Pembangunan kesehatan yang mengedepankan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan akan berdampak sangat baik terhadap keberlangsungan program . Program sanitasi total berbasis masyarakat ( STBM ) yang berporos pada kegiatan pemberdayaan masyarakat , meniadakan subsidi , mengoptimalkan peran lintas sector dan lembaga lain , membuat program ini diharapkan bias berjalan berkelanjutan dan berkesinambungan .

Kegiatan STBM yang berorientasi pada akses sanitasi dan perilaku masyarakat agar hidup sehat  terdiri dari 5 pilar utama yaitu :

  1. Stop buang air besar sembarangan ( Stop BABS )
  2. Cuci tangan pakai sabun ( CTPS )
  3. Pengolahan air minum dan makanan rumah tangga
  4. Pengolahan limbah cair rumah tangga
  5. Pengolahan limbah padat ( Sampah ) rumah tangga

Di dusun Sorowajan Desa Panggungharjo kegiatan untuk melaksanakan 5 pilar STBM telah dimulai sejak tahun 2013. Kegiatan pertama dilakukan oleh Puskesmas Sewon II yang dipelopori oleh Sanitarian Puskesmas Sewon II melakukan kegiatan pemicuan kepada masyarakat untuk stop buang air besar sembarangan . Kegiatan pendampingan dan pemantauan terus dilaksanakan , akhirnya pada tahun 2014 mereka menyatakan Stop BABS dan setelah diverifikasi deklarasi pun dilaksanakan untuk pilar pertama.

Kegiatan pemicuan berlanjut ke pilar lain yang dilakukan oleh sanitarian Puskesmas Sewon II , sedikit demi sedikit pilar lain tertata dan pada th 2016 setelah diverifikasi Sorowajan pun siap deklarasi 5 pilar STBM .

Melihat potensi besarnya peran serta masyarakat di Sorowajan lalu sanitarian pun mencoba  untuk mengenalkan progam Indonesia Bebas Plastik th 2020 , program pun bersambut mereka pun antusias mendukung program pemerintah untuk mencoba membatasi penggunaan plastic dalam kegidupan sehari hari . Gerakan ini dinamai BATIK GO GREEN ( Membatasi plastic untuk menyelamatkan bumi ).

Selain itu ,di Sorowajan banyak juga ditemukan tanaman sirih yang ditanam oleh masyarakat , oleh sanitarian Puskesmas Sewon II hal ini kemudian ditangkap untuk dikembangkan menjadi bahan cuci tangan menggantikan sabun , beberapa lembar sirih direbus dan dijadikan cairan pencuci tangan . Selain memaksimalkan potensi yang ada , hal ini juga sebagai bentuk inovasi yang mungkin bermakna dan perlu dikembangkan di masa mendatang , untuk membuktikan efektifitas dan daya bunuh cairan daun sirih terhadap kuman di tangan . untuk itu sanitarian puskesmas Sewon II sudah mencoba membuka kerjasama dengan Poltekes kemenkes jurusan Kesehatan Lingkungan untuk meneliti hal tersebut .

Kegiatan deklarasi melaksanakan 5 Pilar STBM  dan deklarasi Batik Go green dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Maret 2016 jam 06.00 sampai 10.30 WIB di halaman rumah Dukuh Sorowajan Desa Panggungharjo Sewon. Kegiatan ini antara lain:

  1. Jalan sehat bersama semua warga
  2. Penandatanganan komitmen melaksanakan 5 Pilar STBM dan deklarasi Batik Go Green oleh semua warga
  3. Cuci tangan pakai sabun sirih bersama
  4. Pernyataan deklarasi 5 Pilar STBM yang dipimpin oleh Kadus Sorowajan dan  Deklarasi Batik Go green oleh Ketua Kader Sehat Sorowajan
  5. Penandatanganan deklarasi oleh perwakilan warga dan diketahui oleh pejabat pejabat terkait ( Camat sewon , Kades Panggungharjo , Kadinkes Bantul , Ketua HAKLI DIY , Direktur Bank Sampah , RBG Rumah Zakat )
  6. Pembagian door prize

 

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *