkan Panggungharjo STBM tahun 2019 diantaranya ; Camat Sewon , Muspika Sewon , Kepala instansi ke kec Sewon ,Lurah Desa Panggungharjo , Lurah Desa Bangunharjo , PKK Kec Sewon , PKK Desa Panggungharjo dan Bangunharjo ,RBG Rumah Zakat , Direktur Bank Sampah , Direktur Akbid Yo , Kader STBM se Desa Panggungharjo dan tentunya yang selama ini telah selalu bekerja keras bersama Nunuk Endang Pujiati mewujudkan Sorowajan STBM yaitu Kepala Dusun , Kader Kesehatan , Pak RT , dan semua tokoh masyarakat Sorowajan .

Deklarasi Batik Go Green

Deklarasi STBM

Tas Sampah Pilah

Tas Batik Go Green

Jelantah

HUBUNGAN SANITASI DEPOT AIR MINUM DENGAN KUALITAS AIR MINUM YANG DIHASILKAN

Bantul, Kesehatan Lingkungan – Jumat (31/3) Tenaga Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sewon II mengadakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Depot Air Minum (DAM) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sewon II. Inspeksi DAM dilakukan oleh Nunuk Endang Pujiati, AMKL pada tahun 2016 sebanyak 20 DAM. Inspeksi DAM ditindak lanjuti dengan pemeriksaan kualitas air minum dari DAM. Menurut Permenkes Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lingkungan kegiatan yang salah satunya dilakukan dalam bentuk inspeksi. Selain itu air minum juga harus memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010, dimana air minum harus memenuhi persyaratan tingkat kontaminasi nol/100 ml sampel untuk keberadaan bakteri E.coli. selain itu persyaratan air minum dalam kemasan diatur sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) nomor SNI-01-3553-2006 dimana air minum selain harus memenuhi  persyaratan mikrobiogis yaitu bebas dari bakteri patogen. Hiegine sanitasi adalah upaya kesehatan untuk mengurangi atau menghilangkan faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya pencemaran terhadap air minum dan sarana yang digunakan untuk proses pengolahan, penyimpanan dan pembagian air minum.

Hasil dari inspeksi kesehatan lingkungan DAM dengan kualitas air parameter mikrobiologi di 20 DAM yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Sewon II adalah

    Kualitas Parameter Mikrobiologi
Memenuhi Syarat Tidak Memenuhi Syarat
Hasil IS Memenuhi Syarat 15 2
Tidak Memenuhi Syarat 1 2

 

Dapat diketahui dari table di atas hasil inspeksi yang tidak memenuhi syarat dan kualitas parameter mikrobiologi tidak memenuhi syarat sebanyak 2 damiu. Berdasarkan hasil pemeriksaan kualitas air direkomendasikan untuk melakukan upaya perbaikan kualitas yang meliputi hygiene sanitasi peralatan, personil dan lingkungan sekitar tempat produksi, pembersihan dan sterilisasi gallon, lamanya pemberian sinar UV, waktu (lamanya) pencucian galon. Selain itu pengelola sebaiknya menggunakan air sumber dari mata air supaya beban filter instalasi tidak berat. Kondisi hygiene karyawan DAM masih perlu perhatian yaitu kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum melaksanakan pekerjaan, tidak memeriksakan kesehatannya secara rutin setiap 6 bulan sekali dan tidak memakai pakaian khusus kerja. Kondisi sanitasi bangunan dan alat pengolahan pengeolahan DAM secara umum baik, namun yang perlu diperhatikan adalah keberadaan fasilitas sanitasi seperti tempat cuci tangan berikut perlengkapannya, dimana seluruh DAM tidak menyediakan.

Upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat/ pembeli air DAM

  1. harus memperhatikan hasil pemeriksaan sampel air minum yang biasanya di tempel di dinding atau di kaca instalasi pengisian.
  2. Apabila hasil pemeriksaan sampel sudah melewati masa berlaku, maka dimohon konsumen untuk mengingatkan kepada pengelola DAM memeriksakan kualitas air kembali ke Laboratorium Dinas Kesehatan Bantul lewat petugas puskesmas.

UPAYA WUJUDKAN CABEYAN SEBAGAI KAWASAN SEHAT BEBAS ASAP ROKOK

Dusun Cabeyan , salah satu dusun di wilayah Desa Panggungharjo , dusun yang disiapkan untuk contoh dusun sehat tahun 2017 , menjadi salah satu dusun intervensi untuk mengenalkan bahaya merokok .

Kegiatan yang dipromotori oleh Petugas promkes puskesmas Sewon II Agus Ruhari , SKM dan menghadirkan Kasie Promkes Dinkes Bantul dan konselor berhenti merokok Puskesmas Nunuk Endang Pujiati , AMKL ini dilakukan terutama kepada tokoh masyarakat di wilayah Dusun Cabeyan .

Materi yang disampaikan diantaranya

  1. Kebijakan tentang rokok mulai dari UU, Peraturan Gubernur dan peraturan Bupati Bantul
  2. Bahaya merokok bagi perokok dan perokok pasif

Kesepakatan yang dihasilkan :

Kesepakatan untuk melakukan deklarasi dan komitmen bersama untuk menghoramti hak sehat bagi semua orang dengan cara tidak merokok di dalam rumah , kegiatan deklarasi direncanakan akan dilakukan tgl 23 April 2017 .

Kami tak membatasi hak merokok anda , tapi tolong hargai hak kami atas udara sehat tanpa asap rokok

KENALKAN MAKANAN SEHAT SEJAK DINI

Tak ada anak anak yang tak suka jajan . Hal yang wajar ini kemudian ditangkap oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II sebagai suatu hal yang harus diwaspadai , karena makanan adalah salah satu factor terpenting kesehatan anak .

Mendengarkan penyuluhan pasti menjadikan hal yang sangat tidak menarik bagi anak anak . Untuk itu dalam upaya mengenalkan makanan yang sehat , tanda makanan berbahaya , akibat buruk yang timbul karena mengkonsumsi makanan yang tidak baik dilakukan dengan cara bermain dan belajar . Dengan menggunakan media permainan ular tangga ,anak anak diajak untuk lebih selektif memilih makanan .

Kegiatan ini dilakukan oleh sanitarian Nunuk Endang Pujiati bekerja sama dengan RBG Rumah Zakat dan Karima , anak anak suka karena diajak bermain dan yang lebih penting adalah bahwa pesan kesehatan tentang makanan sampai ke anak . Didukung dari dana BOK tahun 2016 kegiatan Implementasi Hygiene Sanitasi Pangan untuk anak sekolah ini bias terlaksana di semua SD ( 17 SD ) di wilayah Puskesmas Sewon II

Boleh jajan tapi harus jadi konsumen yang cerdik , perhatikan :

  1. Komposisi makanan
  2. Ijin makanan minuman
  3. Tanggal kadaluwarsa
  4. Kemasan makanan

REFRESHING KADER JUMANTIK RT UNTUK REVITALISASI FUNGSI DAN PERAN JUMANTIK RT

Image

Data penderita Demam Berdarah di wilayah Puskesmas Sewon II yang tak kunjung turun dan malah cenderung meningkat tajam di tahun 2016 , memaksa upaya ekstra untuk pencegahan dan pengendalian . Telah banyak usaha yang dilakukan pada tahun 2016 dan ternyata belumj memberikan hasil yang signifikan .Kegiatan monitoring PSN sebulan sekali bersama tim Pokjanal DBD tingkat Kecamatan , Langkah cepat Penyelidikan epidemiologi , Pemberdayaan masyarakat di wilayah yang terjadi KLB , Memaksimalkan kerjasama lintas sector ,dan Fogging focus sudah dilakukan . Tapi tampaknya kegiatan tersebut belum mampu mendongkrak angka bebas jentik apalagi menurunkan kasus DBD .

Untuk mengawali kegiatan pencegahan dan penanggulangan DBD di wilayah Puskesmas Sewon II di tahun 2017 beberapa alternative kegiatan sudah disusun dan direncanakan oleh petugas P2DBD Nunuk Endang Pujiati yang tentu saja melibatkan lintas program , lintas sector , Desa , dan PKK  serta lembaga swadaya masyarakat yang ada .

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan ulang kader Jumantik RT yang ada di 31 dusun di wilayah Puskesmas Sewon II , dengan berkeliling dan bertemu langsung dengan para jumantik RT .

Kegiatan yang dilakukan Nunuk Endang Pujiati didampingi Pak Sunarno , Sag ( untuk desa Panggungharjo ) dan Ibu Widi Sukarsih ( Desa Bangunharjo ) meliputi :

  1. Evaluasi kegiatan jumantik selama melakukan kegiatan pemantauan
  2. Penyegaran kembali pengetahuan dan ketrampilan tentang DBD
  3. Menyusun kesepakatan bersama untuk kembali rutin melakukan pemantauan jentik di masing masing RT

Dari hasil kegiatan ini diharapkan kegiatan pemantauan dapat kembali berjalan rutin di masing masing RT , ketepatan laporan dan pelaksanaan pemantauan menjadi salah satu hal yang dinilai dalam pemberian reward DB4MK yang dananya sudah disiapkan oleh Pemerintah Desa Panggungharjo dan Bangunharjo .

DBD bisa kita cegah , jangan membuat lingkungan menjadi istana yang menyenangkan bagi nyamuk , jangan menjadikan jentik sebagai piaraan .

DEKLARASI DUSUN STBM DAN DEKLARASI MEMBATASI PEMAKAIAN PLASTIK DI WILAYAH SOROWAJAN PANGGUNGHARJO SEWON BANTUL

Pembangunan kesehatan yang mengedepankan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan akan berdampak sangat baik terhadap keberlangsungan program . Program sanitasi total berbasis masyarakat ( STBM ) yang berporos pada kegiatan pemberdayaan masyarakat , meniadakan subsidi , mengoptimalkan peran lintas sector dan lembaga lain , membuat program ini diharapkan bias berjalan berkelanjutan dan berkesinambungan .

Kegiatan STBM yang berorientasi pada akses sanitasi dan perilaku masyarakat agar hidup sehat  terdiri dari 5 pilar utama yaitu :

  1. Stop buang air besar sembarangan ( Stop BABS )
  2. Cuci tangan pakai sabun ( CTPS )
  3. Pengolahan air minum dan makanan rumah tangga
  4. Pengolahan limbah cair rumah tangga
  5. Pengolahan limbah padat ( Sampah ) rumah tangga

Di dusun Sorowajan Desa Panggungharjo kegiatan untuk melaksanakan 5 pilar STBM telah dimulai sejak tahun 2013. Kegiatan pertama dilakukan oleh Puskesmas Sewon II yang dipelopori oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II melakukan kegiatan pemicuan kepada masyarakat untuk stop buang air besar sembarangan . Kegiatan pendampingan dan pemantauan terus dilaksanakan , akhirnya pada tahun 2014 mereka menyatakan Stop BABS dan setelah diverifikasi deklarasi pun dilaksanakan untuk pilar pertama.

Kegiatan pemicuan berlanjut ke pilar lain yang dilakukan oleh sanitarian Puskesmas Sewon II , sedikit demi sedikit pilar lain tertata dan pada th 2016 setelah diverifikasi Sorowajan pun siap deklarasi 5 pilar STBM .

Melihat potensi besarnya peran serta masyarakat di Sorowajan lalu sanitarian pun mencoba  untuk mengenalkan progam Indonesia Bebas Plastik th 2020 , program pun bersambut mereka pun antusias mendukung program pemerintah untuk mencoba membatasi penggunaan plastic dalam kegidupan sehari hari . Gerakan ini dinamai BATIK GO GREEN ( Membatasi plastic untuk menyelamatkan bumi ).

Selain itu ,di Sorowajan banyak juga ditemukan tanaman sirih yang ditanam oleh masyarakat , oleh sanitarian Puskesmas Sewon II hal ini kemudian ditangkap untuk dikembangkan menjadi bahan cuci tangan menggantikan sabun , beberapa lembar sirih direbus dan dijadikan cairan pencuci tangan . Selain memaksimalkan potensi yang ada , hal ini juga sebagai bentuk inovasi yang mungkin bermakna dan perlu dikembangkan di masa mendatang , untuk membuktikan efektifitas dan daya bunuh cairan daun sirih terhadap kuman di tangan . untuk itu sanitarian puskesmas Sewon II sudah mencoba membuka kerjasama dengan Poltekes kemenkes jurusan Kesehatan Lingkungan untuk meneliti hal tersebut .

Kegiatan deklarasi melaksanakan 5 Pilar STBM  dan deklarasi Batik Go green dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2016 jam 06.00 sampai 10.30 WIB di halaman rumah Dukuh Sorowajan Desa Panggungharjo Sewon. Kegiatan ini antara lain:

  1. Jalan sehat bersama semua warga
  2. Penandatanganan komitmen melaksanakan 5 Pilar STBM dan deklarasi Batik Go Green oleh semua warga
  3. Cuci tangan pakai sabun sirih bersama
  4. Pernyataan deklarasi 5 Pilar STBM yang dipimpin oleh Kadus Sorowajan dan  Deklarasi Batik Go green oleh Ketua Kader Sehat Sorowajan
  5. Penandatanganan deklarasi oleh perwakilan warga dan diketahui oleh pejabat pejabat terkait ( Camat sewon , Kades Panggungharjo , Kadinkes Bantul , Ketua HAKLI DIY , Direktur Bank Sampah , RBG Rumah Zakat )
  6. Pembagian door prize

 

PASEBAN: STRATEGI MENUJU PANGGUNGHARJO BEBAS DBD

Siaaappppp…… serentak menggema suara seratusan anak anak sekolah SD di wilayah desa Panggungharjo saat ditanya kesiapan mereka untuk menjadi Pasukan Sekolah Berantas Nyamuk ( PASEBAN )

Mereka memang sudah dibekali dengan berbagai pengetahuan tentang cara melakukan pemantauan jentik nyamuk Demam Berdarah dan cara memberantas nya oleh mahasiswa Poltekes Keperawatan yang sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan di Desa Panggungharjo .

DSC00677
Kegiatan yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Desa Panggungharjo, Poltekes Keperawatan Kemenkes , Kec Sewon ,dan Puskesmas Sewon II menyatukan komitmen untuk berusaha menaikkan angka bebas jentik dan menekan angka penderita penyakit Demam berdarah .

Kegiatan nyata untuk mewujudkan hal tersebut salah satunya adalah dengan menggandeng anak anak SD yang ada di wilayah desa Panggungharjo untuk menjadi juru pemantau jentik ( Jumantik ),mereka disiapkan dan dibekali untuk menjadi PASEBAN ( Pasukan Sekolah Berantas Nyamuk )

DSC00745Pelantikan Paseban sendiri dilakukan oleh Bupati Bnatul yang dalam hal ini diwakili oleh Asek II Sekda Bantul Bp. Sunarto,SH,Mhum ,disaksikan oleh Camat Sewon , Direktur Poltekes Kemenkes ,Dinas Kesehatan Bantul ,dan Pejabat Lintas Sektor di kecamatan Sewon .

DSC00737Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat sebagai anggota Paseban , penyematan PIN Paseban , dan senter serta blangko PJB
Selamat berjuang para PASEBAN , semangat semoga cita cita kita terwujud dengan bantuan dan kegigihanmu tak kenal lelah melaksanakan Pemantauan Jentik Berkala

DSC00726